UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Selasa, 14 Juni 2022 12:17
Ritual Ngampun, Tradisi Dayak Iban untuk Kembalikan Keseimbangan Kosmis
Masyarakat Dayak Iban di Sungai Utik, Kapuas Hulu, sedang melakukan persiapan menjelang ritual Ngampun pada perayaan Gawa’ (Gawai) atau pesta panen. (IST)

 Masyarakat Adat Dayak Iban Menua di Sungai Utik, Kapuas Hulu, melaksanakan ritual Ngampun pada perayaan Gawa’ (Gawai) atau pesta panen, Sabtu, 11 Juni 2022.

Ritual Ngampun merupakan ritual penutup dari rangkaian perayaan Gawa’ (Gawai), yaitu perayaan syukur atas hasil panen dalam satu masa tanam.

Ngampun dapat diterjemahkan sebagai ritual tolak bala dalam adat Dayak Iban sekaligus sebagai rangkaian ritual untuk mengembalikan keseimbangan kosmis dalam satu komunitas dengan menghantarkan kembali roh para leluhur dan Orang Panggau (Orang Khayangan) kembali ke dunianya. Ritual Ngampun ini sebagai langkah untuk membersihkan kampung dari berbagai hal yang tidak tampak (roh para leluhur) dan untuk kembali menyeimbangkan energi yang ada di dalam kampung setelah dikunjungi tamu dari berbagai tempat dengan energi mereka masing- masing.

Masyarakat Dayak Iban di Sungai Utik, Kapuas Hulu, sedang melakukan persiapan menjelang ritual Ngampun pada perayaan Gawa’ (Gawai) atau pesta panen. (Istimewa)

Dalam perayaan Gawa’ ini dilakukan rangkaian ritual baik untuk seisi rumah panjang maupun ritual pribadi bagi setiap bilik. Saat perayaan Gawa’, jiwa para leluhur dipanggil untuk ikut hadir dan merayakan pesta syukur melalui sesajian (pedara’) dan tabuhan gendang yang meriah pada malam sebelum Gawa’. Roh baik maupun roh jahat semua diundang untuk hadir dan merayakannya bersama.

Saat perayaan selesai, roh para leluhur dan Orang Panggau (Orang Khayangan) yang diundang dan turut hadir selama perayaan Gawa’ berlangsung akan dihantar pulang melalui rangkaian ritual Ngampun tersebut.

Ketua Badan Pelaksana Harian AMAN Kapuas Hulu, Herkulanus Sutomo Manna mengatakan, Ritual Ngampun ini sebagai langkah untuk membersihkan kampung dari berbagai hal yang tidak tampak (roh para leluhur) dan untuk kembali menyeimbangkan energi yang ada di dalam kampung setelah dikunjungi tamu dari berbagai tempat dengan energi mereka masing-masing. 

Rangkaian ritual dipimpin oleh Tuai Rumah, ketua rumah panjang, pada sore hari dan diawali dengan penjelasan aturan dan garis besar ritual. Kemudian kampung akan ditutup dengan memasang palang dan pengumunan di gerbang masuk sejak pukul 18.00 malam hingga pukul 06.00 pagi. Dalam kurun waktu tersebut tidak boleh ada yang keluar masuk kampung.

Seluruh anggota komunitas akan masuk ke dalam biliknya, tidak ada yang boleh turun dari rumah dan akan dikenakan sanksi adat yang berat bagi siapa pun yang melanggar aturan ini. Suasana kemudian akan menjadi sunyi senyap, selama suasana senyap inilah kampung akan menjalani “pembersihan” sebelum memulai kehidupan baru keesokan harinya.

Direktur Kepercayaan Terhadap Tuhan YME dan Masyarakat Adat, Sjamsul Hadi mengatakan melalui ritual Ngampun ini menjadi simbolisasi semangat pertemuan G20 pada tahun ini, yaitu “Bersama-sama pulih, untuk menjadi lebih kuat”. (arf/r)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 29 Juni 2022 14:44

Aktifitas Illegal Logging Masih Terpantau di Tanagupa

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Palung (Tanagupa), Ari Wibawanto mengatakan…

Selasa, 28 Juni 2022 11:42

GIMANA INI..? Pemprov dan DPRD Kalbar Cari Solusi 400 Tenaga Honorer S1 dan S2

DPRD Kalimantan Barat mendukung langkah Pemprov (Gubernur Kalbar, Sutarmidji) mencari…

Selasa, 28 Juni 2022 11:41

Di Mandor, Ayah Tega Cabuli Anak Kandung

Kepolisian RI Sektor (Polsek) Mandor mengamankan HT (44) atas dugaan…

Selasa, 28 Juni 2022 11:33

Lima Perusahaan Sawit di Bengkayang Disanksi Pidana Ketenagakerjaan

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Barat melalui Pengadilan…

Selasa, 28 Juni 2022 11:31

Kasihan..!! Tabrak Lari, Jari Korban Putus

Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Dusun Runut, Desa…

Rabu, 22 Juni 2022 13:16

Kabut Tebal, Tongkang Bauksit Tabrak Dermaga Vihara

Diduga akibat kabut yang menyebabkan terbatasnya jarak pandang, sebuah tongkang…

Rabu, 22 Juni 2022 13:15

Taman Hutan Mangrove di Sukadana Terbengkalai

 Kondisi fasilitas hutan Mangrove di Tempat Pelelangan Ikan (TPI), Desa…

Senin, 20 Juni 2022 11:58
Berkenalan dengan Vasektomi; Prosedur Kontrasepsi Para Ayah

Di Kalbar, Angka Penggunaan Vasektomi Masih Terbilang Rendah

Situs alodokter.com menjelaskan bahwa vasektomi adalah prosedur kontrasepsi pada pria yang…

Senin, 20 Juni 2022 11:54

PLBN Badau Siap Dibuka Kembali, Ini yang Ditunggu

 Konsulat Jenderal (Konjen) Republik Indonesia di Kuching, Raden Sigit Witjaksono…

Senin, 20 Juni 2022 11:53

Air Lambat Surut di Kayong Utara, PUPR Segera Lakukan Normalisasi

 Lambatnya surut air pasca banjir diduga lantaran tersumbatnya sejumlah saluran…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers