UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Sabtu, 08 Mei 2021 11:20
Gubernur Minta Aparat Dalami Dugaan Pungli Pemeriksaan Rapid Antigen di Sambas
ilustrasi

PROKAL.CO,

 Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji mengungkapkan temuan soal dugaan pungutan liar (pungli) pemeriksaan tes cepat (rapid) antigen oleh Satgas Covid-19 Kabupaten Sambas kepada masyarakat. Dari dokumen kwitansi yang diterima Pontianak Post, seorang warga yang diperiksa diduga harus membayar sebesar Rp250 ribu untuk tes cepat antigen.

Di kwitansi tersebut terdapat tanda tangan basah dan cap Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas. “Ini fatal Rapid Antigen Pemprov bantu (Sambas) 2.500 buah dan katanya Pemda sambas juga beli 2.000 buah. Harusnya masyarakat Sambas tak perlu bayar, karena semua harus gratis, kecuali di klinik swasta,” tegasnya seperti diberitakan pontianakpost.co.id.

Atas temuan tersebut Midji sapaan akrabnya sudah meminta aparat penegak hukum dan BPKP mendalaminya. Pasalnya surat pemeriksaan tes cepat antigen itu menggunakan kop Satgas Covid-19 Kabupaten Sambas dan ditandatangani dokter penanggung jawab.

“Kalau alasan dokter itu (yang menandatangani surat) praktik swasta, kenapa pakai kop satgas dan kwitansi cap dinas. Saya sebetulnya tidak mau ada heboh, harusnya bupati tanya ke saya ada masalah apa. Tapi kalau sudah begini saya buka saja,” ujarnya.(bar)

loading...

BACA JUGA

Senin, 31 Agustus 2015 00:39

Ini Penyebab Mantan Kadispenda Kalbar Tewas

<p>SAMBAS-RK. Kecelakaan maut di Jalan Raya Parit Baru, Desa Parit Baru, Kecamatan Salatiga, Sambas,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers