UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Jumat, 11 November 2022 12:44
Kerusakan Jalan Provinsi Masih Parah, Pesimis Target Gubernur
RUSAK PARAH: Jalan Suti Semarang di Kabupaten Bengkayang yang berstatus jalan provinsi mengalami rusak parah. Kerusakan jalan provinsi ini menjadi sorotan DPRD Kalbar. (IST)

 Anggota DPRD Kalbar, Suyanto Tanjung pesimis target pemerintah provinsi terhadap infrastruktur jalan dapat mencapai 80 persen berstatus mantap. Nada tersebut disampaikan Suyanto setelah melihat keberpihakan anggaran sejak 2019 hingga 2023 yang belum maksimal.

“Kebutuhan membenahi infrastruktur di Kalbar mencapai Rp6,5-7 triliun. Namun yang dianggarkan sejak tahun 2019 sampai tahun 2023 dan sedang dibahas belum menyeluruh. Artinya, masih dibutuhkan banyak anggaran supaya beberapa kabupaten yang infrastruktur jalannya rusak parah bisa saling terhubung,” ucap anggota Komisi IV DPRD Kalbar itu di Pontianak, kemarin.

Menurut dia, target yang disampaikan gubernur dan wakilnya terkait 80 persen jalan di Kalbar berstatus mantap sangat baik. Harusnya semua komponen mendukung penuh. Namun dukungan harus dilihat melalui keberpihakan anggaran infrastruktur yang maksimal.

“Saya percaya porsi anggaran besar hasilnya akan maksimal. APBD kita, tidak mencukupi untuk penanganan jalan rusak provinsi. Kita punya wakil rakyat dapil Kalbar di bidang infrastruktur. Ini yang harusnya dimainkan dengan menjalin kerja sama,” katanya.

Kerja sama tersebut misalnya, lanjut Tanjung, mengusulkan jalan-jalan rusak provinsi yang terlampau panjang dan membutuhkan anggaran besar dengan mengubah statusnya dari jalan provinsi menjadi jalan negara. Dengan begitu, dukungan anggaran dari APBN bakal lebih maksimal.

“APBD Kalbar sepanjang tahun berkisar pada angka lima koma sampai tujuh triliun rupiah. Jelas saja tidak mencukupi apabila semuanya untuk infrastruktur jalan. Harusnya status jalan tersebut menjadi jalan nasional,” ucap dia.

 

Politisi Hanura ini berpendapat, kerusakan beberapa ruas infrastruktur jalan di Kalbar sudah parah. Boleh dibilang 50 persen, jalan provinsi di kabupaten dan kota dengan status rusak parah. Misalnya, jalan provinsi yang ada di Kabupaten Sintang, Melawi, Kayong, Ketapang, Sanggau, dan Sekadau. “Kami pernah cek. Kondisinya musim penghujan seperti bubur.  Musim kemarau berdebu,” katanya.

Membenahi infrastruktur Kalbar, masa kepemimpinan Sutarmidji-Ria Norsan yang hanya tersisa satu tahun lagi, sepertinya target tersebut harus dilihat kembali. Kalaupun dukungan anggaran APBD murni ada pada tahun 2023, kemungkinan nilainya masih terbatas meski cukup besar. “Sehingga saya berkeyakinan target tersebut, rasanya sulit diwujudkan,” ucap dia.

Solusi lain dalam membenahi infrastruktur jalan, usul Tanjung, dengan mengusulkan pembentukan Provinsi Kapuas Raya kepada pemerintah pusat. Sebab, dengan pemekaran rentang kendali lebih pendek. Anggaran dua provinsi ini akan lebih besar. Baik untuk DAK dan DAU. Namun, hingga kini DOB Kapuas Raya belum kelihatan sama sekali.

Tanjung berpendapat, upaya Pemprov Kalbar memperjuangkan Kapuas Raya belum maksimal.  Pemerintah provinsi harus bekerja sama dengan anggota DPR, kementerian, dan lembaga lain dalam memperjuangkan Kapuas Raya.

Ketika melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Melawi, Gubernur Kalbar, Sutarmidji meninjau dua ruas jalan provinsi. Dari total sekitar 102 kilometer jalan yang menjadi tanggung jawab provinsi di sana, ia menargetkan tahun 2023 seluruhnya sudah dalam kondisi mantap.

Di sepanjang perjalanan yang ditempuh sekitar tiga sampai empat jam itu, Midji mengunjungi berbagai tempat. Mulai dari sekolah, masjid, pesantren, meresmikan kantor cabang pembantu Bank Kalbar dan melihat pembangunan Jembatan Melawi II. Ada dua ruas jalan provinsi yang dilalui selama perjalanan seharian itu, yakni Jalan Juang dan Jalan Sayan-Kota Baru-Sokan.

Khusus untuk ruas Jalan Sayan-Kota Baru-Sokan, menurutnya tahun ini sudah dilakukan perbaikan dengan anggaran Rp10 miliar. “Jalan provinsi di Kabupaten Melawi sudah mulai kami kerjakan tahun ini (Sayan-Kota Baru-Sokan) dengan anggaran Rp10 miliar. Untuk tahun depan sudah dianggarkan Rp20 miliar. Jadi 2023 itu jalan provinsi di Kabupaten Melawi selesai,” katanya.

Plt Kepala Dinas PUPR Kalbar, Sukri menjelaskan, kondisi jalan dibagi dua menjadi jalan mantap dan tidak mantap. Jalan mantap dibagi dua lagi menjadi baik dan sedang. Jalan yang tidak mantap juga dibagi dua, rusak ringan dan rusak berat.

“Yang jadi permasalahan ini rusak ringan dan berat. Ini yang kami atasi dulu. Untuk ke arah fungsional rusak berat yang kami tutupi dengan spot-spot segmen yang ada itu, memang konsepnya bagaimana satu ruas bisa fungsional,” ujarnya. (den)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 31 Januari 2023 12:02

Bekantan Jadi Target Perburuan dan Dijual ke Vietnam, Keberadaannya Kian Terancam

Kalimantan menyimpan banyak kekayaan keanekaragaman hayati, salah satunya adalah Bekantan…

Selasa, 31 Januari 2023 11:59

Wacana Kenaikan ONH Tak Populer, Jemaah Haji Kalbar Terancam Tak Berangkat

Wacana kenaikan Ongkos Naik Haji(ONH) menjadi perbincangan hangat belakangan ini.…

Senin, 23 Januari 2023 10:01

Karhutla Diprediksi Meningkat Tahun Ini, Termasuk di Kalbar

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengungkapkan, sejak tiga…

Senin, 23 Januari 2023 09:58

Pemerintah Diminta Bantu Jaga Hutan Lindung Kio Kantang dari Aktivitas Ilegal

Masyarakat disekitar pusat Kota Bengkayang tengah menjaga ketat kawasan hutan…

Senin, 23 Januari 2023 09:56

Sungai Kapuas Kering, Warga Bantaran Kapuas Dulang Emas

 Musim kemarau menjadi berkah sendiri bagi warga bantaran Sungai Kapuas,…

Kamis, 12 Januari 2023 10:10

Perajin Mei Hua Kebanjiran Orderan Jelang Tahun Baru Imlek

Pohon mei hua merupakan simbol ketahanan dan ketekunan dalam menghadapi…

Kamis, 12 Januari 2023 10:09

Mulai Makan Korban...!! Gara-gara Lato-Lato Mata Bocah di Kalbar Dioperasi

 Lato-lato makan korban. Di Sungai Raya, bola mata seorang anak…

Kamis, 12 Januari 2023 10:00
Kaltim Pendapatan Nomor 1, Belanjanya Zona Merah

Kalbar Raih Pendapatan Peringkat Empat, Belanja Peringkat Tiga Nasional

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar) sukses menduduki peringkat lima…

Kamis, 12 Januari 2023 09:56

Pelarangan Ekspor Bauksit Mentah Bisa Tingkatkan PAD Kalbar

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji optimis kebijakan pemerintah melakukan pelarangan ekspor…

Kamis, 05 Januari 2023 12:59

Gubernur Kalbar Minta OPD Kebut Pekerjaan, Dorong Proyek Dikerjakan Sejak Awal Tahun

Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji seluruh kepala perangkat daerah di…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers