UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Selasa, 30 November 2021 14:55
Awalnya Suka, Lalu Sakit Hati Dipanggil Babu, Kacol pun Merampok
BARANG BUKTI: Polres Kubu Raya menunjukkan barang bukti kasus pencurian dengan kekerasan di Parit Aim, Kecamatan Sungai Ambawang. Foto kanan, Tersangka Pen alias Kacol yang berhasil dibekuk. ADONG/PONTIANAKPOST

 Pen alias Kacol, pelaku pencurian dengan kekerasan terhadap seorang wanita berusia 17 tahun di Parit Aim, Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Sungai Ambawang, Kubu Raya, pada Kamis 25 November akhirnya berhasil ditangkap.

Kacol ditangkap di daerah pelariannya di Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau. Namun setelah ditangkap, pelaku sempat mengelabui petugas untuk melarikan diri. Ia akhirnya terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan timah panas yang mengenai betis sebelah kirinya.

Saat beraksi, Kacol diketahui nekat melukai korban dengan menggunakan linggis. Kapolres Kubu Raya AKBP Jerrold H Y Kumontoy, mengatakan pada Kamis 25 November pihaknya menerima laporan dari masyarakat tentang adanya kasus pencurian dengan kekerasan terhadap seorang gadis berusia 17 tahun di Parit Aim, Kecamatan Sungai Ambawang. “Korban ini pekerja dan statusnya masih pelajar kelas tiga SMA,” kata Jerrold, Senin (2911) diberitakan pontianakpost.co.id.

Setelah menerima laporan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dengan mendatangi TKP. Pelaku diduga adalah teman kerja korban.

“Pendalaman keberadaan pelaku kemudian kami lakukan,” ucapnya. Dari penyelidikan itu, didapat informasi jika pelaku berada di rumah orangtuanya di Kabupaten Bengkayang. Pengejaran dilakukan namun yang bersangkutan sudah terlebih dahulu melarikan diri. 

“Kepada pihak keluarganya kami sampaikan kasus Kacol. Ternyata keluarganya juga sudah resah, karena pelaku memang sudah sering terlibat kasus seperti pencurian motor,” ungkap Jerrold.

Jerrold menyatakan, penyelidikan terhadap keberadaan pelaku kembali dilakukan. Didapatlah informasi jika dia (pelaku) berada di Desa Semangi, Entikong, Sanggau. Saat itu, lanjut Jerrold, pengejaran kembali dilakukan. Saat berada di alamat yang dimaksud, pelaku berhasil ditangkap tanpa perlawanan. Saat interogasi, ia mengaku jika aksi pencurian dan penganiayaan itu dilakukan bersama temannya.

“Pelaku ini sempat membohongi petugas dengan mengaku jika ada pelaku lainnya,” terang Jerrold. Saat itu pelaku mengajak anggota menuju alamat pelaku lainnya, yang ternyata hanyalah modus untuk melarikan diri. “Anggota saya dibawa ke alamat tidak jelas, kemudian ada kesempatan pelaku melarikan diri. Sehingga saat itu setelah melepaskan tembakan peringatan namun tidak diindahkan, anggota mengambil tindakan tegas dengan melepas tembakan ke arah kaki,” terang Jerrold.

Dari pengakuan pelaku, ia merasa sakit hati dengan korban lantaran kerap dipanggil dengan sebutan babu sehingga berniat menganiaya korban. 

Jerrold menuturkan, pelaku lalu mempersiapkan rencananya, dimulai dengan mematikan kamera pengintai, mematikan saklar lampu dan membawa besi serta sebilah parang.

“Pelaku masuk ke dalam kamar korban, sempat merokok sambil berpikir bagaimana tindakan selanjutnya,” ungkap dia.

Setelah merokok, pelaku mendekati korban, duduk didekat kepalanya dan kemudian memukul kepala korban dan menjerat leher korban dengan tali sepatu.

“Korban saat itu sedang tidur,” kata Jerrold.

Jerrold menerangkan, tali yang digunakan pelaku untuk menjerat leher korban putus. Korban terbangun dan langsung melakukan perlawanan. Oleh pelaku, korban dipukul dengan tangan kosong. Setelah korban tidak berdaya, ia langsung ke pintu kamar mengambil barang yang sebelumnya sudah disiapkan, yakni kunci Inggris dan senjata tajam. Dengan kunci Inggris itu pelaku menghantam kepala korban sebanyak delapan kali.

Dalam keadaan tidak berdaya, Jerrold menambahkan, pelaku menyeret korban. Saat itu korban sempat membuka mata dan oleh pelaku korban kembali dipukul. “Korban saat itu berpura-pura pingsan agar tidak kembali dipukul. Melihat korban tidak berdaya, pelaku mengambil uang sebesar Rp2 juta beserta motor korban,” ungkap Jerrold.

Akibat perbuatannya ini, pelaku akan dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Ancaman hukuman pidananya berupa penjara selama 12 tahun.

Saat diwawancara, Kacol juga mengaku bahwa dirinya sakit hati dengan korban lantaran  kerap dihina. “Tiga hari sebelum kejadian, saya dipanggil babu. Dan itu sudah sering dilakukannya,” kata Kacol. Kacol mengaku sebenarnya ia menaruh perasaan dengan korban. Rasa suka itu sudah disampaikan kepada kakak korban, namun belum sempat ia sampaikan kepada korban. “Saya memang suka sama dia (korban) tapi belum saya ungkapkan,” ucapnya. Kacol mengaku menyesali perbuatannya. (adg)


BACA JUGA

Jumat, 21 Januari 2022 12:50

Atas Permintaan Istri, Suami Jerat Leher Istri Hingga Tewas

Warga Desa Semudun, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat…

Jumat, 21 Januari 2022 12:46

Geger Penemuan Mayat di Kebun Karet

 Warga dihebohkan penemuan mayat di kebun karet di Desa Batu…

Jumat, 21 Januari 2022 12:45

KEJAM..!! Dirampok, Septiana Dipukul dengan Palu dan Golok

Aksi kejahatan kembali memakan korban. Kali ini menimpa, Septiana, warga…

Jumat, 21 Januari 2022 12:43

Bripka Mernawati, Polwan Singkawang yang Viral Sosialisasi Pakai Bahasa Kek

Bripka Mernawati, polisi wanita (Polwan) yang bertugas di Bagian Administrasi…

Rabu, 12 Januari 2022 00:19

Aneh..!! Anggota Dewan Heran, Dua Izin Konsensi Sawit Berproduksi Dicabut

Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia bernomor 01/MENLHK/SETJEN/KUM.1/1/2022…

Selasa, 11 Januari 2022 01:11

Pengemis Resahkan Pedagang di Sungai Pinyuh

Belakangan ini keberadaan pengemis di Pasar Sungai Pinyuh semakin marak…

Selasa, 11 Januari 2022 00:56

Modal Masih Aman, Tapi Bank Kalbar Belum Mau IPO

Bank Pembangunan Daerah (BPD( Kalimantan Barat atau Bank Kalbar pada…

Selasa, 11 Januari 2022 00:51

Diduga Terlibat Perselingkuhan, Oknum Pemuka Agama di Landak Dipolisikan

Seorang warga Kabupaten Landak, VN, mendatangi Provinsialat Kapusin Pontianak di…

Minggu, 09 Januari 2022 13:56

7-12 Januari Awas Banjir Rob di Pesisir Kalbar

Hujan deras dan banjir rob diperkirakan akan terus terjadi di…

Minggu, 09 Januari 2022 13:47

Kabupaten Melawi Pelopori Vaksinasi Anak di Kalbar

Kabupaten Melawi menjadi daerah pertama di Kalimantan Barat yang dapat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers