UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Senin, 19 Juli 2021 11:27
Kapal Tenggelam Dihantam Badai, Dua Jenazah Diserahkan ke Keluarga
AMBIL SAMPEL: Tim DVI Polda Kalbar mengambil sampel darah dari pihak keluarga korban untuk memudahkan proses identifikasi korban insiden tenggelamnya kapal di perairan Kalbar. (ARIEF NUGROHO/PONTIANAK POST)

Pihak perusahaan pemilik KM Bersama IV yakni PT Usaha Jaya Putra Sundjaya (UJPS) Pemangkat pada Sabtu (17/7) sudah memulangkan dua jenazah Anak Buah Kapal yang tenggelam dihantam badai pada Selasa (13/7) di perairan Kecamatan Jawai, Sambas Kalbar.

Direktur PT UJPS Pemangkat, Atong mengatakan, kapal miliknya yakni KM Bersama IV merupakan satu dari 14 kapal yang tenggelam di laut pada Selasa (13/7). Kapal pengangkut ikan miliknya, diawaki satu nakhoda dan dua Anak Buah Kapal tenggelam pada sore hari saat perjalanan pulang dari perairan Natuna ke Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pemangkat.

“KM Bersama IV A adalah kapal pengangkut ikan, saat perjalanan pulang dari perairan Natuna ke PPN Pemangkat membawa 30 Ton ikan. Saat tiba di muara Pemangkat yakni di perairan Kecamatan Jawai dihantam badai dan tenggelam, karena terkena badai angin barat daya disertai hujan deras dan gelombang laut tinggi hingga 8 meter,” kata Atong.

Setelah menerima laporan tenggelamnya kapal. Pihak perusahaan selanjutnya menyampaikan informasi tersebut ke Tim SAR gabungan yang terdiri Basarnas, Polair, Bakamla serta instansi terkait lainnya yang selanjutnya mempersiapkan pencarian kapal dan korban tenggelam. “Setelah kejadian, atau pada Selasa (13/7), pencarian gagal dilaksanakan karena cuaca masih ekstrem, begitu juga pada Rabu (14/7) kondisi cuaca juga masih sama. Kemudian cuaca mulai membaik pada Kamis (15/7), sehingga pencarian dilaksanakan,” katanya seperti diberitakan pontianakpost.co.id.

Di tengah proses pencarian tersebut, pada Kamis (15/7) satu orang yakni Nakhoda berhasil ditemukan warga di perairan Pinang Merah Kecamatan Tangaran Kabupaten Sambas dalam keadaan selamat. “Satu orang, hingga Sabtu (17/7) masih mendapatkan perawatan di RSUD Pemangkat,” kata Atong.

Namun, di hari yang sama dua ABK KM Bersama, ditemukan warga di Perairan Selimpai Kecamatan Paloh dalam keadaan meninggal dunia. “Dua ABK sudah kami pulangkan ke kampung halamannya di Pekalongan Jawa Tengah. Semua biaya pemulangan, hingga proses pemakaman serta acara kematian yang digelar pihak keluarga, kami tanggung. Termasuk nantinya ada tali asih dari pihak perusahaan. Kami juga sudah memasukkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, sehingga pihak BPJS juga akan mengurus klaimnya,” katanya.

Atas musibah tersebut, kapal dalam kondisi rusak berat, begitu juga dengan ikan yang diangkutnya, juga tak bisa dinaikkan ke darat. “30 Ton ikan yang dibawa KM Bersama, tak ada satu persen pun yang bisa dibawa ke darat, karena ada yang hanyut terbawa gelombang, kemudian yang masih dalam palka sudah terkena air sehingga busuk atau rusak,” katanya.

Meski demikian, atas musibah yang terjadi tak akan memengaruhi stok ikan untuk di Kabupaten Sambas maupun Kalbar pada umumnya. “Memang memasuki Juli, bukan hanya kapal-kapal kami, tapi kapal milik perusahaan lain juga mengalami penurunan jumlah tangkapan dikarenakan cuaca yang kurang baik. Namun kondisi ini tak memengaruhi stok ikan di Kabupaten Sambas dan Kalbar pada umumnya,” katanya.

Kepala PPN Pemangkat, Sarwono mengatakan atas musibah tenggelamnya belasan kapal, termasuk KM Bersama IV sudah dilaporkan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Dirjen Perikanan Tangkap. Pihaknya, meneruskan pesan dari kementerian, kepada nelayan baik itu kapal besar dan kecil, untuk update cuaca sebelum turun ke laut mencari ikan. “Bahkan, jika dalam beberapa hari ini cuaca belum membaik. Kami diminta untuk tak mengeluarkan surat pelayaran kepada kapal kapal nelayan. Hal ini sebagai upaya menjaga keselamatan para nelayan,” katanya. (fah)


BACA JUGA

Senin, 23 Mei 2022 11:27

Lima Maling Motor yang Beraksi di Pontianak Utara Berhasil Ditangkap

 Lima pelaku kejahatan yang beraksi di wilayah Kecamatan Pontianak Utara…

Senin, 23 Mei 2022 11:26

Penularan PMK Meluas, Serang Empat Kecamatan di Pontianak

Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak terus…

Jumat, 20 Mei 2022 13:25

Kasus Korupsi Pajak Daerah, Jaksa Sita Tiga Bidang Tanah

Tim Penyidik pada Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Kalimantan…

Minggu, 15 Mei 2022 11:40

Mess PABSI Dikosongkan, Atlet dan Pelatih Pasrah, Terancam Dibajak Provinsi Lain

 Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji akhirnya angkat bicara terkait kisruh penertiban…

Minggu, 15 Mei 2022 11:11
Pencegatan Ketua Komisi V DPR RI

Katanya Tak Ada Setingan, Kader PDI Perjuangan Kalbar Tersinggung Cuitan Midji

Ketua PDI Perjuangan Kota Pontianak Satarudin menyatakan, kejadian pencegatan rombongan…

Sabtu, 07 Mei 2022 12:50

Penumpang Feri Naik Tajam, Bikin Macet Jembatan Kapuas I

Jumlah penumpang feri penyeberangan Bardanadi – Siantan mengalami lonjakan cukup…

Kamis, 05 Mei 2022 13:19

Volume Sampah di Pontianak Meningkat, DLH Kerahkan 750 Petugas Pembersih Sampah

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pontianak Saptiko mengatakan, sejak…

Kamis, 05 Mei 2022 13:03

Tradisi Meriam Karbit Harus Dikembangkan

Permainan meriam karbit harus dikembangkan sebagai salah satu destinasi paling…

Senin, 25 April 2022 14:42

Tak Ada Dukungan Dana, Permainan Meriam Karbit Kian Berkurang

Sejauh ini, kelompok meriam karbit di kota Pontianak masih menemukan…

Rabu, 20 April 2022 16:12

Dewan Protes Proyek Trotoar

Proyek prestisius penanganan trotoar Jalan Ahmad Yani Kota Pontianak dengan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers