UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Senin, 28 November 2022 08:12
Mohon Maaf..!! Guru Honor di Sini Tanpa BPJS
ilustrasi

Persoalan guru di Pontianak cukup pelik. Kurangnya jumlah tenaga guru hingga isu sertifikasi yang bakal dihapus oleh pemerintah pusat disuarakan oleh pengurus PGRI saat peringatan hari guru nasional, Jumat (25/11). Aspirasi itu diamini oleh ribuan guru yang hadir dalam upacara di depan Kantor Wali Kota Pontianak.

Guru honorer di Pontianak, Ati berharap, perhatian guru oleh pemerintah terhadap berbagai masalah dan kendala yang dihadapi guru dapat dicari solusinya. Seperti persoalan gaji yang diterima, nyatanya masih jauh dari kata sejahtera, dalam artian sesuai dengan upah minimum kota (UMK).

“Kami berharap, pemerintah dapat mengangkat para guru honorer menjadi tenaga PPPK. Jika tidak, kami bisa masuk di tenaga PJLP. Dengan demikian gaji yang kami terima bisa UMK,” ujarnya.

Salah satu guru yang tak mau disebut namanya, yang mengajar di sekolah swasta di Kecamatan Pontianak Tenggara, berharap para guru yang mengajar di sekolah juga mendapatkan hak atas BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

 Untuk saat ini, semua guru swasta di sekolahnya, belum mendapatkan dua hak tersebut. Jika teman-teman guru bisa mendapatkan hak kesehatan, sudah tentu ketika sakit jaminan kesehatan sudah ada. Untuk saat ini, jaminan kesehatan yang didapatkan masih ditanggung sendiri.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan, persoalan guru memang pelik. Soal tenaga guru yang kurang masih menjadi tantangan ke depan dan mesti Pemkot Pontianak tuntaskan. Sebagai solusi kurangnya tenaga guru honorer ini, Pemkot sudah mengangkat tenaga PJLP. Selain itu, di tahun ini kembali Pemkot menerima tenaga PPPK sebanyak empat ratusan tenaga guru.

Di tahun depan, pihaknya juga akan kembali membuka lowongan bagi guru. Diharapkan apa yang sudah dilakukan ini bisa menjawab kekurangan tenaga guru di Pontianak. Keberadaan tenaga honorer yang mengajar di sekolah-sekolah Pontianak juga turut membantu Diknas dalam mencerdaskan SDM di kota ini.

 “Terima kasih para guru yang sudah begitu berjasa mencerdaskan anak-anak di Pontianak,” ucapnya.

Selain pengembangan SDM guru, Edi juga menanggapi isu penghapusan sertifikasi. “Itu persoalan nasional. Kami di daerah hanya menjalankan aturan dari pusat, harapan saya, aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat tetap berpihak pada guru,” ujarnya.

Edi melanjutkan, untuk pembangunan sekolah di Pontianak tahun ini sudah menyelesaikan pembangunan SMP 22, SMP 8, SD 34 termasuk ada TK. Sisanya rehab untuk bangunan sekolah yang urgent. Di tahun depan, lanjutan perbaikan fisik dibangunan sekolah yang sudah tercatat di program, akan dilakukan kembali. Semuanya demi kenyamanan para tenaga pendidik dan murid dalam proses belajar mengajar. (iza)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 31 Januari 2023 12:06

Ditabrak Lari, Anggota Polres Mempawah Tewas di Tempat

 Brigpol Rio Wiranda, anggota Polres Mempawah menjadi korban dalam kecelakaan…

Selasa, 31 Januari 2023 12:05

Banjir Terpa Sejumlah Wilayah di Sambas

Hujan yang turun dari Sabtu (28/1) hingga Minggu (29/1) menyebabkan…

Selasa, 31 Januari 2023 11:58

Bupati Sambas Harap Masyarakat Waspada dan Siapkan Antisipasi Banjir

Langkah-langkah yang sifatnya segera sudah dilakukan Pemerintah Kabupaten Sambas terkait…

Selasa, 31 Januari 2023 11:55

Tak Ada yang Memenuhi Syarat, Seluruh Pelamar Direktur RSUD Soedarso Gugur

Panitia Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk…

Selasa, 31 Januari 2023 11:54

Dibangun Miliaran Rupiah, Pasar Wisata PLBN Badau Sepi Pengunjung

Pasar Wisata Badau yang ada di Pos Lintas Batas Negara…

Senin, 23 Januari 2023 10:08

Beri Sanksi ASN Aktif Sibuk Cakada

Ketua DPRD Kota Pontianak Satarudin minta Kepala Badan Kepegawaian dan…

Senin, 23 Januari 2023 10:04

Bejat, Oknum Guru Taekwondo Raba Dada Murid

Bukannya memberi contoh atau melindungi muridnya, oknum guru taekwondo di…

Senin, 23 Januari 2023 10:00

Sudah Mau Demo..!! Warga Seberuang Minta Polisi Segera Bertindak Atasi PETI

 Polisi di Kapuas Hulu diminta segera bertindak menangani kegiatan Pertambangan…

Senin, 23 Januari 2023 09:54

Warga Senebing Diterkam Buaya

Seorang laki-laki tenggelam dan ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, dengan…

Senin, 16 Januari 2023 12:12

Diparang Anak, Ibu Tiri Tewas, Ayah Bersimbah Darah

Seorang ibu rumah tangga di Kembayan, berinisial UK, tewas bersimbah…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers