UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Senin, 11 Oktober 2021 13:18
4 Warga Penambang Emas Ilegal Ditangkap Polisi
PENANGKAPAN PEKERJA PETI: Empat orang yang sedang melakukan aktivitas PETI yang ditangkap oleh pihak kepolisian di Desa Jelundung, Kecamatan Sepauk, baru-baru ini.FOTO ISTIMEWA

Kepolisian Resor (Polres) Sintang menangkap 4 orang pelaku Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Dusun Rabang Penabah, Desa Jelundung, Kecamatan Serawai. Keempatnya ditangkap baru-baru ini saat sedang melakukan penambangan di sekitar sungai.

Para pelaku diantaranya berinisial RN, TO, AN dan SI. Keempatnya merupakan warga Serawai. Seperti yang dijelaskan oleh Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Serawai, AKP Muhammad Rasyid, penangkapan itu bermula dari laporan dari masyarakat. Lantas pihak kepolisian pun langsung melakukan pengecekkan. Di sanalah ditemukan 4 orang sedang melakukan aktivitas pertambangan.

“Setelah kami mendapat laporan, anggota melakukan pengecekan dan mendapati pelaku sedang melakukan penambangan,” ujarnya. Anggota Polsek Serawai kemudian mengamankan barang bukti antara lain peralatan pertambangan serta satu kilogram pasir yang diduga mengandung emas. Pelaku dan barang bukti pun dibawa ke Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Sintang. 

Diberitakan pontianakpost.co.id, kata Muhammad Rasyid, keempatnya disangkakan akan diancam dengan Undang-Undang Nomor 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara yang diubah dengan UU Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta kerja Jo Pasal 55 ayat 1 KUHP.

Di tempat terpisah, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Sintang melalui Kepala Sub Bagian (Kasubag) Hubungan Masyarakat (Humas) Polres Sintang, Iptu Hariyanto mengatakan penegakan hukum kepada para pelaku PETI sesuai dengan Operasi PETI Kapuas 2021 yang digelar Polres Sintang dan jajaran. Operasi PETI digelar terhitung mulai tanggal 7 – 20 Oktober 2021 atau selama 14 hari dengan melibatkan sebanyak 35 personel.

Sasarannya mulai dari tempat, barang dan orang yang terindikasi terlibat dalam PETI dengan target operasi yang telah ditentukan. “Selama giat operasi ini kami gelar, kami akan menyasar pada para pelaku penambang emas tanpa izin. Kita himbau agar masyarakat pelaku penambang emas tanpa izin agar menghentikan kegiatannya. Karena akibat dari kegiatan tersebut berdampak kepada kerugian terhadap kekayaan dan kelestarian alam Kabupaten Sintang,” ungkapnya.

Adapun kegiatan Operasi PETI ini adalah menyelamatkan dan melestarikan kekayaan alam Kabupaten Sintang dari kegiatan PETI, meningkatkan kesadaran patuh hukum bagi warga masyarakat yang melakukan kegiatan usaha penambangan, serta memberikan kontribusi bagi peningkatan pendapatan negara dan daerah dari penerimaan bukan pajak dan pajak kegiatan pertambangan. (ris)


BACA JUGA

Senin, 31 Agustus 2015 00:39

Ini Penyebab Mantan Kadispenda Kalbar Tewas

<p>SAMBAS-RK. Kecelakaan maut di Jalan Raya Parit Baru, Desa Parit Baru, Kecamatan Salatiga, Sambas,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers