UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Selasa, 25 Januari 2022 10:55
Menuju Pilgub Kalbar 2024, Ketua-ketua Parpol Jadi Lawan Sepadan Petahana...?

PEMILIHAN Gubenur-Wakil Gubernur (Pilgub) Provinsi Kalimantan Barat 2024 mendatang, diprediksi akan ketat. Nama-nama Bakal Calon Kepala Daerah (Bacalonkada) dari survei lapangan dan belum resmi, terus melakukan penjaringan secara alami. Hasilnya, muncul nama-nama tokoh sekaligus ketua-ketua partai Politik diKalbar. Nama-nama mereka disebut-sebut berpeluang besar maju, dibandingkan nama-nama lain untuk pendaftaran Bacalonkada 2024 ke KPU Kalbar. Siapa saja mereka ?

Nama pertama, jelas saja petahana Sutarmidji-Ria Norsan. Meskipun Sutarmidji, Gubernur Kalbar 2019-2024 bukan tercatat sebagai ketua partai politik, tetapi kansnya agar didorong partai politik untuk maju masih cukup besar. Incumbent selalu diperhitungkan di tingkat DPP di Jakarta untuk maju yang kedua kalinya. Pertama alasannya masih ada pamor, dan kekuatan sebagai kepala daerah aktif. Banyak partai diprediksi akan merapat kembali.

Nama Ria Norsan sebagai Wakil Gubernur Kalbar periode 2019-2024 ini. Tak sedikit juga partai-partai politik di Kalbar mendorongnya maju kembali. Dibalik itu semua, kans keduanya bersatu kembali, atau justu menjadi lawan di Pilgub Kalbar masih sama-sama terbuka. Hanya waktu dapat menjawab apakah kebersamaan masih erat atau justru terpecah menjelang pendafataran Bacalonkada Pilgub Kalbar 2024 mendatang.

Untuk ketua partai politik, nama Lasarus sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Kalbar sekaligus Ketua Komisi V DPR RI adalah salah satu lawan tangguh Midji-Norsan. Politisi PDI Perjuangan dari dapil Kalbar II disebut-sebut akan menjadi kontestan Pilgub Kalbar 2024 mendatang. Namanya banyak disebut-sebut sejumlah lembaga survei, sebagai salah satu kandidat terkuat. Perolehan 15 kursi legislatif 2019-2024, menjadi buktinya.

Pontianak Post mencoba menghubungi lewat nomor whatsapp mengenai perkembangan terbaru Pilkada di Kalbar. Namun belum dijawab. Hanya dari pernyataan beberapa waktu lalu, awal Oktober 2021 misalnya, Lasarus menegaskan tidak ingin menjadi calon Wakil Gubernur. Andai maju Pilkada 2024 mendatang, dia menghendaki maju sebagai Bacalonkada Gubernur dan tidak ingin menjadi orang nomor dua.

“Skenarionya gak ada cerita kita wakil. Kita kalau maju, ya kita ambil gubernurnya. Tapi ini dinamikanya masih panjang. Kita hitung-hitungan dulu. Gak mudah ini,” ujarnya ketika diwawancarai awak media pada sebuah acara partai di Hotel Dangau Kubu Raya, beberapa waktu lalu.

Soal Pilkada 2024, Lasarus secara tegas menyatakan kesiapannya maju. Meski begitu, dia tidak ingin mendahului keputusan partai di DPP PDI Perjuangan. Sebab keputusan mengusung Bacalonkada Gubernur-Wakil Gubernur bukanlah kewenangan provinsi, melainkan berada di DPP PDI Perjuangan. “Tentu kalau saya dicalonkan itu semata-mata karena penugasan partai. Sebagai kader partai. Tidak ada cerita kita tidak siap. Kalau ditugaskan partai, ya kita harus laksanakan. Itulah kader partai yang baik,” kata dia.

Dukungan Lasarus maju di Pilkada Kalbar 2020 mendatang, juga datang dari 14 DPC PDI Perjuangan tingkat kabupaten/kota di Kalbar. Kansnya bertarung melawan petahana memang terbuka lebar.

Nama ketua partai lain adalah Maman Abdurahman, Ketua DPD Golkar Kalimantan Barat. Politisi muda ini memang didukung kader-kader Partai Golkar untuk maju sebagai Bacalonkada Gubernur Kalbar pada Pilkada 2024 mendatang. Keputusan itu merupakan hasil Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) Partai Golkar yang digelar awal Desember 2021 kemarin. Disisi lain, perolehan 8 kursi legislatif, juga menjadi kepiawaiannya sebagai Ketua Golkar Kalbar.

Meski begitu, Ketua Partai Golkar Kalbar, Maman Abdurrahman, memastikan partainya tetap akan membuka peluang sama untuk kader terbaik lainnya. Maman mengapresiasi dukungan masing-masing DPD tingkat II Partai Golkar kepada dirinya untuk maju sebagai calon Gubernur. “Dengan tegas, saya katakan, saya senang, saya bangga, dan saya mengapresiasi,” ucap Maman Abdurahman, beberapa waktu lalu.

Maman mengklaim tidak akan egois. Ia menjamin, Partai Golkar tetap membuka kesempatan bagi kader-kader terbaik lainnya. Golkar Kalbar sendiri, memiliki sederet kader terbaik. Ada nama Adrianus Asia Sidot, yang tercatat sebagai mantan Bupati Landak dua periode dan kini duduk di DPR RI. Ada nama Martin Rantan Bupati Ketapang yang tengah menjalani dua periode pemerintahannya. Nama Prabasa Anantatur, Wakil Ketua DPRD Kalbar, dan mantan Wakil Bupati Sambas, hingga Wakil Gubernur Kalbar Ria Norsan sebagai penasehat Golkar Kalbar juga masuk bidikan Golkar Kalbar.

Untuk itulah, dalam Rapimda Partai Golkar, Maman turut melempar wacana memberi kesempatan bagi kader terbaik lainnya untuk berkompetisi menuju bursa pencalonan Gubernur untuk Pilkada Serentak 2024.

Sementara, nama Syarif Abdullah Alkadrie, Ketua DPW Nasdem Kalbar sekaligus Wakil Ketua Komisi V DPR RI ini juga peluang besar bertarung di Pilgub Kalbar 2024 mendatang. Di bawah kepemimpinanya perolehan 8 kursi DPRD Kalbar dan unsur pimpinan dapat diperoleh. Hanya memang Ami Dollah sapaan karibnya, belum menjawab gamblang. Kepada Pontianak Post dia hanya mengatakan sebuah ungkapan dalam bahasa melayu “Belanda Masih Jauh”. Diartikan Pilgub Kalbar 2024 masih jauh. Masih dua tahun lagi.

Namun dia menyebutkan, akan melihat peluang terbaik dan mencermati perkembangan mengenai Pilkada 2024 mendatang. Pilgub Kalbar dan Pilwako Pontianak, Pilbup di kabupaten, sama pentingnya dengan agenda Pileg dan Pilpres 2024 mendatang. Oleh karena itu, agenda-agenda politik tersebut akan sebaik mungkin dilaksanakan. Kader-kader dan seluruh simpatisan Nasdem di Kalbar harus terus bekerja keras untuk masyarakat.

Dia sendiri siap mengamanahkan titah DPP Nasdem, seandainya nanti Pilgub Kalbar menjadi pembahasan utama. Namun, Nasdem Kalbar tetap tidak alergi dengan kader, tokoh luar yang memang punya kapabilitas, elektabilitas, dan popularitas tinggi. Seperti petahana (Gubernur Sutarmidji) sekarang, juga merupakan bagian dari Partai Nasdem.

“Kami (Nasdem Kalbar) siap melaksanakan perintah DPP, terkait Pilgub, Pilwako, Pilbup, Pileg, dan Pilpres 2024 mendatang,” ucapnya.

Untuk pribadinya, nama Syarif Abdullah Alkadrie alias Bang Doel memang banyak disebut-sebut masyarakat berpeluang besar maju di Pilkada Kubu Raya. Tandanya, bahwa politisi Nasdem dari Dapil Kalbar 1 ini, sangat rajin turun ke lapangan. Hampir seluruh lokasi “eye kece” di kecamatan-kecamatan di Kubu Raya, nama Bang Doel terpampang baliho-baliho. Seolah-oleh menandakan akan bertarung di Pilbup Kubu Raya 2024 mendatang.

Apalagi beberapa waktu lalu, dia secara tersirat menyebut bakalan maju di Pilbup Kubu Raya. “Jika masyarakat Kubu Raya menghendaki dan menginginkan saya maju, maka saya akan maju,” ucapnya waktu itu.

Nama ketua partai lainnya patut diperhitungkan adalah Yuliansyah, Ketua DPD Gerindra Kalbar sekaligus Pengusaha Kawakan. Melalui wawancara dengan Pontianak Post, Bang Yuli sapaan karibnya mengatakan selaku ketua partai, pada Pilgub Kalbar 2024 mendatang, memang pilihan masyarakat sangat dinamis. Sesuai instruksi dari DPP Gerindra, masing-masing Ketua Partai di daerah memang diharapkan maju Gubernur, Walikota, Bupati atau Wakilnya.

Hanya, lanjutnya, semuanya dikembalikan lagi nantinya bagaimana gerakan kader dan simpatisan Partai Gerindra di Kalbar. “Kami (Gerindra Kalbar) fokus dulu di Pileg dan Pilpres. Targetnya adalah pimpinan DPRD tingkat kabupaten/kota termasuk provinsi,” ucapnya.

Lewat perolehan pimpinan legislatif, Yuli memastikan poin menuju KB1 dan KB2 tidak akan terjal. Sebagai prajurit Gerindra, dia berpikiran dimanapun selalu siap bertarung. DPP Gerindra juga tak akan sembarangan memberikan rekomendasi, tanpa menghitung peluang menang Bacalonkada tersebut.

“Itu poinnya dulu. Hanya selaku pribadi, saya siap jika ditugaskan partai termasuk respon masyarakat Kalbar seperti apa. Kami pasti survei termasuk dari DPP sendiri,” kata dia.

Gerindra sendiri juga tidak alergi terhadap kader luar, tokoh politik yang punya kekuatan. Kekuatan dari elektabilitas, popularitas, dan kapabilitas di 2024 mendatang.

“Kami siap menerima. Sebagai contoh di Pilkada 2020 kemarin, Bupati Bengakayang yang sekarang adalah kader dari PDI Perjuangan. Ternyata maju di Pilkada memakai bendera Gerindra dan bisa dikaderkan. Gerindra sendiri terbuka untuk masyarakat Kalbar,” katanya.

Nama Boyman Harun, Ketua PAN Kalbar dan anggota Komisi V DPR RI diwawancarai Pontianak Post memiliki prinsip kuat mengenai Pilgub Kalbar 2024 mendatang. Baginya yang tidak boleh dalam politik ialah kalah. “Kalau buat saya, berpolitik sudah profesi. Cita-citanya tentu, kalau tidak duduk sebagai legislatif, ya sebagai eksekutif,” ucapnya.

Soal peluang, Boyman mengambarkan bahwa tokoh-tokoh partai politik punya peluang besar. Tinggal bagaimana situasi dan kondisi politik ke depannya. Politik butuh strategi. Justru yang tidak boleh adalah kalah. Mau jadi nomor 1 atau nomor 2, situasi dan kondisinya harus diperhatikan.

“Buat apa, maju sebagai calon nomor 1, tetapi kalah. Lebih baik nomor 2 tetapi kemungkinan menang besar. Tidak boleh ego atau ambisi soal politik. Sebab tujuan berpolitik sendiri adalah bagaimana bisa menang dan mengabdi bagi kepentingan masyarakat banyak,” katanya bijak. Nah, soal dirinya didorong maju atau tidak nantinya? mantan Wakil Bupati Ketapang ini bakalan melihat kondisi politik di Kalbar seperti apa nantinya. Utamanya adalah bagaimana pandangan partai dan ketum DPP PAN sendiri. Apakah ditugaskan maju sebagai Bacalonkada atau di posisi DPR RI. “Sebagai kader, saya selalu siap tapi menurut hitung-hitungan matang. Justru yang tidak boleh itu adalah kalah,” ucapnya.

Sebagai orang politik, Boyman juga punya pandangan sendiri. “Saya berpolitik pasti dengan slogan petarung bukan pecundang. Saya juga selalu siap jika dicalonkan partai. Tentunya  partai mempertimbangkan segala sesuatunya. Sebagai kader, saya selalu siap apapun diinginkan partai,” ujarnya.

Nama tokoh sekaligus ketua partai politik lain, yang patut diperhitungkan justru datangnya dari kaum gender perempuan. Adalah Ermin Elviani, Ketua DPD Partai Demokrat dan Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kalbar. Namanya sangat layak dipertimbangkan di Pilgub Kalbar 2024 mendatang.  Berpeluang maju sebagai Bacalonkada nomor 1 atau nomor 2 ?

Diwawancara Pontianak Post, kalau namanya banyak disebut-sebut sejumlah survei, wanita berparas ayu tidak banyak berbicara. Dia hanya mengatakan bahwa koordinasi, pembenahan partai dan mensolidkan partai menjadi salah satu tugasnya sebagai Ketua Demokrat Kalbar yang baru. “Untuk ke Pilgub Kalbar nanti dululah. Tetapi sebagai kader, saya siap seandainya ditugaskan partai,” ucapnya.

Terpenting, sesuai taglinenya. Partai Demokrat tidak alergi dengan kader dan tokoh-tokoh potensial yang punya elektabilitas, popularitas dan kapabilitas tinggi. “Kami (Demokrat) merupakan partai terbuka, bagi siapapun. Tempat kami adalah rumah rakyat juga. Jadi kami juga akan mendengarkan apa saja keinginan masyarakat soal Pilgub Kalbar, Pilwako dan Pilbup 2024 nantinya,” tukasnya pendek.

Suyanto Tajung, Ketua DPD Hanura dan anggota DPRD Kalbar tidak akan menolak jika DPP Hanura  memerintahkan dirinya bertarung di Pilgub Kalbar 2024. Hanya saja, suara dan keinginan masyarakat Kalbar juga harus didengar. “Sebagai politisi, saya sangat siap,” ucapnya.

Kalbar sendiri juga membutuhkan generasi anak-anak muda untuk merubahnyah menjadi lebih baik lagi. “Kita yang muda-muda siap. Tetapi indikator tetap berdasarkan hasil survei bagus dan ada kader internal,” ucapnya.

Kalau tidak ada, Hanura juga siap memantau kader dan tokoh luar. Hanura Kalbar  sendiri tidak alergi mendukungnya khusus  di Pilgub, Pilwako, dan Pilbub, dan pileg DPR RI. “Asalkan memang sesuai AD/RT yang ditentukan DPP sendiri. Sebab memang DPP memberikan kewenangan penuh untuk Pilgub. Tentunya, sebagai kader partai, kami akan patuh apabila disuruh maju atau mendukung,” kata Tanjung.

Nama terakhir, tentu saja  Arief Joni Prasetyo. Ketua DPW PKS Kalbar sekaligus anggota DPRD Kalbar. Menurutnya sebagai partai politik, dirinya siap di Pilgub Kalbar 2024 mendatang. Tetapi tentunya, Pilgub harus diikuti dengan sejumlah survei. Apakah kader PKS layak maju sebagai Bacalonkda Gubernur atau Wakil Gubernur, Walikota/Wakil Walikota atau Bupati/Wakil Bupati?

“Kalau DPP PKS mendorong kita maju, seluruh kader harus diminta senantiasa menaikan popularitas dan elektavilits. Sehingga ketika disurvei memang memiliki tingkat keterpilihan tinggi,” ujarnya.

PKS Kalbar memang sedang fokus menghadapi pemilu serentak 2024. Tak hanya Pilgub, juga Pilwako, Pilbup, Pilpres , dan Pileg. Persiapan struktural maupun persiapan-persiapan lain seperti tahapan verifikasi dan lain-lain wajib diikuti. Sambil jalan, PKS mencoba bersosialisasi. Tanggapan masyarakat seperti apa harus didengarkan seksama. Barulah mendengar suara dari masyarakat harus dijadikan mengambil keputusan ke depan seperti apa.

“Side In dan Side Out harus sama-sama didengarkan. Pendapat masyarakat membutuhkan tipe kepala daerah seperti harus disaring. Dari sanalah, mendorong Bacalonkada diinginkan masyarakat akan lebih mudah dan siap,” tukasnya. (den)


BACA JUGA

Kamis, 05 Mei 2022 13:16

3 Ribu Lebih Narapidana di Kalbar Mendapat Potongan Masa Hukuman

Hari Raya Idul Fitri menjadi momen yang ditunggu banyak orang,…

Kamis, 05 Mei 2022 13:14

Gubernur Kalbar, Larangan Ekspor Minyak Sawit Miliki Dampak Positif dan Negatif

Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji sempat bingung soal kebijakan larangan…

Kamis, 05 Mei 2022 13:07

Kuota Haji Kalbar 1.150 Jemaah

 Kuota Haji Provinsi Kalimantan Barat telah ditentukan. Darohman, Kepala Bidang…

Kamis, 28 April 2022 00:04

Pendangkalan Sungai Kapuas Bukti Nyata Perubahan Iklim di Kalbar

Pendangkalan di aliran Sungai Kapuas menjadi indikasi rusaknya lingkungan di…

Rabu, 27 April 2022 23:58

Ahli Waris Pertanyakan Pembayaran Lahan Jembatan Kembar Landak

Proses pembayaran lahan dampak dari pembangunan Jembatan Duplikasi atau jembatan…

Rabu, 27 April 2022 23:55

Sekda Kalbar: ASN Jangan Mudik Pakai Kendaraan Dinas!

 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) melarang pejabat dan Aparatur Sipil…

Minggu, 17 April 2022 21:16

Tambang Emas Makan Korban Lagi, Enam Pekerja di Bengkayang Tewas Tertimbun

 Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah kabupaten Bengkayang…

Minggu, 17 April 2022 21:14

Konsumsi Listrik Meningkat, Tanda Perekonomian di Kalbar Semakin Menggeliat

Hingga akhir Maret (TW 1) tahun 2022, PLN Kalbar mencatatkan…

Senin, 11 April 2022 11:28

Kalbar Berharap Banget..!! Jadi Prioritas Food Estate

Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) diharapkan bisa menjadi wilayah  prioritas untuk…

Jumat, 08 April 2022 10:48

Akses Transportasi Sulit, 15 Wilayah di Melawi Penyumbang Kasus Stunting

Wakil Bupati Melawi Kluisen mengatakan terdapat 15 wilayah penyumbang stunting…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers