UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Selasa, 28 Juni 2022 11:33
Lima Perusahaan Sawit di Bengkayang Disanksi Pidana Ketenagakerjaan
ilustrasi

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Barat melalui Pengadilan Negeri Bengkayang menjatuhkan sanksi terhadap lima perusahaan sawit di Kabupaten Bengkayang, atas tindak pidana pelanggaran ketenagakerjaan yakni tidak melaksanakan pemeriksaan kesehatan secara berkala, menggunakan pesawat uap tanpa izin dan tidak membentuk Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3).

Kelima perusahaan tersebut di antaranya PT. CP, PT. WDBP, PT WDBP PKS , PT. LL PKS dan PT. LL. Sidang ketenagakerjaan tersebut dipimpin oleh hakim tunggal Arif Setiawan, dan Panitera Pengganti Ari.

Sedangkan penuntut dalam peradilan ini adalah Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Ketenagakerjaan Disnakertrans Provinsi Kalbar, di antaranya, Tri Djatiningsih, Bernadeta Sri Rusmiyati, Telaga, Harri Muliawan, Ervansius Hendra Gomesdy, dan Muhammad Furqan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Barat, Manto, mengatakan penegakan hukum ketenagakerjaan merupakan upaya Repressive Justitia yaitu upaya paksa melalui lembaga pengadilan dengan melakukan proses penyidikan oleh Pengawas ketenagakerjaan selaku PPNS, setelah upaya pembinaan tidak dipatuhi oleh perusahaan/pengurus/pemberi kerja. 

“Dengan penegakan hukum ini kami berharap agar semua perusahaan/pengusaha/pemberi Kerja mematuhi semua norma ketenagakerjaan baik norma kerja maupun norma K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), dan jika menghadapi kendala pihaknya siap memberikan pembinaan dan pendampingan,” kata Manto.

Disampaikan pula, sebelum penegakan hukum ini telah dilakukan pemeriksaan oleh Pengawas Ketenagakerjaan pada bulan Juni 2021 dan memberikan pembinaan melalui Nota Pemeriksaan 1 dan 2. Namun, pihak perusahaan belum melaksanakan kewajibannya.

Manto menjelaskan, ada beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh kelima perusahaan tersebut. Antaranya, tidak melaksanakan pemeriksaan kesehatan secara berkala kepada para karyawan. Akibatnya, jika karyawan mengalami sakit tidak terdeteksi secara berkala.

Misalnya, kata Manto, karyawan yang berekja di bagian pengolahan CPO, di mana tingkat kebisingannya tinggi, akan mempengaruhi daya pendengaran karyawan.

“Ini harus diantisipasi. Artinya perusahaan harus menyediakan pelindung pendengaran (tutup telinga). Dan pemeriksaan ini tidak mereka lakukan,” kata Manto.

Selain itu, lanjut Manto, perusahaan juga ada yang menggunakan pesawat uap tanpa izin. Artinya boiler yang digunakan harusnya mengajukan izin untuk mengopreasikan boiler tersebut agar tidak terjadi kecelakaan kerja.

“Karena ini pernah ada kejadian, harusnya perusahaan memasikan boiler itu aman digunakan. Baik ketika pertama kali digunakan (izin) dan setiap tahun secara regular harus diperiksa ulang. Apakah laik uji atau tidak,” bebernya.

Selanjutnya, kata Manto, perusahaan juga tidak membentuk panitia Pembina keselamatan dan kesehatan kerja. Artinya mereka abai soal keselamatan dan kesehatan kerja. Perusahaan menganggap karyawan seperti barang. Seperti objek yang tidak bernyawa. “Yang seperti ini harus diberikan sanksi,” tegasnya. (arf)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 16 Agustus 2022 11:35

Pemotor Tertabrak Saat Hindari Lubang, Korban Tewas ASN Pemkab Landak

Peristiwa kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor di…

Selasa, 16 Agustus 2022 11:33

Perlu Perhatian..!! Angka Stunting Sintang Tertinggi Kedua se-Kalbar

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) perwakilan Provinsi Kalimantan…

Selasa, 16 Agustus 2022 11:32

Pemotor Tewas Tabrak Truk Tangki

 Kecelakaan maut terjadi di KM 49,7 Jalan Raya Sungai Pinyuh…

Selasa, 16 Agustus 2022 11:29

Otak Pembunuhan Bendahara KONI KKU Ternyata Oknum TNI, Pelaku Dibayar Rp 2 Juta

 Pelaku pembunuhan mayat dalam karung, yang ditemukan di Kampung Arca,…

Rabu, 10 Agustus 2022 12:52

Masalah Keluarga, Ibu Rumah Tangga Akhiri Hidupnya

Seorang ibu rumah tangga, TS (40), ditemukan tewas gantung diri…

Rabu, 10 Agustus 2022 12:50

Di Ketapang, Polisi Amankan Ribuan Liter Solar Subsidi

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ketapang menangkap pelaku penimbun bahan…

Rabu, 10 Agustus 2022 12:50

Menkes : Sudah 50 Jutaan Warga yang Vaksin Booster

 Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Selasa (9/8) menyempatkan diri menyambagi…

Rabu, 10 Agustus 2022 12:46

Modal Rp20 Ribu, Pria 56 Tahun Cabuli Bocil 12 Tahun

PRIA MZ (56) harus berurusan dengan hukum. Pasalnya pria warga beralamat…

Senin, 08 Agustus 2022 09:44

BENCANA DI KALBAR..!! 2.984 Rumah Terendam, 13.335 Penduduk Terdampak

Banjir yang terjadi sejak Jumat (5/8) di lima kecamatan di…

Minggu, 07 Agustus 2022 11:23

Banjir Landa Lima Kecamatan di Kapuas Hulu, Jembatan Rusak, Anak Tenggelam

Banjir melanda lima kecamatan di Kabupaten Kapuas Hulu, Jumat (5/8). …

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers