UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Kamis, 22 Desember 2016 18:08
WUIH BANYAKNYA..Ribuan Burung Kacer dan Jalak Liar Disita dari Kapal
ilustrasi

PONTIANAK- Polsek Kesatuan Pelaksana Pengamanan Pelabuhan Laut (KP3L) Pontianak menggagalkan pengiriman 1.700 ekor burung dari Kota Pontianak ke Semarang—Jawa Tengah, Rabu (21/12) pukul 10.00.

Disitanya ribuan ekor burung itu ketika Kapolsek KP3L AKP Agus Hasanudin melakukan patroli di wilayah hukumnya, Pelabuhan Dwikora Pontianak. Saat itu Kapolsek didampingi petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalbar.

Satu persatu kapal digeledah. Polisi dan BKSDA menemukan ribuan ekor burung yang disimpan dalam kandang ayam dan sudah tersusun rapi di KM. Dharma Ferry II. Kapolsek KP3L langsung mengecek dokumen sah atas pengiriman satwa dilindungi itu.

Setelah dicek, hanya ada dokumen dari Karantina. Sementara BKSDA Kalbar tidak mengeluarkan dokumen atau izin pengiriman. AKP Agus Hasanudin langsung memerintahkan jajarannya menyita burung tersebut. Polisi dan petugas BKSDA juga meringkus pria berinisial M dan digelandang ke Mapolsek KP3L.

Diinterogasi, M mengaku burung-burung itu akan dikirim ke Semarang. Karena tidak ada wewenang kepolisian, kasus inipun dilimpahkan ke BKSDA Kalbar. Sayangnya, petugas BKSDA enggan berkomentar. Alasannya harus melakukan pemeriksaan terlebih dahulu. “Jika ingin mengetahui jelas, silakan di kantor saja nanti,” ujarnya kepada wartawan.

Kapolsek KP3L Agus Hasanudin mengungkapkan, disitanya ribuan ekor burung itu dilakukan, karena tidak memiliki dokumen. Burung yang disita jenis kacer dan jalak liar yang akan dibawa ke Semarang. “Kita patroli biasa, kemudian kita temukan burung-burung yang hendak dikirim, kemudian kita langsung amankan,” ujar AKP Agus.

Mengenai pelanggaran yang dilakukan M, polisi menyerahkan kepada BKSDA Kalbar. “Kita hanya mengamankan, kemudian kita serahkan kepada mereka (BKSDA) yang menangani lebih lanjut,” tegas AKP Agus. (pro)


BACA JUGA

Senin, 23 Mei 2022 11:27

Lima Maling Motor yang Beraksi di Pontianak Utara Berhasil Ditangkap

 Lima pelaku kejahatan yang beraksi di wilayah Kecamatan Pontianak Utara…

Senin, 23 Mei 2022 11:26

Penularan PMK Meluas, Serang Empat Kecamatan di Pontianak

Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak terus…

Jumat, 20 Mei 2022 13:25

Kasus Korupsi Pajak Daerah, Jaksa Sita Tiga Bidang Tanah

Tim Penyidik pada Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Kalimantan…

Minggu, 15 Mei 2022 11:40

Mess PABSI Dikosongkan, Atlet dan Pelatih Pasrah, Terancam Dibajak Provinsi Lain

 Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji akhirnya angkat bicara terkait kisruh penertiban…

Minggu, 15 Mei 2022 11:11
Pencegatan Ketua Komisi V DPR RI

Katanya Tak Ada Setingan, Kader PDI Perjuangan Kalbar Tersinggung Cuitan Midji

Ketua PDI Perjuangan Kota Pontianak Satarudin menyatakan, kejadian pencegatan rombongan…

Sabtu, 07 Mei 2022 12:50

Penumpang Feri Naik Tajam, Bikin Macet Jembatan Kapuas I

Jumlah penumpang feri penyeberangan Bardanadi – Siantan mengalami lonjakan cukup…

Kamis, 05 Mei 2022 13:19

Volume Sampah di Pontianak Meningkat, DLH Kerahkan 750 Petugas Pembersih Sampah

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pontianak Saptiko mengatakan, sejak…

Kamis, 05 Mei 2022 13:03

Tradisi Meriam Karbit Harus Dikembangkan

Permainan meriam karbit harus dikembangkan sebagai salah satu destinasi paling…

Senin, 25 April 2022 14:42

Tak Ada Dukungan Dana, Permainan Meriam Karbit Kian Berkurang

Sejauh ini, kelompok meriam karbit di kota Pontianak masih menemukan…

Rabu, 20 April 2022 16:12

Dewan Protes Proyek Trotoar

Proyek prestisius penanganan trotoar Jalan Ahmad Yani Kota Pontianak dengan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers