UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Senin, 21 November 2016 22:41
Angkut Lima Ton Sawit, Truk Nyebur Sungai
TINGGAL KABIN. Truk pengangkut sawit yang dikendarai Husen tenggelam di Sunyat, Belitang Hilir, Jumat (18/11). WARGA FOR RAKYAT KALBAR

PROKAL.CO, SEKADAU- Diduga kelebihan muatan, truk bernomor polisi KB 9853 J bermuatan buah sawit, nyebur dan tenggelam ke Sungai Kapuas di Sunyat, Sungai Ayak, Belitang Hilir, akhir pekan lalu.

Truk itu tenggelam di dermaga bagian pantai Sunyat, kawasan penyeberangan Sungai Asam-Sunyat. Truk bermuatan lima ton tandan buah segar (TBS) sawit itu tenggelam ketika turun dari ponton.

“Waktu mau menanjak naik ke daratan setelah turun dari ponton, saya merasa sap lintang retak. Saya tak berani memaksa mobil terus menanjak, karena takut mobil tumbang menimpa mobil lainnya,” ucap Husen, sopir truk kepada wartawan di lokasi kejadian.

Dermaga penyeberangan Sungai Asam-Sunyat merupakan lokasi penyeberangan mobil dari arah tiga Belitang menuju Sekadau maupun sebaliknya. Tiap hari, puluhan bahkan ratusan mobil menggunakan jasa ponton tersebut. Tiap kali berangkat, ponton mampu mengangkut hingga 10 mobil. Kendaraan yang menggunakan jasa ponton itu sangat padat.

Karena tak berani menanggung risiko mobil tumbang, kapten ponton memindahkan jalur turunnya mobil Husen ke bagian dermaga lain yang lebih rendah tanjakkannya. Setelah keluar dari ponton, Husen yang belum berani menanjak pun memutuskan mengganjal ban belakang kendaraannya. Kemudian dia mencoba membuka baut ban belakang.

“Tiba-tiba bunyi praaakk. Ternyata sap lintang belakang mobil patah total, sehingga rem tangan tidak berfungsi,” jelas Husen. Truk pun mundur dan meluncur ke sungai hingga 15 meter dari bibir pantai. Sang sopir tampak trauma dengan kejadian tersebut.

Menurut Husen, TBS sawit yang diangkutnya hendak diantar ke pabrik pengolahan PT. LG di Belitang Hilir. Sawit itu diangkut dari Batu Buil, Kabupaten Melawi.

“Saya berangkat dari Melawi sekitar pukul 05.00. Tidak ada tanda-tanda kerusakan serius pada mobil saya, saat turun hingga sampai di ponton. Kondisi mobil juga masih 80 persen oke,” kata Husen. Kasus kelakaan ini masih ditangani pihak berwajib. (bdu)

 


BACA JUGA

Kamis, 27 Februari 2020 00:32

Satu Warga Tanam Pohon Ganja

SANGGAU – Satu batang pohon ganja hidup disita Satuan Reserse…

Kamis, 27 Februari 2020 00:29

Hujan Melulu, Beberapa Sungai di Landak Meluap

NGABANG – Curah hujan yang meningkat sepanjang minggu ini mengakibatkan…

Minggu, 09 Februari 2020 21:56

11 Tahun Penantian, Masjid Ini Akhirnya Diresmikan

SAMBAS-Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji meresmikan Masjid Besar At-Taqwa Pemangkat,…

Minggu, 09 Februari 2020 21:47

Atraksi Tatung, Hadirkan Tamu Ke Pemangkat

PEMANGKAT – Barisan peserta tatung, tak putus-putus. Bahkan barisan para…

Selasa, 04 Februari 2020 23:56

Suami Ngamuk, Istri dan Tetangga Ditimpas

PUTUSSIBAU- Peristiwa berdarah terjadi di barak pemukiman perkebunan sawit di…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:21

Bupati Landak Kesal, Acara Belum Selesai Pejabat Sudah Ribut

NGABANG – Bupati Kabupaten Landak, Karolin Margret Natasa meluapkan kekesalannya…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:17

Perusahaan Ini Dideadline 10 Hari untuk Bayar Pesangon

PONTIANAK–Alot, lelah dan sarat emosi mewarnai proses mediasi antara Serikat…

Kamis, 30 Januari 2020 22:43

Begini Akibatnya Kalau Main Korek dekat Bensin

SENGAH TEMILA – Yuliana Sumiati Perempuan (50), warga Dusun Keranji…

Kamis, 30 Januari 2020 22:41

Suami Istri Minum Racun Rumput, Ya Meninggal...!!

SINTANG – Warga Kecamatan Tempunak dihebohkan dengan meninggalnya pasangan suami-istri yang…

Kamis, 30 Januari 2020 13:33

Warga Sambas Susah Dapatkan Gas 3 Kg

Antrian warga memanjang untuk mendapatkan gas melon di sejumlah pangkalan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers