UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Senin, 18 Juli 2016 20:42
Lagi Tarik Benang Layangan, Mamah Muda Ini Langsung Kejang-Kejang
ilustrasi

MEMPAWAH- Menarik tali layangan di depan rumah orangtuanya, Desi Susanti, 33 tersungkur tak sadarkan diri, setruman listrik yang mengalir di kawat layangan, Sabtu (16 /7). Ibu satu anak warga Jalan Kenanga, Mempawah Hilir itu menceritakan kronologis kejadian yang nyaris merenggut nyawanya.

“Saya pulang lembur, dari daerah Sadaniang lagi kena tugas kordinator program PKH. Pulang kerja, saya langsung ke rumah orangtua untuk menjemput anak saya,” tutur Desi yang masih dirawat di RSUD dr. Rubuni Mempawah.

Sesampainya di kediaman orangtuanya di Jalan Jailani, di depan rumah sambil mengangkat telepon genggam, Desi melihat layangan berkawat putus di depan rumah. “Berniat untuk membuang layangan itu, saya tidak tahu kalau tali kawat masih menyangkut di jaringan listrik. Saya langsung menariknya saja. Saat menariknya saya langsung kejang-kejang tersungkur tak sadarkan diri,” ungkapnya.

Dalam kondisi lemas sebelum tak sadarkan diri, Desi mendengar suara anaknya yang berteriak hendak menghampiri dirinya. “Dalam keadaan tak sadar tersebut, warga semuanya heran. Setelah sadar dan dalam kondisi lemas, saya masih bisa bangun. Pada saat itu motivasi saya untuk tetap hidup, saya dengar suara anak saya Kiran, 6, yang berteriak memanggil saya,” ungkap Desi.

Sementara suami korban, Andi, 35, shock melihat kondisi istrinya yang luka lebam akibat setruman listrik. “Istri saya mengalami luka lebam di pelipis sebelah kiri, karena terbentur. Luka lebam di lengan sebelah kiri, dan di telapak kakinya terdapat delapan lubang,” ungkapnya.

“Saya menduga kelayang pake kawat itu berasal dari anak-anak yang bermaian layangan dengan menggunakan kawat di kawasan Jalan Jailani. Tepatnya di belakang Surau Nurul Jannah dan di belakang SMP 4,” ungkap Andi seraya mengharapkan adanya penertiban. “Jadi, setelah kejadian tersebut, pihak Polres Mempawah ada langsung ke lokasi, dan langsung melakukan penyisiran,” pungkasnya.

Kapolres Mempawah, AKBP Dedi Agustono mengungkapkan, jajarannya sudah menseriusi penanganan kasus layangan tali kawat. Apalagi sudah banyak korban yang berjatuhan. “Kita sudah sangat sering melakukan patroli. Bahkan sudah jauh-jauh hari menggalakannya,” papar Kapolres.

Ia mengatakan, permasalahan ini butuh kerjasama dengan semua pihak, terutama Satpol PP. “Jika dilihat saat ini, Satpol PP kurang antensi mengenai permasalahan ini. Telah kita sampaikan kepada bupati dalam hal memberi masukan,” ungkap AKBP Dedi Agustono. (sky/pro)


BACA JUGA

Rabu, 29 Juni 2022 14:44

Aktifitas Illegal Logging Masih Terpantau di Tanagupa

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Palung (Tanagupa), Ari Wibawanto mengatakan…

Selasa, 28 Juni 2022 11:42

GIMANA INI..? Pemprov dan DPRD Kalbar Cari Solusi 400 Tenaga Honorer S1 dan S2

DPRD Kalimantan Barat mendukung langkah Pemprov (Gubernur Kalbar, Sutarmidji) mencari…

Selasa, 28 Juni 2022 11:41

Di Mandor, Ayah Tega Cabuli Anak Kandung

Kepolisian RI Sektor (Polsek) Mandor mengamankan HT (44) atas dugaan…

Selasa, 28 Juni 2022 11:33

Lima Perusahaan Sawit di Bengkayang Disanksi Pidana Ketenagakerjaan

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Barat melalui Pengadilan…

Selasa, 28 Juni 2022 11:31

Kasihan..!! Tabrak Lari, Jari Korban Putus

Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Dusun Runut, Desa…

Rabu, 22 Juni 2022 13:16

Kabut Tebal, Tongkang Bauksit Tabrak Dermaga Vihara

Diduga akibat kabut yang menyebabkan terbatasnya jarak pandang, sebuah tongkang…

Rabu, 22 Juni 2022 13:15

Taman Hutan Mangrove di Sukadana Terbengkalai

 Kondisi fasilitas hutan Mangrove di Tempat Pelelangan Ikan (TPI), Desa…

Senin, 20 Juni 2022 11:58
Berkenalan dengan Vasektomi; Prosedur Kontrasepsi Para Ayah

Di Kalbar, Angka Penggunaan Vasektomi Masih Terbilang Rendah

Situs alodokter.com menjelaskan bahwa vasektomi adalah prosedur kontrasepsi pada pria yang…

Senin, 20 Juni 2022 11:54

PLBN Badau Siap Dibuka Kembali, Ini yang Ditunggu

 Konsulat Jenderal (Konjen) Republik Indonesia di Kuching, Raden Sigit Witjaksono…

Senin, 20 Juni 2022 11:53

Air Lambat Surut di Kayong Utara, PUPR Segera Lakukan Normalisasi

 Lambatnya surut air pasca banjir diduga lantaran tersumbatnya sejumlah saluran…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers