UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

KRIMINAL

Sabtu, 29 Mei 2021 14:57
Tragedi Kamar 209 di Sambas, Korban Mengaku Masih Bini Orang
JAHAT..!! Mardiah Dicekik, Lalu Dipaksa Minum Cuka Getah
CUKA GETAH: Pelaku mencurahkan cuka getah, usai permintaannya ditolak korban. Adegan ini tergambar dalam rekontruksi Jumat (28/5) kemarin. OZY/PONTIANAKPOST

PROKAL.CO,

Polres Sambas pada Jumat (28/5) menggelar rekonstruksi pembunuhan terhadap korban Mardiah yang ditemukan tak bernyawa di Kamar 209 Penginapan Favorite Kecamatan Tebas. Adi Martin, yang merupakan tersangka memperagakan 28 adegan dalam upaya menghabisi nyawa perempuan berusia 24 tahun.

Kapolres Sambas, AKBP Robertus B Herry AP menyebutkan AM terbukti merencanakan pembunuhan terhadap M yang dilakukan AM. Dimana AM dan M ini sudah berkenalan sejak Oktober 2020 ketika mereka bekerja di Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat. “Tak hanya kenalan, namun AM ini mengaku sudah menikahi M secara siri saat di Ketapang pada Desember 2020,” kata Kapolres Sambas, Jumat (28/5).

Namun, sekitar dua bulan usai menikah siri. M pulang ke Kecamatan Tekarang Kabupaten Sambas. Tak lama, atau perkiraan pada Februari 2021, AM juga berhenti bekerja dan pulang ke Kecamatan Sajad Kabupaten Sambas. Sekitar tiga minggu sebelum ditemukannya M meninggal di kamar 209 penginapan Favorite. AM ini berniat mengajak M jalan-jalan ke pantai di Kecamatan Jawai.

Oleh M ajakannya ditolak dengan alasan korban mengaku masih istri orang. “Seperti diperagakan pada adegan 8, dimana tersangka juga mempertanyakan lagi ke M terkait statusnya, apakah janda atau istri orang, bahkan terjadi pertengkaran antara AM dan M di kamar penginapan,” katanya.

Dimungkinkan kesal dengan jawaban korban, AM, seperti pada adegan 11 mencekik leher belakang korban dengan tangan kirinya sambil menjepit kedua kaki korban menggunakan kaki kanannya. AM juga mencoba memasukkan cairan berupa cuka getah ke dalam mulut M. Penemuan jenazah ini berawal adanya laporan dari pemilik penginapan. Dimana pada Minggu (16/5) sekitar Pukul 12.05 WIB, salah satu karyawan di penginapan mengetahui jenazah setelah melakukan pengecekan di kamar tersebut.

“Karyawan (IS), mengecek kamar dan mengetahui adanya jenazah, selanjutnya melaporkan ke pemilik Hotel Favourite, selanjutnya pemilik Hotel Favourite melaporkan kepada pihak kepolisian Sektor Tebas,” katanya.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 11 September 2015 11:02

Lift Kerja Jatuh dari Lantai Enam, Buruh Bangunan Tewas

<p><strong>PONTIANAK</strong> &ndash; Sanuar, seorang buruh bangunan di Pontianak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers