UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Kamis, 22 Juli 2021 13:43
553 Tabung Oksigen Diduga Sengaja Ditimbun, Polisi Periksa Satu Orang
OKSIGEN: Polda Kalbar saat menggerebek lokasi yang diduga untuk menimbun tabung gas oksigen di Parindu, Selasa kemarin. Satu orang sedang diperiksa terkait dugaan kasus tersebut. FOTO: ISTIMEWA.

PROKAL.CO,

Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Barat menemukan kasus dugaan penimbunan tabung oksigen di Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau oleh pihak distributor pada Selasa (20/7) kemarin. Hal tersebut dibenarkan Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Donny Charles Go ketika dikonfirmasi Pontianak Post, Rabu (21/7) sore.

Donny menjelaskan bahwa Polda Kalbar melakukan penggerebekan di dua lokasi yakni bangunan gudang dan toko bangunan yang berada di Kecamatan Parindu. Dari dua tempat tersebut total ditemukan 553 tabung yang diduga sengaja ditimbun oleh pihak distributor. “Kami menemukan 497 tabung di bangunan gudang dan 56 tabung di Toko Bangunan. Totalnya 553 tabung,” katanya.

Dari jumlah tabung tersebut, lanjut dia, tabung yang berisi oksigen sebanyak 273 tabung dan yang kosong sebanyak 280 tabung. Saat ini, Polda Kalbar sedang mendalami dugaan kasus keterlibatan pemilik bangunan tersebut terkait dugaan kasus tersebut. “Iya, ada satu orang (pemilik,red) yang sedang kita dalami keterlibatannya dalam dugaan kasus penibunan tabung oksigen itu,” ujar mantan Kapolres Sanggau tersebut.

Dalam rangka kemanusiaan dan menunjang kebutuhan rumah sakit, sedikitnya 273 tabung berisi oksigen telah disalurkan ke rumah sakit yang berada di wilayah Kabupaten Sanggau.

Terkait temuan kasus tersebut, Anggota DPRD Sanggau, Supardi mengaku prihatin dan sangat menyayangkan ada oknum–oknum yang melalaikan kemanusiaan di tengah Pandemi Covid–19 saat ini. Apalagi, kebutuhan oksigen sangat tinggi. Dirinya mendukung kepolisian untuk mengungkap dugaan kasus tersebut agar ada efek jera bagi pelaku sekaligus shock therapy agar tidak kembali terjadi di kemudian hari.

“Kok, bisa–bisanya, dalam kondisi seperti ini, kebutuhan oksigen sedang tinggi, malah dimainkan oleh oknum–oknum yang hanya mementingkan kepentingan pribadinya. Sementara, banyak nyawa yang terancam bila persediaan oksigen tidak ada. Terlebih yang di rumah sakit,” katanya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Senin, 02 Agustus 2021 12:46

Divaksin Rabies, Targetnya 20 Ribu Anjing di Kabupaten Ini

Dengan target vaksinasi rabies pada 20 ribu hewan anjing di…

Senin, 02 Agustus 2021 12:45

Innalillahi..!! Terjebak Kebakaran, Satu Balita Tewas

Si jago merah menghanguskan bengkel dan rumah di Dusun Simpang…

Senin, 02 Agustus 2021 12:03

Mulai Musim Buah, Berharap Untung Musiman

Berbagai jenis buah kini mulai membanjiri tiap sudut Kota Pontianak.…

Senin, 02 Agustus 2021 12:00

Pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar Jadi Prioritas Utama

Program pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar di Kabupaten Sambas merupakan…

Minggu, 01 Agustus 2021 11:55

Pulang Kerja Tabrak Truk Parkir, Vicky Tewas di Tempat

 Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Kepayang Anjongan, KM 60.50…

Minggu, 01 Agustus 2021 11:51

Ada Isu Nepotisme dalam Proyek, Ruang Rapat Dinas PU Sekadau Disegel

 Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Sekadau, Akhmad…

Sabtu, 31 Juli 2021 13:18

Rekonstruksi Penganiayaan Menggunakan Pistol, Saling Klaim Sebagai Korban

Penyidik Kepolisian Resort Pontianak Kota menggelar reka ulang adegan (rekonstruksi)…

Sabtu, 31 Juli 2021 13:16

Kades Terlibat Pungli, Ditetapkan Tersangka

Polres Bengkayang resmi menahan oknum kepala desa (Kades) di wilayah…

Sabtu, 31 Juli 2021 13:13

Bupati Ancam Copot Camat

Bupati Ketapang Martin Rantan mengingatkan para camat agar mengaktifkan Pemberlakuan…

Jumat, 30 Juli 2021 11:54

Diskominfo Singkawang Meradang, Minta Akun Rico Massie Klarifikasi dan Hapus Unggahan

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Singkawang akan mengambil langkah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers