UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Kamis, 09 Desember 2021 11:30
NASIB..!! Puluhan Ton Ikan Mas Mati Terendam Rob
TERENDAM ROB: Pengelola keramba menunjukan ikan emas miliknya mati terendam Rob.

-Pasang air laut atau Rob menjadi petaka bagi sebagian petani keramba di Sungai Mempawah, Selasa (7/12) pagi. Pasalnya, puluhan ton ikan mas mati akibat intrusi air laut. Situasi itu menyebabkan para petani keramba di Kota Mempawah mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Salah seorang petani keramba di Sungai Mempawah, Oni Herwanda tak menyangka Rob yang menerjang pesisir pantai Kabupaten Mempawah sejak beberapa hari lalu menjadi musibah para petani keramba di Sungai Mempawah. “Kurang lebih 6-7 ton ikan mas yang saya budidayakan mati akibat banjir rob kali ini. Bukan hanya saya sendiri, semua petani keramba di Sungai Mempawah juga mengalaminya. Kalau ditotalkan bisa puluhan ton ikan mas yang mati akibat Rob ini,” kata Oni diberitakan pontianakpost.co.id.

Oni mengungkapkan, dari total 40 kotak keramba miliknya sekitar 30 kotak keramba berisi ikan mas dengan tingkat kematian 100 persen. Dia pun mengaku pasrah dan menganggap kejadian tersebut sebagai musibah bagi seluruh petani keramba yang beraktivitas di Sungai Mempawah.

“Selain ikan mas, ikan lele juga mati. Padahal ikan-ikan ini sudah hampir panen, beratnya ada yang setengah kilogram per ekor. Kalau dihitung-hitung kerugian materilnya bisa mencapai Rp 200 juta,” lirihnya.

Meski demikian, Oni berharap masih dapat menjual sebagian ikan-ikan mas yang mati terendam banjir rob. Meskipun harga jualnya dipastikan lebih rendah dibandingkan harga pasaran ikan mas dalam kondisi normal.

“Harga normal Rp27-28 ribu per kg, kalau kita jual sekarang mungkin sisa Rp15-20 ribu per kg. Rencananya, ikan mas yang mati akan diolah untuk ikan asin agar bisa dijual ke pasar,” tuturnya.

Petani keramba lainnya, Bong Ket Fa mengaku sebanyak 10 ton ikan mas miliknya mati terendam banjir Rob. Dia memperkirakan kerugian materil yang dialaminya berkisar antara Rp250-300 juta. “Ikan yang mati seperti ikan mas, jelawat dan baung. Tapi yang paling banyak mati ikan mas. Totalnya kurang lebih 10 ton,” terang dia saat ditemukan di lokasi keramba di BPAM Mempawah. 

Pria yang akrab disapa Aket BPAM ini menyebut musibah banjir Rob kali ini terparah dari tahun-tahun sebelumnya. Sebab, tingkat keasinan air laut yang masuk ke Sungai Mempawah sangat tinggi hingga menyebabkan ikan mas dan ikan sungai lainnya mati. “Kalau tingkat keasinan air laut dibawah 20, ikan mas dan sejenisnya masih bisa bertahan. Namun, jika diatas 20 maka ikan mas akan mati. Kalau yang terjadi sekarang ini, tingkat keasinannya kemungkinan bisa mencapai nilai 30,” tandasnya.(wah)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 25 Mei 2022 13:31

NGGA INGAT UMUR..!! Seorang Pria Tua di Sanggau Setubuhi Anak 14 Tahun

 Seorang anak di Sanggau kembali menjadi korban perbuatan asusila belum…

Senin, 23 Mei 2022 11:23

Di Sanggau, Lima Sapi Suspect PMK, Tunggu Hasil Laboratorium

Kasus suspect Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada lima ekor…

Jumat, 20 Mei 2022 13:34

Bakso Itu Tak Mengandung Babi, Labkes Luruskan Berita Hoaks

 Kepala UPT Laboratorium Kesehatan Kota Pontianak Agus Salim menyatakan berita…

Jumat, 20 Mei 2022 13:32

Oknum Polisi Terciduk Bawa Sabu dari Perbatasan, Mau Bunuh Diri di Tahanan

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kalimantan Barat menangkap seorang anggota polisi…

Jumat, 20 Mei 2022 13:26

Akhiri Masa Jabatan, Bupati Karolin akan Kembali ke Partai

Bupati Landak Karolin Margret Natasa akan mengakhiri masa jabatannya pada…

Jumat, 20 Mei 2022 13:24

Seminggu Berkenalan, Setelah Itu Teman Digituin....

Jokvis, karyawan salah satu showroom mobil di Kubu Raya ditangkap polisi. Ia…

Minggu, 15 Mei 2022 11:47

NGERI..!! Anak Tebas Kepala Ayah Kandung Sampai Putus, Pikul Sendiri Mayat Korban ke Kuburan

 Ferianto (27), warga Dusun Sajingan Kecil, Desa Semanga, Kecamatan Sejangkung,…

Minggu, 15 Mei 2022 11:42

Puluhan Warga Terserang Diare, Cek Sumber Air Samabue

Tim Puskesmas Menjalin mengecek sumber air di Bukit Samabue di…

Sabtu, 07 Mei 2022 12:51

Singkawang Masih Primadona Saat Libur Lebaran

Libur panjang yang ditetapkan pemerintah sebagai cuti bersama dalam rangka…

Sabtu, 07 Mei 2022 12:48

Gerbang Utama Kota Singkawang Legendaris Dibongkar, Yang Baru Konsepnya Begini...

Pemerintah Kota Singkawang akhirnya benar-benar membongkar balok lintang gerbang utama…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers