UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Senin, 05 Desember 2016 11:36
Bantuan Hukum Dibarter Lemari, Contoh yang Tak Baik

PROKAL.CO,

Negosiasi atau barter yang dilakukan Kajari Sintang, Syahdan Tanjung dengan seorang pengusaha toko kaca bernama Wendi Sintang mengundang komentar miring.

 

Achmad Mundzirin, Pontianak

 

SABRAN Ahyar pengamat kebijakan publik maupun pengamat sosial masyarakat menegaskan, laku kepala kejaksaan negeri Sintang sangat tidak dibenarkan. Dikatakannya kejari memberikan contoh yang tidak baik. “Jika memang benar (bantuan hukum dibarter lemari, red) itu tidak boleh. Selaku penegak hukum, terlagi pimpinan kejaksaan yang ada di sana (Sintang),” kata Sabran, Sabtu (3/12).

Jika pun terjadi jual beli, kata dia, cukup bernegoisasi selayaknya antara pembeli dan penjual. Tak perlu menyelipkan iming-iming membantu si pengusaha itu jika tersandung masalah hukum.  “Ini memberikan contohkan yang sangat tidak baik. Jika memang ucapan si pengusaha kepada kawan-kawan media itu benar. Nego-nego saja, tapi jangan menyelipkan iming-iming bantuan itu,” tegas Dosen Fisipol Untan itu.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 14 September 2015 16:21

Kepergok Warga, Maling Tewas Dihajar Massa

<p><strong>PONTIANAK</strong> - Seorang pemuda berinisial I, yang diduga hendak mencuri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers