UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Senin, 21 November 2016 23:01
WADUH KOK BISA LOLOS..!! Ada Warga Bawa 75 Amunisi dari Malaysia
DISITA: Amunisi yang berhasil disita dari pelintas.

SAMBAS- Bukan hanya narkoba, ternyata yang masuk ke Indonesia dari Malaysia juga ada amunisi. Ini terbukti dari didapatnya 75 butir amunisi aktif yang dibawa pelintas batas dari Malaysia. Amunisi itu diamankan Petugas Kantor Bantu Bea dan Cukai Aruk Sajingan Kabupaten Sambas, Sabtu (19/11).

Temuan ini terungkap disaat berlangsungnya Rapat Koordinasi terkait pengoperasian PLBN Aruk yang dijadwalkan diresmikan pada 2017 mendatang.

Amunisi yang disimpan dalam sebuah tas ini pun, kemudian diserahkan ke Danki A Satgas Pamtas Yonif 131/BRS, Kapten Didik Lipur, untuk pengamanan dan keperluan proses lebih lanjut.

Kepala Kantor Bea dan Cukai Sintete, Aris Sudarminto S mengatakan 75 amunisi tersebut diamankan saat dilaksanakan pemeriksaan rutin terhadap pelintas batas yang berasal dari Malaysia. Didapatilah seorang pelintas batas yang membawa tas, setelah diperiksa ditemukan amunisi di dalamnya.

“Berdasarkan pasal 53 UU Kepabeanan, amunisi termasuk barang larangan dan pembatasan, artinya harus ada izin khusus saat importasi. Sehingga petugas Bea dan Cukai Sintete yang bertugas di PLBN Aruk melakukan penegahan karena yang bersangkutan tak memilikinya (izin khusus-red),” kata Aris Sudarminto, Minggu (20/11).

Kemudian petugas Bea Cukai melakukan koordinasi dengan instansi terkait lainnya. Pelintas batas (pemilik tas berisi 75 amunisi-red), sempat diperiksa. Berdasarkan pengakuan sementara, barang tersebut dibelinya dari Malaysia dengan harga RM1050.

“Yang bersangkutan mengaku amunisi dengan berbagai tipe dipergunakan untuk senjata api rakitan yang dipakai saat menjaga kebun dan berburu. Biasanya dipakai menembak babi, kijang, rusa, burung dan sebagainya. Diakuinya kalau amunisi dibeli dari Malaysia seharga RM1050,” katanya. (fah)


BACA JUGA

Selasa, 28 Juni 2022 11:39
Polemik RUU Kesehatan Ibu dan Anak

Bakal Ada Perpanjangan Cuti Hamil dan Bersalin, Apindo Kalbar Khawatir Porsi Pekerja Perempuan Berkurang

DPR RI tengah menyusun Rancangan Undang-Undang Kesejahteraan Ibu dan Anak…

Selasa, 28 Juni 2022 11:36

Ternyata Ini Penyebab Langkanya Pupuk Subsidi di Kalbar

 PT Pupuk Indonesia (Persero) menjawab keluhan petani terkait kelangkaan pupuk…

Rabu, 22 Juni 2022 13:13

GAWAT..!! Ratusan Kantong Darah di Pontianak Terinfeksi Penyakit Menular, PMI Perketat Skrining

 Ratusan kantong darah di PMI Kota Pontianak terinfeksi penyakit menular,…

Senin, 20 Juni 2022 11:57

Perjuangan Para Ayah yang Terhantam Pandemi, Ada yang Menjadi Robot hingga Badut untuk Bertahan Hidup

Minggu ketiga Juni setiap tahunnya diperingati sejumlah negara sebagai Hari…

Senin, 13 Juni 2022 10:57

Ada Indikasi Pekerja Anak di Perkebunan Sawit

International Labour Organization (ILO) atau Organisasi Perburuhan Internasional meluncurkan Hari…

Senin, 13 Juni 2022 10:44

PPDB 2022 Tidak Dipungut Biaya, Gubernur Kalbar Ingatkan Sekolah Negeri

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengingatkan bahwa Penerimaan Peserta Didik Baru…

Jumat, 10 Juni 2022 13:13

Gubernur Kalbar Minta Izin Pegawai Kontrak Diwadahi di Bawah Koperasi Pegawai

Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji memperkirakan, sebanyak 80 persen pegawai…

Jumat, 10 Juni 2022 13:12

Semua Daerah di Kalimantan Barat PPKM Level Satu

Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat, Hary Agung Tjahyadi mengatakan 14…

Rabu, 08 Juni 2022 23:50

Panjang Perbatasan Kalbar-Malaysia 1.000 Km, Ada Lebih dari 52 Jalur Tikus

Kalimantan Barat merupakan provinsi yang berbatasan langsung dengan negara Malaysia.…

Rabu, 08 Juni 2022 23:47

GILA..!! 31 Kg Sabu dari Malaysia Mau Diselundupkan ke Indonesia Lewat Paloh, Polisi Amankan Lima Tersangka

Tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kalimantan Barat bersama Polda…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers