UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Jumat, 03 Desember 2021 12:32
Gubernur Kalbar Minta Pengerukan Muara Sungai Kapuas
Sutarmidji

Untuk tanggulangi banjir di Kalbar, Gubernur Kalbar Sutarmidji mengaku sudah berdiskusi dan meminta pihak Balai Wilayah Sungai Kalimantan (BWSK) I Pontianak untuk mengeruk persimpangan dan muara sungai Kapuas. Diharapkan pengerukan tersebut bisa segera dilakukan. “Saya sudah bertemu dengan Kepala BWSK I untuk segera melakukan pengerukan di persimpangan sungai dan muara sungai agar air (lancar) mengalir ke laut,”  kata Midji dalam penyerahan bantuan untuk korban banjir.   

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kalbar, Heronimus Hero menambahkan, pemprov tetap menerima bantuan untuk korban banjir. Itu dilakukan sampai posko bantuan di Pendopo Gubernur ditutup. “Beberapa kabupaten seperti Kabupaten Ketapang dan Kubu Raya, mengalami musibah banjir dan bantuan paket bahan pokok akan didistribusikan ke sana,” katanya singkat

Bantuan untuk korban bencana banjir di Kalimantan Barat masih terus mengalir. Gubernur Kalbar, Sutarmidji didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kalbar, Heronimus Hero kembali menerima penyerahan bantuan secara simbolis di Pendopo Gubernur, Rabu (1/12).

Bantuan yang diteriama antara lain dari, DPD Real Estate Indonesia (REI) wilayah Kalbar sebanyak limaton beras. Dari Perkumpulan Hakka Indonesia Kalbar sebanyak 200 dus ikan dalam kaleng dan 100 dus susu. Serta secara pribadi dari SumberantoTjitra sebanyak 1,5 ton beras.

Sutarmidji mengatakan, bantuan untuk masyarakat yang terdampak banjir terus mengalir walaupun persediaan bantuan masih mencukupi. “Semua bantuan ini dibutuhkan untuk masyarakat yang terdampak banjir, terutama susu balita,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa 25.000 paket bahan pokok bantuan presiden, dinilai sangat membantu masyarakat yang terdampak banjir. Untuk itu, seluruh bantuan yang diterima Pemprov akan disalurkan ke daerah yang persediaan bahan pangannya sudah menipis.

“Hari ini (Rabu) kami mengirimkan bantuan keempat kabupaten terdampak banjir. Sebelumnya kami mengirimkan bantuan langsung ke desa yang membutuhkan di Kubu Raya,” katanya. Midji sapaan karibnya mengatakan, yang menjadi konsentrasi Pemprov selanjutnya adalah penanganan pascabanjir. Masyarakat terdampak banjir sangat membutuhkan bantuanberupa obat-obatan, seragam sekolahdan lainnya.

“Pemprov akan menyiapkan semua kebutuhan masyarakat pascabanjir, seperti seragam sekolah, sarana dan prasarana sekolah yang rusak, bedah rumah melalui program perbaikan rumah tak layak huni,” ucapnya.(bar/r)


BACA JUGA

Senin, 31 Agustus 2015 00:39

Ini Penyebab Mantan Kadispenda Kalbar Tewas

<p>SAMBAS-RK. Kecelakaan maut di Jalan Raya Parit Baru, Desa Parit Baru, Kecamatan Salatiga, Sambas,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers