UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Selasa, 11 Januari 2022 01:11
Pengemis Resahkan Pedagang di Sungai Pinyuh
PENGEMIS: Salah satu pengemis yang biasa beraksi di Pasar Sungai Pinyuh. Mereka mendatangi warga yang sedang bersantai di salah satu warung kopi di kompleks pasar tersebut. WAHYU ISMIR/PONTIANAK POST

Belakangan ini keberadaan pengemis di Pasar Sungai Pinyuh semakin marak dan meresahkan. Mereka kerap keluar masuk ke toko dan warung untuk meminta-minta uang dan mengharapkan belas kasihan. Warga dan pedagang berharap instansi terkait melakukan pembinaan dan penertiban.

“Beberapa waktu belakangan ini, semakin marak dan cukup ramai pengemis di Pasar Sungai Pinyuh ini. Mereka meminta-minta ke warung kopi, rumah makan dan lainnya. Dalam sehari bisa 3 – 4 kali mereka datang di satu toko,” kata warga Sungai Pinyuh, Benhur, Minggu (9/1) di Sungai Pinyuh.

Menurut Benhur, keberadaan pengemis itu mengganggu kenyamanan pedagang dan pengunjung. Terlebih, para pengemis ini, dinilai dia, terkesan kumuh hingga membuat suasana tidak nyaman.

“Mereka memang tidak memaksa untuk meminta uang, tetapi kehadirannya sangat mengganggu dan membuat suasana menjadi tidak nyaman bagi pengunjung dan pedagang di Pasar Sungai Pinyuh,” tegasnya.

Secara fisik para pengemis tersebut dinilainya masih mampu bekerja dan mencari uang. Terlebih, dalam pandangan dia, para pengemis tersebut tidak mengalami cacat atau kekurangan fisik.

“Kalau yang mengemis itu cacat fisik seperti buta, tidak ada tangan atau kaki mungkin masih bisa kita maklumi. Karena, mereka terpaksa mengemis untuk mencari makan. Tetapi mereka yang mengemis ini fisiknya masih baik dan mampu bekerja serta usia tidak terlalu renta,” cecarnya.

Karena itu, dia minta agar Pemerintah Kabupaten Mempawah melalui instansi terkait segera turun kelapangan dan melakukan penertiban. Sehingga, keberadaan pengemis di Pasar Sungai Pinyuh, diharapkan dia, bisa dibina dengan baik.

“Kita minta agar permasalahan ini menjadi perhatian instansi terkait. Perlu segera ditangani dan ditertibkan. Karena, bisa saja para pengemis ini hanya modus sekelompok orang untuk mendapatkan uang. Padahal, kenyataannya perekonomian mereka masih mampu,” tandasnya.

Senada itu, Pemilik Toko di Pasar Sungai Pinyuh, Edi mengaku sangat resah dengan maraknya pengemis. Terlebih, dia menilai para pengemis dimaksud bukan merupakan warga lokal di Sungai Pinyuh.

“Kita tidak kenal yang mengemis ini warga dari mana. Yang pasti bukan warga Sungai Pinyuh,” pendapatnya.

Edi menuturkan, para pengemis kerap datang dan meminta-minta kepada para pengunjung yang sedang menikmati makanan dan minuman di tokonya. Situasi itu, menurut dia, menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengunjung.

“Biasanya tamu sedang makan atau minum, mereka datang mengemis sehingga mengganggu suasana. Mereka sih tidak memaksa, namun kehadirannya cukup sering membuat resah dan mengganggu aktifitas pedagang maupun pengunjung,” singkatnya. (wah)


BACA JUGA

Jumat, 21 Januari 2022 12:50

Atas Permintaan Istri, Suami Jerat Leher Istri Hingga Tewas

Warga Desa Semudun, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat…

Jumat, 21 Januari 2022 12:46

Geger Penemuan Mayat di Kebun Karet

 Warga dihebohkan penemuan mayat di kebun karet di Desa Batu…

Jumat, 21 Januari 2022 12:45

KEJAM..!! Dirampok, Septiana Dipukul dengan Palu dan Golok

Aksi kejahatan kembali memakan korban. Kali ini menimpa, Septiana, warga…

Jumat, 21 Januari 2022 12:43

Bripka Mernawati, Polwan Singkawang yang Viral Sosialisasi Pakai Bahasa Kek

Bripka Mernawati, polisi wanita (Polwan) yang bertugas di Bagian Administrasi…

Rabu, 12 Januari 2022 00:19

Aneh..!! Anggota Dewan Heran, Dua Izin Konsensi Sawit Berproduksi Dicabut

Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia bernomor 01/MENLHK/SETJEN/KUM.1/1/2022…

Selasa, 11 Januari 2022 01:11

Pengemis Resahkan Pedagang di Sungai Pinyuh

Belakangan ini keberadaan pengemis di Pasar Sungai Pinyuh semakin marak…

Selasa, 11 Januari 2022 00:56

Modal Masih Aman, Tapi Bank Kalbar Belum Mau IPO

Bank Pembangunan Daerah (BPD( Kalimantan Barat atau Bank Kalbar pada…

Selasa, 11 Januari 2022 00:51

Diduga Terlibat Perselingkuhan, Oknum Pemuka Agama di Landak Dipolisikan

Seorang warga Kabupaten Landak, VN, mendatangi Provinsialat Kapusin Pontianak di…

Minggu, 09 Januari 2022 13:56

7-12 Januari Awas Banjir Rob di Pesisir Kalbar

Hujan deras dan banjir rob diperkirakan akan terus terjadi di…

Minggu, 09 Januari 2022 13:47

Kabupaten Melawi Pelopori Vaksinasi Anak di Kalbar

Kabupaten Melawi menjadi daerah pertama di Kalimantan Barat yang dapat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers