UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Jumat, 16 Juli 2021 12:49
Jembatan di Jalan Ketapang-Kendawangan Satu Roboh, Satu Lagi Rusak Diterjang Banjir
TIMBUN : Jembatan ambruk di Desa Pagar Mentimun ditimbun tanah dan semen beku. ISTIMEWA

Usai diterjang banjir dan ambruk, jembatan di Desa Pagar Mentimun, Kecamatan Matan Hilir Selatan, langsung diperbaiki. Pihak TNI-Polri, BPBD serta puluhan masyarakat memperbaiki jembatan yang ambruk di ruas Jalan Ketapang-Kendawangan, pada Rabu (14/7) sore. Jembatan itu pun bisa dilalui kendaraan.

Jembatan yang ambruk akibat banjir ini sempat tidak bisa dilewati kendaraan, khususnya mobil. Jembatan yang memiliki panjang sekitar 6 meter itu ambruk karena pondasi tergerus air. Satu unit truk juga sempat tersangkut karena roda depan terperosok ke lubang jembatan yang ambruk.

Kapolsek Matan Hilir Selatan, IPTU Irwan, mengatakan setelah mengetahui adanya peristiwa tersebut, pihaknya bersama masyarakat setempat langsung bergotong royong untuk memperbaiki jembatan tersebut agar segera bisa dilalui oleh kendaraan. Mengingat jalan tersebut merupakan satu-satunya akses terdekat menuju Kecamatan Kendawangan. Jika harus melalui jalur lain, harus memutar ratusan kilometer.

Irwan menjelaskan, perbaikan jembatan itu dilakukan untuk sementara waktu. Perbaikan dilakukan dengan cara menimbun jembatan yang ambruk dengan tanah dan semen beku. “Dengan bahan dan peralatan seadanya kita timbun. Kita timbaun menggunakan tanah dan semen beku,” kata Irwan, (14/7) sore.

Usai ditimbun, jembatan pun akhirnya dapat dilalui kendaraan dan mengurangi kemacetan yang terjadi sejak pagi hari. Pihaknya masih berada di lokasi jembatan yang ambruk itu untuk memastikan jembatan tersebut betul-betul dapat dilalui. “Setelah kita timbun tadi, kami masih di lokasi kejadian untuk memastikan tidak terjadi kejadian serupa,” ujarnya.

Selain jembatan di Desa Pagar Mentimun yang ambruk, satu lagi jembatan di ruas jalan provinsi ini yang kondisinya memperihatinkan usai diterjang banjir kemarin. Jembatan yang terletak di Desa Sungai Nanjung, Kecamatan Matan Hilir Selatan, mengkhawatirkan. Pondasi jembatan mulai tergerus air dan jembatan terancam roboh. Jika jembatan tersebut sampai roboh, maka kendaraan harus memilih jalur lain yang jaraknya mencapai ratusan kilometer untuk menuju Kecamatan Kendawangan.

Sejumlah kendaraan dengan muatan berat tidak berani melintasi jembatan yang memiliki panjang sekitar 25 meter itu. Sementara arus air di sungai itu masih cukup deras. Jika tidak segera diperbaiki, jembatan itu dikhawatirkan roboh dan menelan korban jiwa. (afi)

loading...

BACA JUGA

Senin, 14 September 2015 16:21

Kepergok Warga, Maling Tewas Dihajar Massa

<p><strong>PONTIANAK</strong> - Seorang pemuda berinisial I, yang diduga hendak mencuri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers