UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Senin, 28 November 2016 15:52
Khawatir Diserobot, Lahan Eks Kebun Binatang Dipasangi Plang

Dijadikan Fasilitas Umum

PASANG PLANG: Warga memasang plang di tanah bekas kebun binatang.

PROKAL.CO, SUNGAI RAYA- Khawatir diklaim oknum tertentu, puluhan warga Desa Sungai Raya memasang plang dan patok batas tanah di bekas kebun binatang Pontianak, Jalan Adisucipto, Sungai Raya, Kubu Raya, Minggu (27/11). Mereka mengaku tak mengklaim tanah itu, mereka hanya ingin tanah itu digunakan sebagai fasilitas umum.

 “Kami bukan mengklaim tanah ini sebagai warisan nenek moyang kami. Tanah ini tetap milik negara. Hanya saja kami menginginkan tanah ini digunakan untuk fasilitas umum,” tegas Mustafa, Kepala Dusun Indah Raya, Sungai Raya kepada Rakyat Kalbar.

Dijelaskan Mustafa, tanah yang masuk di wilayah dusunnya itu, sebelumnya dijadikan kebun binatang oleh Pemprov Kalbar. Setelah pemodalnya bangkrut, kebun binatang pun tak terurus. Tanah dan eks bangunan kebun binatang dibiarkan begitu saja. Sudah bertahun-tahun tidak ada yang mengklaim atas kepemilikan tanah di area tersebut.

“Namun sekarang ada kedengaran tanah ini diklaim oleh orang sebagai pemiliknya. Namun kami belum pernah melihat siapa orangnya. Sementara saya belum pernah didatangi orang yang mengurus sertifikat atas kepemilikan tanah ini,” jelas Mustafa.

Dirinya dan warga sudah bermusyawarah. Hasilnya, menjadikan eks kebun binatang itu sebagai sarana fasilitas umum yang bermanfaat bagi masyarakat. Menurutnya, tanah tersebut menjadi aset warga. Kemudian diperkuat dengan status tanah wakaf.  “Walaupun prosedurnya secara Islam, non Islam pun bisa memanfaatkan fasilitas ini. Karena ini untuk masyarakat Sungai Raya secara keseluruhan,” ungkapnya.

Agar tidak terjadi hala-hal yang tidak diinginkan dan tanpa tindakan arogan, pemasangan plang di kawasan bekas kebun binatang itu dilakukan warga, setelah berkoordinasi dengan aparat keamanan, kepolisian dan Koramil.  “Sampai sekarang belum ada yang mengklaim dan aman-aman saja. Jika ada yang mengklaim, kita siap menghadapinya dan dibicarakan secara baik-baik,” kata Mustafa. (amb)


BACA JUGA

Senin, 16 September 2019 13:57

KENAPA INI..? Tiga Perusahaan Sawit Malaysia Disegel

KETAPANG – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) kembali menyegel dua…

Senin, 16 September 2019 01:01

Siswanya Libur karena Asap Kebakaran, Ehh...Sekolahnya Malah Ikut Terrbakar

SAMBAS-  Jumat (13/9) sekitar pukul 11.00 WIB pekan lalu, giliran…

Senin, 16 September 2019 00:49

Belasan Ruko Hangus, Kerugian Belasan Miliar

SINTANG–Sebanyak 18 rumah toko (ruko) di Jalan Majapahit, Kelurahan Kapuas…

Minggu, 15 September 2019 10:08

Dua Kepala Daerah Bertemu, Bahas Masalah Ini..

SINTANG-Bupati Sintang, Jarot Winarno bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yosepha…

Minggu, 15 September 2019 10:00

10 Perusahaan Sawit Terindikasi Karhutla, Satu Membantah

PUTUSSIBAU – Satu dari sepuluh perusahaan perkebunan kelapa sawit yang terindikasi…

Minggu, 15 September 2019 09:50

Enam Lokal Kelas SD Terbakar, Siswanya Terpaksa Menumpang

Kebakaran kembali terjadi di wilayah Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas. Kali…

Kamis, 12 September 2019 14:29

Sekda Sintang Diperiksa 5 Jam

SINTANG- Mobil berplat merah bernopol KB 6 E terlihat parkir…

Rabu, 11 September 2019 15:12

Mahkamah Agung Tolak PK PT WHW-AR

KETAPANG-  Mahkamah Agung RI melalui Surat Putusan Nomor 475 PK/PDT/2019…

Rabu, 11 September 2019 00:03

Dilantik, Wakil RAkyat Diminta Tidak Ego Sektoral

Sebanyak 25 Anggota DPRD Kabupaten Kayong Utara 2019- 2024 secara…

Selasa, 10 September 2019 11:30

Pelantikan Anggota DPRD Disambut Demonstrasi

SAMBAS- Sekitar 300 mahasiswa Kabupaten Sambas menggelar aksi damai pada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*