UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Sabtu, 21 Januari 2017 12:41
MABM dan DAD Kalbar Sepakat Jaga Perdamaian
SPANDUK. Para peserta Aksi Bela Ulama jilid II long march ke Polda Kalbar sambil membawa pesan-pesan yang dikemas dalam spanduk dan karton, Jumat (20/1). Ocsya Ade CP-RK

PROKAL.CO,

PONTIANAK- Menyikapi maraknya isu yang meresahkan warga Kalimantan Barat pascapenolakan kedatangan Wasekjen MUI, Tengku Zulkarnain, di Sintang oleh sejumlah oknum pemuda, Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) dan Dewan Adat Dayak (DAD) Kalbar melakukan pertemuan di Pontianak, Jumat (20/1).

Ketua MABM Kalbar, Prof Dr H Chairil Effendy MS mengatakan, ada enam poin yang disepakati dalam pertemuan itu. "Kami MABM dan DAD Kalbar sepakat menciptakan situasi keamanan dan ketertiban di Kalbar. Itu yang pertama," ujar Chairil usai pertemuan tersebut.

Kedua, pihak yang menggelar demonstrasi di Pontianak, Jumat, 20 Januari 2017, diimbau agar tidak melakukan perbuatan anarkis. "Silakan saja, kami tidak melarang. Asalkan, tidak bertindak anarkis," katanya.

Ketiga, kedua belah pihak sepakat turut aktif ikut mendinginkan suasana dengan tidak mengeluarkan pernyataan di media massa yang bisa menimbulkan resistensi dari kelompok lain.

Keempat, DAD dan MABM yang merupakan organisasi besar adat dan kebudayaan ini mendorong peran aplikatif Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) dijalankan untuk mengambil langkah-langkah antisipasi apabila muncul potensi miskomunikasi antaragama dan antarkelompok masyarakat.

"Intinya kami ingin bersama-sama untuk menjaga hubungan antaragama dan kelompok yang ada di tengah masyarakat," kata Chairil.

Halaman:

BACA JUGA

Minggu, 06 September 2015 11:14

Pegawai Bank Kalbar Diduga Gelapkan Uang Nasabah Rp1,6 M

<p style="line-height: 1.38; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" dir="ltr"><span…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers