UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Jumat, 21 Januari 2022 12:50
Atas Permintaan Istri, Suami Jerat Leher Istri Hingga Tewas
DIAMANKAN: ML (baju kaos putih) saat diamankan di Mapolres Mempawah. FOTO ISTIMEWA

Warga Desa Semudun, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat dihebohkan dengan kasus pembunuhan. Seorang suami mengakhiri hidup istrinya dengan menggunakan tali tambang. Aksi nekad tersebut dilakukan pelaku demi memenuhi permintaan istrinya yang putus asa akibat sakit tak kunjung sembuh.

Kasat Reskrim Polres Mempawah, Iptu Wendi Sulistiono, S.T.K, S.I.K, M.H membenarkan kasus pembunuhan tersebut terjadi di wilayah hukumnya. Kasat mengungkapkan, kejadian pembunuhan itu berlangsung di sebuah rumah di Jalan Semparong, RT 12/RW 06, Dusun Sejahtera, Desa Semudun, Kecamatan Sungai Kunyit.

“Korban bernama Misnawati (22), seorang Ibu Rumah Tangga. Sedangkan pelaku adalah suaminya sendiri berinisial ML (42),” terang Wendi, Rabu (19/1) di Mempawah.

Wendi menjelaskan, pembunuhan terjadi pada Senin (17/1) sekitar pukul 05.00 WIB. Bermula ketika pelaku ML terbangun dari tidurnya lantaran mendengar korban mengeluh kesakitan. ML sempat menanyakan perihal sakit yang dialami istrinya itu. “ML bertanya, kenapa kamu dek. Lalu korban menjawab sakit perut dan sudah tidak tahan lagi,” tutur Kasat menirukan percakapan pelaku dan korban.

Lantas, sambung Kasat, korban meminta suaminya itu mengakhiri hidupnya dengan menggunakan tali tambang yang dipakai untuk ayunan anaknya. Tak pelak, ML pun menolak permintaan korban. “Permintaan korban untuk dibunuh ini sudah empat kali disampaikan kepada ML. Alasannya, korban sudah putus asa tak kuat menahan sakit yang dialaminya. Awalnya, ML sempat menolak permintaan tersebut,” ujarnya.

Namun, sambung Kasat, korban mengancam akan bunuh diri dengan  menggunakan sepeda motor di jalan raya. Dan korban pun terus memaksa suaminya untuk mengakhiri hidupnya.

“Hingga akhirnya ML pun mengabulkan permintaan istrinya itu. ML mengambil tali dan melilitkan ke leher istrinya sebanyak empat kali. Dalam waktu 15 menit, korban meninggal dunia,” terang Kasat.

Setelah melakukan pembunuhan tersebut, pelaku ML membawa anaknya keluar dari dalam kamar untuk menenangkan diri. Informasi tersebut menyebar di masyarakat hingga akhirnya dilakukan penyelidikan oleh Sat Reskrim Polres Mempawah.

“Barang bukti yang diamankan berupa pakaian milik korban, tali nilon plastik diameter 10 mm panjang sekitar 2 meter (di kamar depan), tali nilon plastik diameter 10 mm panjang sekitar 11 M (terikat mulai dari kamar depan hingga ruang tamu). Serta, sebuah meja segi empat,” pungkas dia.(wah)


BACA JUGA

Jumat, 20 Mei 2022 13:34

Bakso Itu Tak Mengandung Babi, Labkes Luruskan Berita Hoaks

 Kepala UPT Laboratorium Kesehatan Kota Pontianak Agus Salim menyatakan berita…

Jumat, 20 Mei 2022 13:32

Oknum Polisi Terciduk Bawa Sabu dari Perbatasan, Mau Bunuh Diri di Tahanan

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kalimantan Barat menangkap seorang anggota polisi…

Jumat, 20 Mei 2022 13:26

Akhiri Masa Jabatan, Bupati Karolin akan Kembali ke Partai

Bupati Landak Karolin Margret Natasa akan mengakhiri masa jabatannya pada…

Jumat, 20 Mei 2022 13:24

Seminggu Berkenalan, Setelah Itu Teman Digituin....

Jokvis, karyawan salah satu showroom mobil di Kubu Raya ditangkap polisi. Ia…

Minggu, 15 Mei 2022 11:47

NGERI..!! Anak Tebas Kepala Ayah Kandung Sampai Putus, Pikul Sendiri Mayat Korban ke Kuburan

 Ferianto (27), warga Dusun Sajingan Kecil, Desa Semanga, Kecamatan Sejangkung,…

Minggu, 15 Mei 2022 11:42

Puluhan Warga Terserang Diare, Cek Sumber Air Samabue

Tim Puskesmas Menjalin mengecek sumber air di Bukit Samabue di…

Sabtu, 07 Mei 2022 12:51

Singkawang Masih Primadona Saat Libur Lebaran

Libur panjang yang ditetapkan pemerintah sebagai cuti bersama dalam rangka…

Sabtu, 07 Mei 2022 12:48

Gerbang Utama Kota Singkawang Legendaris Dibongkar, Yang Baru Konsepnya Begini...

Pemerintah Kota Singkawang akhirnya benar-benar membongkar balok lintang gerbang utama…

Kamis, 05 Mei 2022 13:32

Jalan Provinsi Kalbar di Kayong Utara Rusak Parah

 Kasat Lantas Polres Kayong Utara IPTU Bagus Tri Baskoro mengatakan,…

Kamis, 05 Mei 2022 13:13

Kalbar Masih Tergantung Sawit, Pelarangan Ekspor CPO Ada Plus Minusnya

 Presiden Joko Widodo akhirnya benar-benar melarang ekspor CPO dan produk…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers