UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Sabtu, 26 November 2016 11:15
Dikira Babi, Teman Sendiri Ditembak sampai Mati
SALAH TEMBAK: Samsuri meregang nyawa setelah ditembak Marianus Toba di lokasi berburu di Dusun Petikan Jaya, Desa Nanga Dua, Bunut Hulu, Rabu (23/11). ANDREAS

PROKAL.CO, PUTUSSIBAU-  Kembali terulang kejadian salah tembak saat berburu. Kali ini terjadi di Kabupaten Kapuas Hulu. Dan Samsuri yang menjadi korbannya. Warga Dedai, Kabupaten Sintang itu ditembak Marianus Toba, 32, warga Desa Nanga Dua menggunakan senjata api (Senpi) jenis lantak, ketika berburu di hutan Dusun Petikan Jaya, Desa Nanga Dua, Bunut Hulu, Rabu (23/11) pukul 15.00.

Keduanya, Marinus dan Samsuri sama-sama memegang senapan lantak. Mereka berburu babi hutan. Keduanya berpencar untuk mendapatkan buruannya. Marianus kemudian melihat sesuatu yang bergerak-gerak di semak. Tanpa piker panjang, senapannya diarahkan ke semak itu. “Dia menduga yang di semak-semak itu babi hutan,” ujar Kapolres Kapuas Hulu AKBP Sudarmin, SIK melalui Kasat Reskrim AKP Muhammad Aminnuddin, SIK di markasnya, Jumat (25/11).

Dipikiran Marinus, kali ini dia pasti dapat buruannya. Dengan sangat yakin, ia langsung menembak ke arah semak-semak tersebut. Dia melihat ada yang menggelepar terkena peluru yang ditembakkannya. Gembira hati Marianus Marinus menghampiri sasaran tembaknya. Ternyata, kegembiraan Marianus meluap seketika. Terkaget-kaget dia melihat rekannya berlumuran darah dan tertelungkup mengerang dengan lubang peluru di badannya.

“Setelah didekati, bukan babi hutan, melainkan rekannya, Samsuri,” jelas AKP Aminnuddin.

Melihat rekannya yang sudah tak bernyawa, Marinus menjadi panik. Dia langsung menuju rumah kakak iparnya, Simon Supeno dengan mengendarai sepeda motor. “Tersangka meminta Simon Supeno agar mengantarnya ke Mapolsek Bunut Hulu dan melaporkan kejadian tersebut,” ucapnya.

Polisi langsung mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan mengevakuasi korban dan mengamankan tersangka serta barang bukti. “Saya imbau, masyarakat yang masih memiliki senjata api supaya menyerahkannya kepada aparat keamanan atau Polsek terdekat. Dengan alasan apapun, tidak dibenarkan menyimpan dan menggunakan senjata api tanpa izin,” tegasnya. (dre)

 


BACA JUGA

Kamis, 27 Februari 2020 00:32

Satu Warga Tanam Pohon Ganja

SANGGAU – Satu batang pohon ganja hidup disita Satuan Reserse…

Kamis, 27 Februari 2020 00:29

Hujan Melulu, Beberapa Sungai di Landak Meluap

NGABANG – Curah hujan yang meningkat sepanjang minggu ini mengakibatkan…

Minggu, 09 Februari 2020 21:56

11 Tahun Penantian, Masjid Ini Akhirnya Diresmikan

SAMBAS-Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji meresmikan Masjid Besar At-Taqwa Pemangkat,…

Minggu, 09 Februari 2020 21:47

Atraksi Tatung, Hadirkan Tamu Ke Pemangkat

PEMANGKAT – Barisan peserta tatung, tak putus-putus. Bahkan barisan para…

Selasa, 04 Februari 2020 23:56

Suami Ngamuk, Istri dan Tetangga Ditimpas

PUTUSSIBAU- Peristiwa berdarah terjadi di barak pemukiman perkebunan sawit di…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:21

Bupati Landak Kesal, Acara Belum Selesai Pejabat Sudah Ribut

NGABANG – Bupati Kabupaten Landak, Karolin Margret Natasa meluapkan kekesalannya…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:17

Perusahaan Ini Dideadline 10 Hari untuk Bayar Pesangon

PONTIANAK–Alot, lelah dan sarat emosi mewarnai proses mediasi antara Serikat…

Kamis, 30 Januari 2020 22:43

Begini Akibatnya Kalau Main Korek dekat Bensin

SENGAH TEMILA – Yuliana Sumiati Perempuan (50), warga Dusun Keranji…

Kamis, 30 Januari 2020 22:41

Suami Istri Minum Racun Rumput, Ya Meninggal...!!

SINTANG – Warga Kecamatan Tempunak dihebohkan dengan meninggalnya pasangan suami-istri yang…

Kamis, 30 Januari 2020 13:33

Warga Sambas Susah Dapatkan Gas 3 Kg

Antrian warga memanjang untuk mendapatkan gas melon di sejumlah pangkalan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers