UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Rabu, 09 November 2022 09:48
Infrastruktur Jalan Kalbar Butuh Anggaran Sangat Besar
Kondisi salah satu jalan di Kabupaten Bengkayang, Suti Semarang yang dilewati wakil rakyat dari berbagai dapil di Kalbar. (ist)

Anggota DPRD Kalbar sekaligus Ketua DPD Hanura Kalimantan Barat, Suyanto Tanjung sedikit pesimis dengan target Pemerintah Provinsi Kalbar terhadap infrastruktur-infrastuktur jalan Kalbar dapat mencapai 80 persen jalan mantap. Nada tersebut disampaikannya sehubungan dengan keberpihakan anggaran sejak tahun 2019 sampai tahun 2023, belum mencapai angka maksimal.

“Kebutuhan membenahi infrastruktur di Kalbar total keseluruhannya mencapai angka Rp6,5-7 triliun. Namun yang dianggarkan sejak tahun 2019 sampai tahun 2023 mendatang dan sedang dibahas belum menyeluruh. Artinya, masih dibutuhkan banyak anggaran supaya beberapa kabupaten yang infrastruktur jalannya rusak parah bisa saling terhubung,” ucap anggota Komisi IV DPRD Kalbar, Senin (7/11) di Pontianak.

Menurut dia target yang disampaikan Gubernur dan Wakil Gubernur terkait 80 persen jalan Kalbar mantap memang sangat baik. Harusnya semua komponen mendukung penuh. Namun dukungannya harus disupport juga melalui keberpihakan anggaran infrastruktur yang maksimal.

“Saya percaya porsi anggaran besar hasilnya akan maksimal. Tarulah APBD Kalbar kita, tidak mencukupi untuk penanganan jalan rusak provinsi Kan kita punya wakil rakyat dapil Kalbar di bidang infrastruktur. Ini yang harusnya dimainkan dengan menjalin kerjasama,” katanya.

Kerjasama tersebut misalnya, lanjut Tanjung, mengusulkan jalan-jalan rusak provinsi yang terlampau panjang dan membutuhkan anggaran tidak kecil dengan merubah statusnya. Status jalan provinsi dirubah menjadi jalan negara. Dengan begitu, suport dukungan anggaran APBD RI bakalan lebih maksimal. 

“APBD Kalbar sepanjang tahun berkisar pada angka 5 koma sampai 7 triliun. Jelas saja tidak mencukupi apabila semuanya untuk infrastruktur jalan. Harusnya status jalan tersebut menjadi jalan nasional,” ucap dia.

Politisi Hanura yang juga Ketua PSSI Kalbar ini berpendapat bahwa kerusakan beberapa ruas infrastruktur jalan di Kalbar memang sudah parah. Boleh dibilang 50 persen lebih mungkin, jalan provinsi di Kabupaten dan Kota dengan status rusak parah. Misalnya saja, jalan Provinsi yang ada di Kabupaten Sintang, Melawi, Kayong Ketapang, Sanggau Sekadau.

“Kami pernah cek. Kondisinya musim penghujan seperti bubur. Musim kemarau debu-debu berterbangan,” katanya.

Membenahi infrastruktur Kalbar, masa kepemimpinan Sutarmidji-Ria Norsan yang hanya tersisa satu tahun lagi, sepertinya target tersebut harus dilihat kembali. Kalaupun dukungan anggaran APBD murni ada pada tahun 2023, kemungkinan nilainya masih terbatas meski cukup besar. “Sehingga saya berkeyakinan target tersbut, rasanya sulit diwujudkan,” ucap dia. 

Salah satu solusi lain membenahi infrastruktur jalan, usul Tanjung adalah pemekaran Provinsi Kapuas Raya. Sebab, dengan pemekaran rentang kendali lebih pendek. Anggaran dua provinsi ini akan lebih besar. Baik untuk DAK dan DAU. Sayangnya, hingga kini DOB Kapuas Raya belum kelihatan sama sekali. Yang ada malahan Provinsi di Papua yang banyak mekar. “Hampir habis masa jabatan Gubernur-Wagub. Malah papua dimekarkan. Ini harus kita pertanyakan ke pusat,” terangnya.

Tanjung berpendapat bahwa upaya Pemprov Kalbar memperjuangkan Kapuas Raya memang baik meskipun belum maksimal. Pemerintah Provinsi harusnya bekerja sama dengan anggota DPR RI, Kementerian dan Lembaga lain dalam memperjuangkan Kapuas Raya. “Sehingga belasan tahun memperjuangkan nasib Kapuas Raya, tidak akan sia-sia kita,” pungkas Tanjung. (den)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 31 Januari 2023 12:02

Bekantan Jadi Target Perburuan dan Dijual ke Vietnam, Keberadaannya Kian Terancam

Kalimantan menyimpan banyak kekayaan keanekaragaman hayati, salah satunya adalah Bekantan…

Selasa, 31 Januari 2023 11:59

Wacana Kenaikan ONH Tak Populer, Jemaah Haji Kalbar Terancam Tak Berangkat

Wacana kenaikan Ongkos Naik Haji(ONH) menjadi perbincangan hangat belakangan ini.…

Senin, 23 Januari 2023 10:01

Karhutla Diprediksi Meningkat Tahun Ini, Termasuk di Kalbar

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengungkapkan, sejak tiga…

Senin, 23 Januari 2023 09:58

Pemerintah Diminta Bantu Jaga Hutan Lindung Kio Kantang dari Aktivitas Ilegal

Masyarakat disekitar pusat Kota Bengkayang tengah menjaga ketat kawasan hutan…

Senin, 23 Januari 2023 09:56

Sungai Kapuas Kering, Warga Bantaran Kapuas Dulang Emas

 Musim kemarau menjadi berkah sendiri bagi warga bantaran Sungai Kapuas,…

Kamis, 12 Januari 2023 10:10

Perajin Mei Hua Kebanjiran Orderan Jelang Tahun Baru Imlek

Pohon mei hua merupakan simbol ketahanan dan ketekunan dalam menghadapi…

Kamis, 12 Januari 2023 10:09

Mulai Makan Korban...!! Gara-gara Lato-Lato Mata Bocah di Kalbar Dioperasi

 Lato-lato makan korban. Di Sungai Raya, bola mata seorang anak…

Kamis, 12 Januari 2023 10:00
Kaltim Pendapatan Nomor 1, Belanjanya Zona Merah

Kalbar Raih Pendapatan Peringkat Empat, Belanja Peringkat Tiga Nasional

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar) sukses menduduki peringkat lima…

Kamis, 12 Januari 2023 09:56

Pelarangan Ekspor Bauksit Mentah Bisa Tingkatkan PAD Kalbar

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji optimis kebijakan pemerintah melakukan pelarangan ekspor…

Kamis, 05 Januari 2023 12:59

Gubernur Kalbar Minta OPD Kebut Pekerjaan, Dorong Proyek Dikerjakan Sejak Awal Tahun

Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji seluruh kepala perangkat daerah di…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers