UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Kamis, 09 Februari 2017 12:15
Prostitusi Berbungkus Pusat Kebugaran Marak di Pontianak
ilustrasi

PONTIANAK- Polisi mendalami pelacuran berkedok pusat kebugaran di Pontianak. “Protitusi atau pelacuran itu adalah pidana. Jika ada yang memfasilitasi hal itu, maka dapat dijerat dengan perdagangan orang (trafficking),” tegas Kombes Pol Krisnandi, Dir Reskrimum Polda Kalbar, Rabu (8/2).

Menurutnya, kepolisian dapat melakukan penyelidikan berkaitan dengan hal tersebut. Terbukti, maka pemilik kebugaran harus ditangkap dan tempat usahanya ditutup.  “Berkaitan dengan kasus-kasus prostitusi maupun pelacuran, akan ditangani Subdit IV (Renata),” jelas Krisnandi.

Dikatakan Krisnandi, jajarannya masih melakukan penyelidikan dugaan prostitusi atau pelacuran di kebugaran. “Kebugaran sah-sah saja, terlagi jika ada izin dari pemerintah. Tapi jika ada praktik prostitusi atau pelacuran, itu masuk tindak pidana,” tegasnya.

Jika terbukti dalam penyelidikan dan penyidikan, maka yang dijerat hukum adalah pemilik kebugaran. Mereka masuk kategori mucikari. Pemiliknya bisa dijerat dengan pasal dalam Undang-Undang Perdagangan Orang. “Tak beda dengan prostistusi yang kita ungkap selama ini. Kebugaran sama saja dengan prostitusi online,” tegas Krisnandi. (zrn)

 

loading...

BACA JUGA

Minggu, 06 September 2015 11:14

Pegawai Bank Kalbar Diduga Gelapkan Uang Nasabah Rp1,6 M

<p style="line-height: 1.38; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" dir="ltr"><span…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers