UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Kamis, 18 November 2021 14:25
Di Pontianak, Petugas Fardhu Kifayah Masih Kurang
ilustrasi

Sebanyak 50 petugas fardhu kifayah mengikuti bimbingan teknis (bimtek) yang digelar Bagian Kesra Sekretariat Daerah Kota Pontianak. Bimtek ini bertujuan untuk menambah pengetahuan para petugas fardhu kifayah tentang tata cara pengurusan jenazah. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meminta para peserta mengikuti bimtek ini dengan sebaik-baiknya. Apabila ada hal-hal yang belum diketahui, para peserta bisa menanyakan langsung kepada narasumber untuk mendapatkan penjelasan lebih dalam.

“Melalui bimtek ini diharapkan para petugas fardhu kifayah menjadi tenaga yang terampil dalam penanganan jenazah,” ujarnya usai membuka bimtek bagi petugas fardhu kifayah di Aula Sultan Syarif Abdurrahman (SSA) Kantor Wali Kota Pontianak, Rabu (17/11) pontianakpost.co.id. Ia juga mengapresiasi para petugas fardhu kifayah yang sudah melaksanakan pengurusan jenazah sebagai bentuk kepedulian kepada sesama. Namun menurutnya masih banyak masyarakat yang belum siap mental dan belum memiliki pengetahuan dalam pengurusan jenazah.

“Oleh sebab itu kita merasa berkewajiban untuk melaksanakan bimtek ini agar para petugas fardhu kifayah terampil dan memiliki pengetahuan dalam melaksanakan fardhu kifayah,” terangnya. Kepala Bagian Kesra Sekretariat Daerah Kota Pontianak Yusnaldi menjelaskan, dalam fardhu kifayah, ada empat kewajiban yang harus dilakukan, yakni mulai dari memandikan, mengkafankan, mensalatkan hingga menguburkan jenazah. 

“Dalam bimtek ini kami berharap para peserta mendapatkan ilmu tentang tata cara pengurusan jenazah menurut agama Islam,” ungkapnya. Anggota DPRD Kota Pontianak Anwar Ali minta Pemkot Pontianak dapat melakukan regenerasi fardhu kifayah. Menurutnya tenaga fardhu kifayah masih didominasi umur 40 tahun ke atas.

Jika tenaga fardhu kifayah miliki regenerasi ke depan masyarakat yang terkena musibah meninggal dunia gak lagi sulit untuk mencari tenaga tersebut. Apalagi untuk fardhu kifayah perempuan, mungkin jumlahnya tak banyak. “Ini penting dan harus dilakukan regenerasi,” pintanya.(iza)


BACA JUGA

Senin, 14 September 2015 16:21

Kepergok Warga, Maling Tewas Dihajar Massa

<p><strong>PONTIANAK</strong> - Seorang pemuda berinisial I, yang diduga hendak mencuri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers