UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Minggu, 15 Mei 2022 11:11
Pencegatan Ketua Komisi V DPR RI
Katanya Tak Ada Setingan, Kader PDI Perjuangan Kalbar Tersinggung Cuitan Midji
Kejadian pencegatan rombongan Ketua Komisi V DPR RI Lasarus ketika melintas di jalan rusak Siduk-Teluk Batang Kabupaten Kayong Utara, Kamis (12/5).

Ketua PDI Perjuangan Kota Pontianak Satarudin menyatakan, kejadian pencegatan rombongan Ketua Komisi V DPR RI Lasarus ketika melintas di jalan rusak Siduk-Teluk Batang Kabupaten Kayong Utara, Kamis (12/5) bukan setingan. Hal tersebut ia katakan karena saat kejadian berada di tempat. Pernyataan itu ia tegaskan sekaligus menimpal pernyataan Gubernur Kalbar Sutarmidji yang menurutnya tendensius.

“Kejadian kemarin tak ada setingan. Kami (rombongan PDI Perjuangan) tak tahu jika ada pencegatan. Saya kebetulan ada dilokasi. Jadi kalau ada yang bilang itu setingan, jangan asal ngomong. Sebab yang tahu kondisi di lapangan saat itu kami,” tegas Satarudin saat menghubungi Pontianak Post, Jumat (13/5).

Perlu diketahui, setiap kegiatan PDI Perjuangan Kalbar sudah diketahui pihak kepolisian. Dan semua kegiatan dilakukan terang-terangan. Ia pun minta Gubernur Kalbar, membuktikan omongannya soal setingan pencegatan ini. “Kami kader PDI Perjuangan tersinggung atas ucapannya. Kami akan tuntut dan minta buktinya. Jangan asal ngomong,” tegas Satar.

Satar sendiri ada dilokasi ketika pencegatan oleh masyarakat terjadi. Awalnya ia malah mengira kejadian tabrakan. Namun ternyata terdapat layangan aspirasi masyarakat terkait permintaan perbaikan jalan yang sudah lama rusak ini.

Terkait perbaikan jalan Siduk-Teluk Batang selama usulannya belum disetujuinya Pemerintah pusat, artinya ini masih menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Kalbar. “Gubernur jangan main salah-salahkan. Pernyataannya terlalu tendensius,” tegasnya lagi.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kubu Raya, Agus Darmansyah menilai Gubernur Kalbar Sutarmidji seharusnya intropeksi diri. Sebagai pejabat negara, harusnya bisa mendengar aspirasi dan keluhan masyarakat. “Bukan malah menyatakan itu setingan,” tegasnya.

Lebih baik, dia (Gubernur) menangkap keluhan masyarakat sebagai masukan sehingga bisa menjadi renungan untuk ditindaklanjuti. “Sepengetahuan saya, jalan Siduk sudah rusak bertahun-tahun. Tapi malah dibiarkan dan makin parah tanpa adanya pemeliharaan,” ungkapnya.

Ketimbang menyatakan setingan. Lebih baik aspirasi masyarakat itu dijawab dengan langkah kebijakan penanganan perbaikan jalan tersebut. Ingin dia segera diperbaiki. “Kalau seperti ini namanya berkelit. Seolah tak ada tanggung jawab justru menuduh setingan,” ujarnya.

Jika melihat kinerja Gubernur Kalbar, sebenarnya banyak yang dikritisi. Temuannya cukup banyak jalan provinsi dalam keadaan rusak berat. Seperti Jalan Rasau Jaya Kuala Dua, sudah bertahun-tahun sejak ia menjabat Gubernur, baru tahun lalu dimasukkan dalam pemeliharaan.

Padahal diketahui, di 2021 APBD Provinsi Kalbar SILPA sangat tinggi. Bahkan daya serap keuangannya rendah. Padahal anggaran tersebut bisa digunakan buat perbaikan jalan. “Gubernur harus intropeksi diri. Itukan aspirasi masyarakat, harus disikapi dengan kebijakan,” singgungnya.(iza)

 

 

loading...

BACA JUGA

Selasa, 28 Juni 2022 11:35

Harus Dilindungi, Ada 202 Jenis Burung Berkicau Diperdagangkan Secara Online

 Yayasan Planet Indonesia (YPI) mencatat sebanyak 202 jenis burung berkicau,…

Jumat, 17 Juni 2022 11:40

Kalbar Kekurangan Tenaga Ahli Konstruksi

Pembangunan infrastruktur yang masif di Kalimantan Barat (Kalbar) belum diimbangi…

Senin, 13 Juni 2022 10:56

Ketika Para Bocah Meraup Cuan di Kota Layak Anak, Mereka Ngaku Tak Terpaksa

Beberapa tahun ini, jamak dilihat anak-anak menenteng keranjang berisi dagangan.…

Rabu, 08 Juni 2022 23:55

Wali Kota Pontianak: Pelaku Usaha Masih Banyak yang Tidak Jujur

 Wali kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono melihat, masih terdapat pelaku…

Rabu, 08 Juni 2022 23:53

Kebijakan Penghapusan Tenaga Honorer Bikin Ketar Ketir 4 Ribuan Honorer di Pemkot Pontianak

Kebijakan penghapusan tenaga honorer di lingkup institusi pemerintah yang dikeluarkan…

Senin, 06 Juni 2022 10:56

Wali Kota Pontianak Kaji Pemutusan Tenaga Honorer

Wali kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono belum bisa menanggapi soal…

Jumat, 03 Juni 2022 10:07

Solar Subsidi Dijual ke Industri, Polisi Ringkus 24 Tersangka

 Direktorat Kriminal Khusus Polda Kalbar meringkus komplotan penampung dan penjual…

Jumat, 03 Juni 2022 10:04

Jangan Main-Main..!! Jika Tak Bayar PBB, TPP ASN Bisa Ditangguhkan

 Ketua DPRD Kota Pontianak Satarudin mendorong agar Pembayaran PBB menjadi…

Jumat, 03 Juni 2022 10:03

Lima Bandit yang Resahkan Warga Pontianak Berhasil Diringkus Polisi

 Lima pelaku kejahatan yang beraksi di beberapa wilayah Pontianak berhasil…

Senin, 30 Mei 2022 23:17

Dokter di Jongkong Tertangkap Saat Transaksi Sabu

Seorang oknum dokter berinisial F, yang bertugas di Kecamatan Jongkong,…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers