UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Selasa, 16 Agustus 2022 11:42
Tapal Batas Pontianak dan Kubu Raya, Ini Kata Wali Kota Pontianak
Edi K

Wali Kota (Wako) Pontianak Edi Rusdi Kamtono bakal menindaklanjuti persoalan tapal batas antara Kota Pontianak dan Kubu Raya yang mana sebagian warganya kini resah karena wilayahnya tiba-tiba masuk ke Kabupaten tetangga. Ia pun bakal menyurati Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk melakukan penentuan titik koordinat bersama.

“Batas wilayah Kota Pontianak dan Kabupaten tetangga sebenarnya sudah ditetapkan di Peta RTRW Kota Pontianak 2013 – 2023. Luasannya tak sampai 118 kilometer persegi. Kemudian dalam pembahasan itu sebenarnya ada lanjutannya. Yaitu penentuan titik koordinat. Namun, dalam penentuan titik kooordinat Kemendagri tidak bersama-sama menentukan titiknya di lapangan,” ungkap Wako, kemarin.

Alhasil, pembuatan titik koordinat yang dibuat Kemendagri, diakui dia, tak melibatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak yang tahu detail tentang wilayahnya. Harusnya, menurut dia, dalam penentuan titik kooordinat, Kemendagri turun ke lapangan menentukan titik tersebut bersama Pemkot Pontianak. Namun yang terjadi penentuan titik koordinat, disayangkan Wako, hanya sebatas penerbitan berita acara. Salah satunya, diungkapkan dia, wilayah Perumnas IV yang masuk ke Kubu Raya.

Kegaduhan Permendagri Nomor 52 Tahun 2020 ini, menurut Wako, ternyata tak sampai di pelepasan Perumnas IV ke Kubu Raya. Namun, dia menambahkan, beberapa wilayah seperti di Parit Mayor  tiba-tiba justru masuk wilayah Kubu Raya. Tentu, Edi akan menindaklanjuti persoalan batas wilayah ini hingga ke tingkat pusat. Ia berjanji akan menyurati Kemendagri soal polemik tapal batas ini. Ia pun meminta warga untuk tenang. Untuk pelayanan baik administrasi, pendidikan hingga kesehatan dipastikan dia masih menjadi tanggung jawab Pemkot Pontianak.

Mengenai lokasi yang diklaim masuk Kubu Raya dalam Permendagri Nomor 52 Tahun 2020, akan dibahas mereka kembali. Dalam waktu dekat ia juga akan berkoordinasi dengan Bupati Kubu Raya dan Gubernur Kalbar buat membahas persoalan ini. (iza)

 

loading...

BACA JUGA

Minggu, 06 September 2015 11:14

Pegawai Bank Kalbar Diduga Gelapkan Uang Nasabah Rp1,6 M

<p style="line-height: 1.38; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" dir="ltr"><span…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers