UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Rabu, 10 Agustus 2022 12:48
Jokowi Sedih Dengar Warga Berobat ke Luar Negeri
Presiden Joko Widodo saat meresmikan RSUD Soedarso. foto Idil Aqsa Akbary

Rumah Sakit (RS) terbesar di Kalimantan Barat (Kalbar) RSUD Soedarso akhirnya diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi), Selasa (9/8) siang. Gedung baru RS yang mulai dibangun menggunakan APBD Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar sejak 2019 itu, memiliki dua tower dengan masing-masing enam lantai.

Presiden Jokowi dalam sambutannya mengatakan, “Saya itu paling sedih kalau mendengar ada warga negara kita yang sakit kemudian perginya ke luar negeri. Ke Malaysia, Singapura ada yang ke Jepang ada yang ke Amerika,” ucapnya.

Apalagi khusus untuk di Kalbar, seperti informasi yang ia dapat banyak warga yang memilih berobat ke Kuching, Sarawak, Malaysia. “Berapa capital outflow kita, uang yang keluar untuk membiayai yang sakit dan keluar negeri lebih dari Rp110 triliun setiap tahunnya,” ujarnya.

Melihat fakta tersebut, maka ketika Gubernur Sutarmidji menyampaikan rencana pembangunan gedung baru RSUD Soedarso dan meminta bantuan ke pemerintah pusat, dirinya langsung mengiyakan. Akhirnya pemerintah pusat siap membantu dalam bentuk alat kesehatan (alkes), sementara Pemprov Kalbar membangun fisiknya.

“Habis Rp205 miliar (fisik), alkesnya juga kurang lebih Rp200-an miliar. Ini yang namanya gotong royong untuk menyelesaikan dari uang yang harus keluar karena tidak siapnya rumah sakit kita,” ujarnya yang langsung disambut tepuk tangan seluruh tamu undangan yang hadir.

Selesai dari acara tersebut, Presiden dan Ibu Iriana langsung kembali ke Bandara Supadio, Kabupaten Kubu Raya untuk menuju Jakarta.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam Kunjungan Kerja (Kunker) di Kalbar yaitu Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Erick Thohir, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Sekretaris Militer Presiden Marsdya TNI M. Tonny Harjono, Komandan Paspampres Marsda TNI Wahyu Hidayat dan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.

Seperti diketahui, RSUD Soedarso dengan dua tower tersebut memiliki 277 tempat tidur serta 14 kamar operasi. Selain itu gedung baru RS tersebut juga dilengkapi dengan ruang ICU, NICU, PICU dan ICCU.

Pembangunan gedung RSUD Soedarso yang baru merupakan gagasan dari Gubernur Sutarmidji yang berkeinginan Kalbar memiliki RS yang lebih representatif. Pembangunan di sektor kesehatan ini, juga sekaligus sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Sehingga dibangunlah gedung baru RSUD Soedarso yang secara penuh dibiayai dari APBD Kalbar. Sementara untuk alat-alat kesehatan (alkes) di sana, Pemprov dibantu oleh pemerintah pusat sebesar Rp150 miliar. Rumah sakit kebanggaan masyarakat Kalbar itu nantinya akan dioperasionalkan dengan tanpa kelas agar semua masyarakat mendapatkan pelayanan yang sama dan berkualitas.(bar)

loading...

BACA JUGA

Senin, 31 Agustus 2015 00:39

Ini Penyebab Mantan Kadispenda Kalbar Tewas

<p>SAMBAS-RK. Kecelakaan maut di Jalan Raya Parit Baru, Desa Parit Baru, Kecamatan Salatiga, Sambas,…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers