UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Rabu, 22 Juni 2022 13:13
GAWAT..!! Ratusan Kantong Darah di Pontianak Terinfeksi Penyakit Menular, PMI Perketat Skrining

 Ratusan kantong darah di PMI Kota Pontianak terinfeksi penyakit menular, seperti Hepatitis B dan C, bahkan HIV dan sipilis. Hal itu diketahui setelah pihak PMI melakukan screening terhadap kantong darah tersebut.

“Saat ini PMI memiliki alat yang canggih, yang mampu men-screening darah yang terinidikasi terinfeksi penyakit,” ujar Lusi Nuryanti, sekertaris PMI Kota Pontianak, saat dikonfirmasi Pontianak Post, Senin (20/6). Darah yang telah terinfeksi tidak bisa digunakan untuk tranfusi dan harus dimusnahkan.

Menurut Lusi, berdasarkan data PMI Kota Pontianak tahun 2021, setidaknya ada 23.567 kantong darah yang dimusnahkan. Pemusnahan itu dilakukan karena gagal pengambilan sebanyak 206 kantong, reaktif IMLTD (Infeksi Menular Melalui Trasfusi Darah) sebanyak 499 kantong, dan sisanya plasma kedaluwarsa.

“Darah yang dimusnahkan termasuk yang reaksinya greyzone (zona abu-abu) untuk masing-masing pemeriksaan,” kata Lusi. Menurut dia, dari 499 kantong darah yang reaktif IMLTD tersebut, penyakit paling banyak adalah Hepatitis B. Ada pula beberapa penyakit menular lain, seperti HIV dan Sipilis.

“Kami sudah lakukan pengulangan pemeriksaan sebanyak dua kali, dan hasilnya reaktif. Darah yang mendekati rekatif ini tidak bisa diberikan kepada pasien,” jelasnya.

Menurut dia, saat ini PMI Kota Pontianak akan terus memperketat proses screening terhadap pendonor yang akan menyumbangkan darahnya. Rangkaian prosedur pemeriksaan yang telah ditentukan akan diterapkan dengan disiplin agar menghasilkan darah yang sehat.

Di sisi lain, Lusi menyebutkan saat ini tren pendonor di Kota Pontianak cenderung mengalami kenaikan. Bahkan stok darah di PMI Pontianak relatif cukup memadai. “Kalaupun ada kekurangan, tidak begitu banyak,” pungkasnya. (arf)

 

loading...

BACA JUGA

Selasa, 28 Juni 2022 11:39
Polemik RUU Kesehatan Ibu dan Anak

Bakal Ada Perpanjangan Cuti Hamil dan Bersalin, Apindo Kalbar Khawatir Porsi Pekerja Perempuan Berkurang

DPR RI tengah menyusun Rancangan Undang-Undang Kesejahteraan Ibu dan Anak…

Selasa, 28 Juni 2022 11:36

Ternyata Ini Penyebab Langkanya Pupuk Subsidi di Kalbar

 PT Pupuk Indonesia (Persero) menjawab keluhan petani terkait kelangkaan pupuk…

Rabu, 22 Juni 2022 13:13

GAWAT..!! Ratusan Kantong Darah di Pontianak Terinfeksi Penyakit Menular, PMI Perketat Skrining

 Ratusan kantong darah di PMI Kota Pontianak terinfeksi penyakit menular,…

Senin, 20 Juni 2022 11:57

Perjuangan Para Ayah yang Terhantam Pandemi, Ada yang Menjadi Robot hingga Badut untuk Bertahan Hidup

Minggu ketiga Juni setiap tahunnya diperingati sejumlah negara sebagai Hari…

Senin, 13 Juni 2022 10:57

Ada Indikasi Pekerja Anak di Perkebunan Sawit

International Labour Organization (ILO) atau Organisasi Perburuhan Internasional meluncurkan Hari…

Senin, 13 Juni 2022 10:44

PPDB 2022 Tidak Dipungut Biaya, Gubernur Kalbar Ingatkan Sekolah Negeri

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengingatkan bahwa Penerimaan Peserta Didik Baru…

Jumat, 10 Juni 2022 13:13

Gubernur Kalbar Minta Izin Pegawai Kontrak Diwadahi di Bawah Koperasi Pegawai

Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji memperkirakan, sebanyak 80 persen pegawai…

Jumat, 10 Juni 2022 13:12

Semua Daerah di Kalimantan Barat PPKM Level Satu

Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat, Hary Agung Tjahyadi mengatakan 14…

Rabu, 08 Juni 2022 23:50

Panjang Perbatasan Kalbar-Malaysia 1.000 Km, Ada Lebih dari 52 Jalur Tikus

Kalimantan Barat merupakan provinsi yang berbatasan langsung dengan negara Malaysia.…

Rabu, 08 Juni 2022 23:47

GILA..!! 31 Kg Sabu dari Malaysia Mau Diselundupkan ke Indonesia Lewat Paloh, Polisi Amankan Lima Tersangka

Tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kalimantan Barat bersama Polda…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers