UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Jumat, 23 Desember 2016 10:30
Cek Kontan Tak Bisa Dicairkan, Kontraktor Perumahan Elite Dijebloskan ke Penjara
ilustrasi

PROKAL.CO,

PONTIANAK-  Sejak Jumat (16/12), Tandyanto alias Apin pengembang perumahaan Citra Garden Aneka (Ciputra), Jalan Ahmad Yani II, Sungai Raya, Kubu Raya mendekam di sel Mapolsekta Pontianak Selatan. Dia ditetapkan sebagai tersangka penipuan Rp1,4 miliar.

Apin tidak ditangkap. Dia memenuhi panggilan penyidik Polsek Pontianak Selatan. Setelah diperiksa, dijebloskan ke penjara. Penipuan yang dilakukan Apin, diduga terkait pembayaran pembelian material pembangunan rumah di Citra Garden Aneka (Ciputra) kepada rekan bisnisnya bernama Acai. Apin menggunakan dua lembar cek kontan tertanggal mundur. Masing-masing Rp100 juta pada 4 Juli 2015 lalu yang akan dicairkan pada 20 Agustus 2015.

Kemudian pada 20 Agustus dikeluarkan cek kontan tertunda senilai Rp169 juta. Total nilai uang yang ditulis di cek kontan tertanggal mundur itu sebesar Rp369 juta.

Hingga batas waktu pencairan, Acai mendatangi bank untuk mencairkan uangnya. Namun pihak bank menolak, lantaran saldo Apin tidak mencukupi. Secara persuasif Acai meminta Apin membayar suplay material pembangunan perumahan elit Ciputra di Kubu Raya tersebut. Menurutnya Apin tidak memiliki iktikad baik.

Oktober 2016 lalu, Acai membuat pengaduan polisi ke Mapolsekta Pontianak Selatan atas dugaan penipuan dan penggelapan uang. Polisi melakukan penyelidikan. Kemudian melakukan gelar perkara, hingga akhirnya pengaduan ditingkatkan statusnya menjadi laporan. Dalam proses kasus ini, polisi memanggil beberapa saksi, tertumasuk pihak bank dan manajemen Ciputra.

Penipuan dan penggelapan Apin dilakukan di kediaman Acai di Komplek Adi Perdana, Jalan Perdana, Pontianak Selatan. Di rumahnya terjadi kesepakatan antara Acai dan Apin, terkait pembayaran material untuk pembangunan proyek perumahan Ciputra. Pembayaran akan dilakukan paling lambat dua bulan setelah barang diterima tersangka Apin.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 14 September 2015 16:21

Kepergok Warga, Maling Tewas Dihajar Massa

<p><strong>PONTIANAK</strong> - Seorang pemuda berinisial I, yang diduga hendak mencuri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers