UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Rabu, 21 Juli 2021 12:39
Pencarian Korban Tenggelamnya 18 Kapal di Kalbar
Masa Pencarian Diperpanjang, Maksimalkan Lewat Udara dan Sisir Kawasan Pesisir
LOKASI PENEMUAN: Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak Yopi Haryadi bersama Komandan Lantamal XII Tanjungpura Brigjen TNI (Mar) Andi Ruman menunjuk lokasi penemuan awak kapal KM Kawan Lama 999 pada layar monitor. (ARIEF NUGROHO/PONTIANAK POST)

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak Yopi Haryadi mengatakan, proses pencarian korban tenggelamnya 18 kapal di Kalbar masih berlangsung. Yopi mengatakan, pihaknya memaksimalkan seluruh potensi yang ada untuk pencarian korban. Mulai dari kapal, pesawat, hingga helikopter dikerahkan. Pihaknya juga menerangkan, pihak SAR dengan berbagai elemen terus melakukan penyisiran di pesisir pantai. “Kita tetap dengan empat sektor dengan perluasan wilayah pencarian. Dengan mengerahkan 18 kapal,” katanya.

“Selain pencarian lewat laut kita juga akan maksimalkan dengan pencarian lewat udara. Kita dapat dukungan dari TNI AL ada dua pesawat, dan kita juga dibantu Polairud yang menurunkan helikopter,” tambahnya.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga berkoordinasi dengan Kodam XII/Tpr, untuk melakukan penyisiran di pesisir pantai antara Jungkat sampai dengan Tanjung Bangkai.

Menurut Yopi, penyisiran di pesisir pantai dilakukan karena dari hasil prediksi dari hanyutan korban ada di luar memungkinkan ada korban yang terdampar. Terlebih secara faktual, kata Yopi, pihaknya juga telah mendapati korban terdampar di pesisir. “Memang pesisir antara Jungkat dan Tanjung Bangkai masih banyak yang belum berpenghuni, maka kami upayakan menyisir itu, dan juga kami tambahkan dengan perahu karet,” katanya.

Yopi juga menjelaskan, 18 kapal dikerahkan dari berbagai instansi disebar ke empat sektor. Masing-masing sektor ada 3-5 kapal. Dengan luas wilayah pencarian, kalau kemarin 1.125 Nautical Mile, hari ini kita tambah menjadi 1.800 Nautical mile.

Ia juga menambahkan, selain mengerahkan armada laut juga mengerahkan pesawat udara dan heli. “Dengan cuaca yang mendukung, kami harap mendapat hasil yang optimal,” katanya.

Yopi menyampaikan, masih besar harapan untuk dapat menemukan korban selamat. Demikian pula, ia juga berharap untuk para nelayan dan masyarakat di pesisir dan di laut untuk melapor jika menemukan korban. “Apabila melihat atau menemukan korban untuk melapor kepada tim SAR yang berada di lapangan. Atau dapat menghubungi nomor telepon 115. Nanti akan terhubung ke Basarnas,” ungkapnya.

Perpanjangan Masa Pencarian

Menginjak hari ke tujuh pencarian puluhan korban tenggelamnya belasan Kapal di wilayah Perairan Kalbar akibat cuaca buruk, Tim SAR memutuskan memperpanjang operasi pencarian korban selama tiga hari ke depan. 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak Yopi Haryadi mengatakan, perpanjangan masa operasi SAR tersebut sudah melalui tahapan evaluasi serta koordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian, termaksud pemerintah daerah provinsi Kalimantan barat.

“Dari pemerintah daerah ini meminta operasi SAR untuk diperpanjang, dikarenakan masih ada korban yang cukup banyak yang belum di ketemukan, serta serta seluruh unsur menyatakan kesiapannya melanjutkan operasi SAR ini,” tuturnya.

Setelah diperpanjang tiga hari, pihaknya akan melakukan evaluasi kembali terkait pelaksanaan operasi SAR.

Hingga saat ini, Yopi mengungkapkan terdata sebanyak 18 Kapal tenggelam akibat cuaca buruk pada pekan lalu tepatnya 13 hingga 14 Juli 2021.

Dari jumlah tersebut 83 orang berhasil selamat, 33 masih dalam pencarian serta 22 orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, dari jumlah orang yang ditemukan meninggal tersebut 10 masih belum teridentifikasi.

Sementara itu Kadis Ops Lanud Supadio Pontianak Kolonel (P) Agung Indrajaya mengatakan, pihaknya akan mengerahkan empat unit pesawat udara dan heli untuk membantu pencarian korban.

“Mengingat area pencarian semakin meluas, maka kami dari unsur udara mengerahkan empat pesawat udara, CN-235, Casa NC-212, Heli Super Puma, Heli Bell-429,” ujarnya.

Ia berharap, dengan perpanjangan masa pencarian ini dapat menemukan korban yang saat ini masih dalam pencarian, dan keluarga korban mendapatkan kepastian. (arf)

loading...

BACA JUGA

Senin, 31 Agustus 2015 00:39

Ini Penyebab Mantan Kadispenda Kalbar Tewas

<p>SAMBAS-RK. Kecelakaan maut di Jalan Raya Parit Baru, Desa Parit Baru, Kecamatan Salatiga, Sambas,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers