UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Jumat, 13 Januari 2017 10:05
Begini Respon Mahasiswa Pontianak atas Kenaikan Harga-harga
BERORASI. Perempuan KAMMI tengah berorasi menuntut pemerintah agar membatalkan harga BBM, listrik dan membatalkan PP No 60 Tahun 2016, di Bundaran Tugu Digulis Untan Pontianak, Rabu (11/1). OCSYA ADE CP

PROKAL.CO,

“Cabut PP nomor 60 tahun 2016”. Permintaan tersebut dikumandangkan sekitar seratus anggota Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kalbar di Bundaran Tugu Digulis Untan, Pontianak, Rabu (11/1) sore.

Pontianak-RK. Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memang telah mengeluarkan kebijakan baru. Yang, tentu saja, tidak populer bagi sebagian besar rakyatnya. Mulai dari kenaikan tarif dasar listrik hingga biaya administrasi pengurusan surat kendaraan.

“Siapapun yang menyakiti rakyat akan berhadapan dengan KAMMI,” tegas koordinator lapangan (Korlap) aksi tersebut, Muhammad Arief Fathony, di sela-sela demonstrasi.

Aksi dimulai sekitar jam 4 sore. Beberapa diantara mahasiswa tampil berorasi, menolak kebijakan pemerintah menaikkan harga yang dinilai sangat tidak merakyat. Ada pula sebuah spanduk besar bertuliskan “Cabut PP No. 60 tahun 2016” serta beberapa poster yang menyerukan tuntutan mereka.

Para peserta aksi sempat pula mempertunjukkan teatrikal. Sebuah drama pendek yang menggambarkan seorang petani sebagai lambang rakyat kecil. Ia terus dipukuli oleh seseorang yang dilambangkan sebagai kekuasaan. Di akhir cerita, petani tersebut akhirnya terkapar dan terbaring tidak bergerak di atas aspal jalanan.

---------- SPLIT TEXT ----------

Halaman:

BACA JUGA

Minggu, 06 September 2015 11:14

Pegawai Bank Kalbar Diduga Gelapkan Uang Nasabah Rp1,6 M

<p style="line-height: 1.38; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" dir="ltr"><span…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers