UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Jumat, 20 Mei 2022 13:32
Oknum Polisi Terciduk Bawa Sabu dari Perbatasan, Mau Bunuh Diri di Tahanan
YA, anggota polisi aktif bersama rekannya, Komar, saat diamankan Badan Narkotika Nasional Kalimantan Barat terkait kasus penyalahgunaan narkotika, Rabu (18/5). (ARIEF NUGROHO/PONTIANAK POST)

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kalimantan Barat menangkap seorang anggota polisi bernama YA, karena terlibat penyalahgunaan narkotika.  YA merupakan anggota polisi aktif dan pernah bertugas di Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalbar.

Penangkapan YA dilakukan setelah tim BNN Kalimantan Barat menemukan barang bukti sebesar dua ons dan sepucuk senjata api rakitan jenis revolver di mobil yang ia kendarai. Oknum polisi itu ditangkap bersama rekannya bernama Komar di depan penyeberangan Feri, Siantan, Kecamatan Pontianak Utara, (21/4). 

Kepala Bidang Pemberantasan BNN Kalbar Kombes Pol Ade Yana Supriana mengatakan, penangkapan atas dua orang tersebut berawal saat tim berantas BNN dan Bea Cukai Kalbar mendapat informasi tentang adanya rencana penyelundupan narkotika yang akan melintas dari Kecamatan Jagoibabang, Kabupaten Bengkayang.

Berdasarkan informasi itu, tim BNN Kalbar melakukan penyelidikan. Dalam proses penyelidikan tersebut, tim melihat satu unit kendaraan roda empat jenis Toyota Avanza warna abu-abu gelap yang mencurigakan.

Mobil tersebut melintas masuk ke arah Kota Pontianak melewati terminal Batu Layang Kecamantan Pontianak Utara. Selanjutnya, Tim membuntuti kendaraan tersebut masuk dalam arah terminal Pasar Puring, Siantan. Namun, tiba-tiba, kendaraan itu berhenti. Tim pun berhasil mengamankan dan melakukan penggeledahan terhadap pengemudi dan penumpang yang ada di dalam kendaraan tersebut.

“Dari hasil penggeledahan, didapati satu buah kantong plastik yang didalamnya ditemukan serbuk kristal yang diduga Sabu sebanyak dua bungkus yang tersimpan di samping pintu kanan pengemudi dan satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver yang tersimpan di bawah kursi pengemudi,” kata Ade Yana dalam keterangan pers, Rabu (18/5).

Dikatakan Ade Yana, berdasarkan interogasi, pengemudi tersebut bernama YA, yang merupakan anggota Polri aktif dan penumpang kendaraan tersebut bernama Komar. “Yang bersangkutan merupakan anggota polisi aktif. Dan barang bukti tersebut diakui miliknya.” Beber Ade.

Berdasarkan pengakuan YA, lanjut Ade, barang haram tersebut diperoleh dari seseorang bernama pak Tam, warga Kecamatan Jagoibabang Kabupaten Bengkayang. Di mana Pak Tam ini berhasil diamankan oleh Polres Bengkayang pada 10 Mei 2022 terkait tindak pidana narkoba. “YA ini awalnya mendapat narkoba ini dari rekannya bernama Jali (DPO), karenakan masalah utang piutang. Jali memiliki utang sebesar Rp50 juta kepada YA, namun hingga pada jatuh tempo menjadi Rp70 juta. Karena tidak mampu membayar, maka Jali menawarkan pembayaran utang diganti dengan sabu dan disetujui oleh YA,” jelas Ade.

Setelah disetujui, maka mereka berangkat ke Jagoibabang pada hari Minggu malam dan tiba di Jagoibabang pada Senin subuh. Selanjutnya, sesampainya di sana, ia mendapatkan dua buah kantong yang berisikan narkotika dari pak Tam. Menurut keterangan YA, seharusnya  dia mendapatkan tiga buah kantang sabu. Tetapi dikarenakan Jali mempunyai utang pembelian ekstasi sebelumnya sebesar Rp26 juta, maka satu kantong lainnya ditahan oleh Pak Tam. Kemudian, mereka pun kembali ke Pontianak dan berhasil ditangkap.

Dikatakan Ade, keterlibatan YA dalam kasus penyalahgunaan narkotika sudah terendus sejak setahun yang lalu. Kendati demikian, saat itu pihaknya belum memiliki bukti yang cukup. Dalam proses penyidikan, YA juga sempat melakukan upaya bunuh diri di toilet rumah tahanan BNN Kalimantan Barat, sehingga harus dilarikan ke rumah sakit untuk tindakan medis.

“Yang bersangkutan ini juga berusaha untuk bunuh diri. Alasanya karena sakau. Mengingat yang bersangkutan juga seorang pengguna narkoba,” pungkasnya. Saat ini kasusnya ditangani oleh BBN Kalbar. Sedangkan untuk kasus kepemilikan senjata api rakitan, proses penyidikannya diserahkan kepada Dit Reskrium Polda Kalbar. (arf)

  

loading...

BACA JUGA

Rabu, 29 Juni 2022 14:44

Aktifitas Illegal Logging Masih Terpantau di Tanagupa

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Palung (Tanagupa), Ari Wibawanto mengatakan…

Selasa, 28 Juni 2022 11:42

GIMANA INI..? Pemprov dan DPRD Kalbar Cari Solusi 400 Tenaga Honorer S1 dan S2

DPRD Kalimantan Barat mendukung langkah Pemprov (Gubernur Kalbar, Sutarmidji) mencari…

Selasa, 28 Juni 2022 11:41

Di Mandor, Ayah Tega Cabuli Anak Kandung

Kepolisian RI Sektor (Polsek) Mandor mengamankan HT (44) atas dugaan…

Selasa, 28 Juni 2022 11:33

Lima Perusahaan Sawit di Bengkayang Disanksi Pidana Ketenagakerjaan

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Barat melalui Pengadilan…

Selasa, 28 Juni 2022 11:31

Kasihan..!! Tabrak Lari, Jari Korban Putus

Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Dusun Runut, Desa…

Rabu, 22 Juni 2022 13:16

Kabut Tebal, Tongkang Bauksit Tabrak Dermaga Vihara

Diduga akibat kabut yang menyebabkan terbatasnya jarak pandang, sebuah tongkang…

Rabu, 22 Juni 2022 13:15

Taman Hutan Mangrove di Sukadana Terbengkalai

 Kondisi fasilitas hutan Mangrove di Tempat Pelelangan Ikan (TPI), Desa…

Senin, 20 Juni 2022 11:58
Berkenalan dengan Vasektomi; Prosedur Kontrasepsi Para Ayah

Di Kalbar, Angka Penggunaan Vasektomi Masih Terbilang Rendah

Situs alodokter.com menjelaskan bahwa vasektomi adalah prosedur kontrasepsi pada pria yang…

Senin, 20 Juni 2022 11:54

PLBN Badau Siap Dibuka Kembali, Ini yang Ditunggu

 Konsulat Jenderal (Konjen) Republik Indonesia di Kuching, Raden Sigit Witjaksono…

Senin, 20 Juni 2022 11:53

Air Lambat Surut di Kayong Utara, PUPR Segera Lakukan Normalisasi

 Lambatnya surut air pasca banjir diduga lantaran tersumbatnya sejumlah saluran…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers