UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Kamis, 05 Mei 2022 13:14
Gubernur Kalbar, Larangan Ekspor Minyak Sawit Miliki Dampak Positif dan Negatif
Gubernur Kalbar Sutarmidji

Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji sempat bingung soal kebijakan larangan ekspor minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) dan produk turunannya yang berubah-ubah. Namun ia menilai pada dasarnya kebijakan tersebut memiliki dampak positif dan juga negatif.

“Larangan ekspor CPO itu kan pagi lain, sorenya lain kan, kan yang bingung kita (daerah). Tapi saya melihat begini, memang ada plus minus (dari kebijakan tersebut),” ungkapnya menanggapi kebijakan pemerintah yang berubah, Kamis (28/4).

Sisi negatif dari kebijakan tersebut, lanjut dia, akan membuat harga Tandan Buah Segar (TBS) menurun sehingga dapat merugikan para petani. Sementara sisi positifnya, masyarakat bisa segera memperoleh minyak goreng (migor) dengan harga yang wajar. 

“Nah, saya mengajak kepada para pelaku usaha bidang produksi minyak goreng dan CPO ini sudahlah, artinya kalau sudah presiden tegas seperti ini, ya kalau saya menafsirkan selama ini (pelaku usaha) susah diajak ini (kerja sama). Makanya saya kan selama ini sering marah juga dengan perkebunan, karena perhatiannya kurang untuk dalam negeri,” ujarnya.

Seperti di Kalbar, menurutnya tidak boleh terjadi kelangkaan terhadap migor. Karena dari pabrik migor yang ada di Kalbar, total jumlah produksinya sudah 10 kali lipat dari konsumsi masyarakat. Untuk itu, Midji, sapaan karibnya, mengingatkan kepada produsen migor jangan hanya mengejar keuntungan sebanyak-banyaknya.

“Harusnya dia (pengusaha) jaga usaha itu supaya betul-betul bisa untuk kesejahteraan masyarakat di sini,” katanya.

Meski pasti akan berdampak, ia harap harga TBS di Kalbar tidak turun drastis. Midji menghitung dengan harga patokan di pasar, misalnya untuk minyak goreng curah Rp14 ribu per liter, maka harga TBS di pabriknya tidak boleh berada di bawah angka Rp2 ribu per kilogram.

“Harusnya hitungan ekonomisnya harus di atas Rp2 ribu (per kilogram), walaupun tidak di kisaran Rp3.800, tapi harus di atas Rp2 ribu. Jangan sampai ada Rp1.200, Rp900, itu tidak betul,” tegasnya,

Midji juga berharap dengan langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah pusat ini maka akan semakin cepat bisa menstabilkan harga migor menjadi wajar untuk dalam negeri. Dan jika berhasil tentunya pintu ekspor CPO pasti akan kembali lagi dibuka.

“Jadi mau cepat atau tidak, (kalau cepat) saya rasa pintu ekspor CPO dan turunannya akan dibuka kembali secepatnya,” pungkasnya.

Seperti diketahui, sebelumnya pemerintah sempat mengeluarkan kebijakan bahwa CPO tidak termasuk dalam komoditas yang masuk dalam larangan ekspor. Larangan ekspor hanya berlaku untuk bahan baku minyak goreng atau Refined, Bleached, Deodorized Palm Olein (RBD Palm Olein). Belakangan, pemerintah meralat aturan tersebut, di mana dalam kebijakan terbaru esok harinya, disebutkan bahwa CPO juga termasuk yang dilarang untuk ekspor. (bar)

 

 

loading...

BACA JUGA

Selasa, 28 Juni 2022 11:39
Polemik RUU Kesehatan Ibu dan Anak

Bakal Ada Perpanjangan Cuti Hamil dan Bersalin, Apindo Kalbar Khawatir Porsi Pekerja Perempuan Berkurang

DPR RI tengah menyusun Rancangan Undang-Undang Kesejahteraan Ibu dan Anak…

Selasa, 28 Juni 2022 11:36

Ternyata Ini Penyebab Langkanya Pupuk Subsidi di Kalbar

 PT Pupuk Indonesia (Persero) menjawab keluhan petani terkait kelangkaan pupuk…

Rabu, 22 Juni 2022 13:13

GAWAT..!! Ratusan Kantong Darah di Pontianak Terinfeksi Penyakit Menular, PMI Perketat Skrining

 Ratusan kantong darah di PMI Kota Pontianak terinfeksi penyakit menular,…

Senin, 20 Juni 2022 11:57

Perjuangan Para Ayah yang Terhantam Pandemi, Ada yang Menjadi Robot hingga Badut untuk Bertahan Hidup

Minggu ketiga Juni setiap tahunnya diperingati sejumlah negara sebagai Hari…

Senin, 13 Juni 2022 10:57

Ada Indikasi Pekerja Anak di Perkebunan Sawit

International Labour Organization (ILO) atau Organisasi Perburuhan Internasional meluncurkan Hari…

Senin, 13 Juni 2022 10:44

PPDB 2022 Tidak Dipungut Biaya, Gubernur Kalbar Ingatkan Sekolah Negeri

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengingatkan bahwa Penerimaan Peserta Didik Baru…

Jumat, 10 Juni 2022 13:13

Gubernur Kalbar Minta Izin Pegawai Kontrak Diwadahi di Bawah Koperasi Pegawai

Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji memperkirakan, sebanyak 80 persen pegawai…

Jumat, 10 Juni 2022 13:12

Semua Daerah di Kalimantan Barat PPKM Level Satu

Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat, Hary Agung Tjahyadi mengatakan 14…

Rabu, 08 Juni 2022 23:50

Panjang Perbatasan Kalbar-Malaysia 1.000 Km, Ada Lebih dari 52 Jalur Tikus

Kalimantan Barat merupakan provinsi yang berbatasan langsung dengan negara Malaysia.…

Rabu, 08 Juni 2022 23:47

GILA..!! 31 Kg Sabu dari Malaysia Mau Diselundupkan ke Indonesia Lewat Paloh, Polisi Amankan Lima Tersangka

Tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kalimantan Barat bersama Polda…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers