UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Senin, 05 Desember 2016 09:36
Bantuan Hukum Dibarter Lemari..? Kajari Sintang Polisikan Bos Toko Kaca
Syahnan Tanjung

PROKAL.CO, SINTANG- Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sintang Syahnan Tanjung melaporkan warga bernama Wendi, seorang bos toko kaca Aneka Glass, Sungai Durian, Sintang ke polisi. Awal kisahnya, bermula saat Syahnan menawarkan bantuan hukum jika ada keluarga atau kerabat Wendi. Syaratnya dibarter dengan pembelian lemari.

Terbongkarnya negosiasi ini juga terbilang unik. Pasalnya Syahnan sendiri yang melaporkan Wendi ke Mapolres Sintang, hanya karena telat mengantar barang yang telah dipesan di toko tersebut. Ditemui Rakyat Kalbar Biro Sintang pada Jumat lalu, Wendi mengaku Kajari Sintang telah memesan lemari kaca ukurang panjang 1,80 meter dan lebarnya 50/30 meter seharga Rp3,2 juta.

Namun Kajari Sintang minta harga itu dikurangi Rp700 ribu, sehingga keinginan Kajari harga lemari itu cukup Rp2,5 juta.  “Saya bilang sama Pak Kajari Sintang, harga Rp2.5 juta tidak dapat Pak. Kemudian Kajari menambah lagi uang sebesar Rp200 ribu sambil mengatakan, jika ada teman atau keluarga yang tersangkut masalah, nanti bisa saya bantu,” beber Wendi kepada wartawan.  “Jadi harga pembuatan lemari kaca itu pun dinilai dengan harga Rp2,7 juta,” sambungnya.

Wendi membantah laporan yang dibuat sang Kajari yang mengatakan dirinya telat mengantar pesanan lemari. Ketika diantar, kata Wendi, Kajari Sintang tak di tempat. Tetapi stafnya meminta menunggu. “Sekitar 45 menit menunggu Kajari Sintang itu juga tak datang,” terangnya.

Masih menurut Wendi, ketika keluar dari pintu kantor Kejaksaan, ia melihat Kajari Sintang sedang mengawasi tukang yang sedang bekerja. Ia pun mencoba menghampiri pimpinanan Jaksa di Sintang itu. Namun baru berjarak lima meter dengan Kajari, Kajari malah meneriakannya. “Pergi, ngapain lho ke sini, pergi kau, urus sama polisi. Gitu dia teriakan saya,” cerita Wendi meniru teriakan Kajari Sintang itu.

Dibeberkannnya pula, bahwa pemesanan lemari kaca oleh Kajari Sintang itu tidak ada kwitansinya. Karena hanya secara lisan. “Anehnya, ketika saya diperiksa di Polres Sintang, penyidik menunjukkan selembar kwitansi pemesanan. Dan saya mengatakan, kalau saya tidak pernah membuat kwitansi. Apalagi menandatangani kwitansi antara saya dan Pak Kajari. Ini kwitansi palsu !!!,” tegas Wendi.

Wendi kini menyandang status tersangka yang ditetapkan Polres Sintang dengan tuduhan penipuan. “Status saya tersangka di Polres Sintang. Setiap Senin-Kamis saya wajib lapor di Polres Sintang, hingga menunggu proses hukum selanjutnya,” ungkapnya.

Dikonfirmasi wartawan Rakyat Kalbar Biro Sintang, Jumat (2/12), Kajari Sintang, Syahnan Tanjung enggan berkomentar. Dia hanya mengatakan, yang menentukan salah atau benar persoalan ini, dilihat dari hasil persidangan nantinya. (Achmad Mundzirin/rk)


BACA JUGA

Senin, 27 Januari 2020 15:16

Subuh Buta Air Naik, Warga Diminta Waspada Bencana

SANGGAU – Bencana banjir kembali terjadi di Meliau belum lama ini.…

Sabtu, 25 Januari 2020 13:32

Bupati : Jadi Pejabat Jangan Klemak Klemek..!!

SANGGAU – Berubah, berubah dan berubah. Itu pesan Bupati Sanggau…

Sabtu, 25 Januari 2020 13:23

Imlek Hari Pertama, Sambas Sepi

SAMBAS – Di hari pertama Imlek 2571, Sabtu (25/1), sejumlah…

Jumat, 24 Januari 2020 14:27

Jangan Lupa..!! Ini Jadwal Tes CPNS Landak

NGABANG – Rangkaian penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun…

Rabu, 22 Januari 2020 01:11

Remaja Belia Korban Birahi Paman Sendiri

KUBU RAYA – Seorang perempuan berusia 13 tahun menjadi korban rudapaksa…

Senin, 13 Januari 2020 12:25

Diperkosa di Kebun, Korban Lapor Polisi dan Masih Trauma

PUTUSSIBAU – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kapuas Hulu mengamankan seorang pemuda…

Selasa, 31 Desember 2019 21:25

Apa Jadinya Calya Baku Hantam dengan Hilux

SANGGAU – Kasus kecelakaan lalulintas di Desa Semoncol, Kecamatan Batang…

Selasa, 31 Desember 2019 21:03

Di Kabupaten Ini, Angka Kejahatan Turun

NGABANG – Angka kejahatan di Kabupaten Landak mengalami penurunan drastis…

Minggu, 29 Desember 2019 12:12

MULIA BANGET..!! Warga Panen Ikan di Danau, Uangnya Disumbangkan untuk Gaji Guru Honorer

 PUTUSSIBAU. Potensi ikan air tawar di Kabupaten Kapuas Hulu masih…

Minggu, 29 Desember 2019 12:10

Pembangunan Jembatan Terlalu Rendah, Warga Mengeluh

PUNGGUR. Proyek jembatan di Parit Husin, Dusun Karya Bhakti, RT…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers