UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Minggu, 11 Desember 2016 21:42
Dikejar Buaya, Warga Tak Berani Mandi di Sungai Mempawah
BIKIN TAKUT MANDI: Warga menangkap salah satu buaya yang meresahkan warga.

PROKAL.CO, MEMPAWAH- Gara-gara buaya sepanjang 2 meter, warga Jalan Gusti Haidir, Desa Antibar, Mempawah Timur tak berani mandi di sungai. Pasalnya binatang buas itu mengejar warga yang mandi di Sungai Mempawah, Kamis (9/12) malam.

Desi, warga Desa Antibar melihat buaya berjalan menuju ke kandang ayam milik Asupriyatna. Padahal kandang ayam tersebut lumayan jauh dari sungai.

Desi mendatangi kediaman Asupriyatna, mengatakan ada buaya yang akan memakan ayamnya. Asupriyatna berbekal senter melihat kandang ayam di samping rumahnya.

“Saat disenter, buaya tidak ada di dekat kandang ayam, tapi bekas jejak kakinya terlihat,” ungkap Deni, 45, yang turut menangkap buaya tersebut.

Usai memeriksa kandang ayam, Asupriyatna mengecek kolong teras rumahnya. Dia terkejut melihat buaya yang sudah menganga ketika dia senter. “Pak Asupriyatna berteriak minta tolong. Saat itu saya berada tidak jauh dari rumahnya,” cerita Deni.

Deni dan beberapa warga mencoba menangkap buaya tersebut. Hanya bermodalkan tali tambang. “Waktu kita tangkap, buaya itu melawan dan beringas. Tidak berlama-lama kita ikat mulut dan kakinya agar ia tidak melukai warga,” ujar Deni.

Diakuinya, ternyata benar apa yang dikatakan pekerja proyek pembangunan Komplek Dinas Perhubungan. Para pekerja mengaku dikejar buaya saat mandi di sungai. “Isu yang kita dengar ada pekerja proyek dikejar buaya saat mandi di sungai. Itu benar adanya,” tutur Deni.

Saksi lainnya, Hendra mengatakan, kemunculan buaya di desanya merupakan kali pertama. Sejak dulu di wilayah aliran Sungai Mempawah aman-aman saja. Warga menjadikan sungai tempat untuk mandi dan mencuci.

“Setelah ditangkap dan diamankan, akhirnya buaya kita lepaskan kembali di sungai dekat penyewaan sampan milik Pak Anwar,” ungkap Hendra.

Pantauan di lapangan pasca penemuan buaya, tidak seorangpun warga yang berani mandi dan mencuci di Sungai Mempawah. Padahal sebelumnya di sungai itu malah dijadikan tempat anak-anak bermain sambil berenang. “Sungai di wilayah kami sudah tidak aman lagi,” kata salah seorang warga. (arisansi/rk)

 


BACA JUGA

Senin, 14 September 2015 16:21

Kepergok Warga, Maling Tewas Dihajar Massa

<p><strong>PONTIANAK</strong> - Seorang pemuda berinisial I, yang diduga hendak mencuri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers