UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Senin, 02 Agustus 2021 12:45
Innalillahi..!! Terjebak Kebakaran, Satu Balita Tewas
EVAKUASI KORBAN: Pemadam Kebakaran bersama masyarakat dan pihak kepolisian saat berupaya mengevakuasi bayi dari puing reruntuhan sisa kebakaran di Desa Manter, Kecamatan Sungai Tebelian, Jumat (30/1).ARIS MUNANDAR/PONTIANAK POST

Si jago merah menghanguskan bengkel dan rumah di Dusun Simpang Manter, Desa Manter, Kecamatan Sungai Tebelian, Jumat (30/7) malam. Satu bayi jadi korban jiwa karena terlambat diselamatkan.  Anggota Pemadam Kebakaran Sintang, Dedi Hartono mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan adanya kebakaran pada pukul 23.39 Wib. Mendapat laporan tersebut, Posko Regu III Pemadam Kebakaran Sintang pun turun ke lokasi kebakaran dengan membawa unit water pump dan 1 unit fire rescue. Karena jarak yang jauh dari posko ke lokasi kebakaran, baru tiba di lokasi pukul 00.56 Wib. Sampai di lokasi kebakaran, ia mengatakan bahwa saat itu api sudah habis melahap rumah dan bengkel semi permanen itu.

“Begitu sampai, kita langsung melakukan pendinginan. Setelah itu kita langsung mencari korban. Kebetulan pada kebakaran di Manter itu ada korban,” katanya. Akhirnya pendinginan dan evakuasi korban yang sudah tak bernyawa karena terjebak dalam kebakaran selesai dilakukan pada Sabtu subuh, pukul 02.17 Wib. Di tempat terpisah, Kapolres Sintang melalui Kapolsek Sungai Tebelian, Ipda J.E. Kusuma menjelaskan kronologis kebakaran yang terjadi di bengkel dan rumah milik Yatno itu. Ia mengatakan api dari dapur rumah. Api muncul karena pemilik rumah lupa mematikan kompor usai memasak.

Adapun korban yang terjebak di rumah merupakan anak dari Yatno yang masih berusia 1 tahun bernama Syafii Alkafi. Sementara di rumah itu ditinggali 6 orang. Yaitu suami dan istri bersama 4 orang anak. “Karena kebakaran tersebut, serta matinya listrik, Yatno dan istrinya pun panik. Anaknya yang berusia satu tahun saat terjadinya kebakaran sedang tertidur dalam ayunan dan tidak sempat diselamatkan oleh kedua orang tuanya,” ucap J.E. Kusuma.

Usai api berhasil dijinakkan beberapa jam kemudian, pemadam kebakaran dibantu polisi dan masyarakat pun mencari bayi tersebut. Namun saat ditemukan, bayi tersebut sudah dalam keadaan tak bernyawa.

“Syafii Alkafi, bayi laki-laki berusia 1 tahun itu ditemukan dan sudah dalam kondisi telah meninggal. Karena terbakar sehingga sudah tidak utuh lagi,” ujarnya. Usai olah tempat kejadian kebakaran, selain menyebabkan 1 korban jiwa, kejadian naas itu juga menyebabkan kerugian materil yang diperkirakan mencapai 200 juta. (ris)

loading...

BACA JUGA

Senin, 14 September 2015 16:21

Kepergok Warga, Maling Tewas Dihajar Massa

<p><strong>PONTIANAK</strong> - Seorang pemuda berinisial I, yang diduga hendak mencuri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers