UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

KRIMINAL

Rabu, 09 November 2022 09:28
Polisi Gerebek Sabung Ayam di Sungai Kakap, 14 Ayam Diamankan

Polisi berhasil mengungkap kasus perjudian sabung ayam dan kolok-kolok di dua tempat berbeda di Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya.  Dari data yang disampaikan pihak kepolisian, pengerebekan perjudian jenis sabung ayam berlangsung di kebun langsat, Dusun Parit Banjar, Desa Kalimas pada Minggu, 30 Oktober 2022.

Sementara perjudian jenis kolok-kolok polisi melakukan penggerebekan di pentas bekas acara pernikahan warga desa Dusun Sungai Udang, Desa Sungai Rengas pada Senin 31 Oktober 2022.

Kapolres Kubu Raya, AKBP Jerrold HY Kumontoy mengatakan, untuk kasus judi sabung ayam, dari penggerebekan yang dilakukan, pihaknya berhasil menangkapnya lima orang. Jerrold melanjutkan, lima orang tersebut terdiri dari ketua panitia sabung ayam dan tiga orang pemain. “Untuk judi kolok-kolok, yang ditangkap sebanyak satu orang bandar dan pemain,” kata Jerrold, Jumat (4/11).

Jerrold mengatakan, adapun barang bukti yang disita dari judi sabung ayam, yakni 14 ekor ayam Jago siap adu, dengan kondisi lima ekor dalam keadaan mati dan sembilan ekor dalam keadaan hidup, satu unit buah timbangan ayam, 12 tas plastik yang digunakan untuk membawa ayam aduan. 

Untuk judi kolok-kolok, lanjut Jerrold, disita barang bukti,  lembar lapak kolok-kolok bergambar kepiting, ikan, udang, tempayan, bunga dan bulan, tiga buah kolok kolok (dadu) bergambar bergambar kepiting, ikan, udang, tempayan, bunga dan bulan satu buah hap kolok-kolok dan uang taruhan sebesar Rp2,5 juta.

Jerrold menjelaskan, modus operandi judi sabung ayam, yakni para pelaku dan panitia dalam melakukan aktivitas judi dengan memanggil atau melakukan perjanjian melalui media elektronik (telepon genggam) baik melalu pesan singkat ataupun Whatsaap.

Jerrold menjelaskan, aktivitas judi sabung ayam dilakukan para pelaku biasanya pada hari libur yakni Sabtu dan Minggu. dalam aktivitas sabung ayam ini, para pelaku judi sabung ayam menggunakan sarana berupa, ayam jago aduan, sebilah pisau kecil (taji ayam), alat timbangan, uang taruhan dan gelanggang sabung ayam.

“Adapun cara melakukan perjudian sabung ayam, para pelaku dan panitia mencari lawan taruhan, setelah itu ayam yang akan di sabung ditimbang terlebih dahulu dan para penjudi sabung ayam menentukan uang taruhan,” ungkap Jerrold.

Setelah mendapat kesepakatan, dia menambahkan, baru masing-masing ayam aduan tersebut kakinya dipasang satu buah taji ayam yang terbuat dari pisau kecil, kemudian ayam tersebut dilepaskan di dalam gelanggang ayam dan kedua ayam tersebut disabung.

“Untuk menentukan kemenangan ayam tersebut harus bisa mengalahkan lawannya dengan cara mematikan atau membuat ayam lawan tidak melawan lagi,” terang Jerrold.

Jerrold mengatakan, bagi pemenang taruhan sabung ayam wajib membayar kepada panitia sebesar sepuluh persen dari hasil kemenangan taruhan kepada Panitia Sabung ayam.

Untuk judi kolok-kolok, Jerrold menjelaskan, modus operandinya yakni bandar mencari lokasi tempat perjudian terlebih dahulu. Setelah mendapat lokasi tempat perjudian barulah bandar langsung duduk dan menyiapkan sarana perjudian berupa lapak kolok-kolok yang bergambar kepiting, udang, bunga, bulan, tempayan, dan ikan, buah kolok-kolok yang bergambar sesuai dengan lapak kolok-kolok, hap atau kaleng kolok-kolok dan uang taruhan yang mana sarana judi tersebut diletakkan di depan bandar.

Jerrold menerangkan, kemudian bandar mengajak atau memanggil orang-orang yang ada disekitarnya untuk bermain judi. Adapun cara bermainnya adalah pertama-tama bandar meletakan tiga buah kolok-kolok di atas penutup hap atau kaleng, kemudian ditutup dengan menggunakan hap setelah itu bandar mengguncang hap tersebut sebanyak 1 (satu) kali lalu hap tersebut diletakan diatas lapak Kolok-kolok yang sudah disiapkan, setelah semua para penjudi meletakan uang taruhan di atas gambarnya yang diinginkan, bandar pun membuka hap tersebut.

“Untuk menentukan pemenang taruhan, pemasang memasang satu gambar dan keluar gambar yang di pasang taruhan maka bandar membayar satu kali lipat dari besar uang taruhan kepada pemasang,” terang Jerrold.

Jerrold menjelaskan, apabila pemasang memasang dua gambar secara melintang dan keluar gambar yang dipasang taruhan maka bandar membayar lima kali lipat dari besar uang taruhan kepada pemasang, begitu seterusnya dengan aturan yang telah ditentukan.

Jerrold menegaskan, bagi penyelenggara judi jenis sabung ayam dan Bandar Judi jenis Kolok-kolok dikenakan pasal 303 ayat 1 ke 1e KUHP, sedangkan bagi pemasang taruhan judi dikenakan pasal 303 bis ayat (1) ke (1) dan ke (2) KUHP  dengan ancaman pidana penjara sepuluh tahun.

Jerrold mengimbau, permainan perjudian apapun jenis nya adalah perbuatan ilegal dan merupakan golongan penyakit masyarakat, sehingga masyarakat diimbau untuk tidak melakukan dan menghindari permainan judi jenis apapun juga. (adg)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 11 September 2015 11:02

Lift Kerja Jatuh dari Lantai Enam, Buruh Bangunan Tewas

<p><strong>PONTIANAK</strong> &ndash; Sanuar, seorang buruh bangunan di Pontianak…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers