UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Rabu, 05 Mei 2021 13:39
Diduga Stres, Pasien Covid-19 Terobos Pintu Ruang ICU Hingga Terluka, Pasien Itu Akhirnya Meninggal Dunia....
ilustrasi

PROKAL.CO,

Pada Selasa malam (4/5) pukul 23.30 Wib beredar video di WhatsApp yang menunjukkan seorang pria sedang tergeletak dengan darah di tubuhnya. Di sisi lain video juga terlihat pintu kaca yang pecah. Beredar informasi di WhatsApp kalau kejadian itu terjadi di Ruang ICU RSUD Ade M. Djoen Sintang. Sedangkan lokasi kejadian adalah Ruang ICU RSUD Ade M. Djoen Sintang, Jalan Oevang Oeray, Kecamatan Sintang. Menurut informasi yang pria tersebut merupakan pasien Covid-19 asal Binjai yang mencoba melarikan diri.

Direktur RSUD Ade M. Djoen, Rosa Trifina pun membenarkan kejadian tersebut terjadi rumah sakit yang dipimpinnya. “Kejadian jam 20.30 Wib. Gedung itu gedung ICU yang kami pakai untuk perawatan pasien covid bergejala berat,” katanya seperti diberitakan pontianakpost.co.id.

Kata Rosa, pasien tersebut telah dirawat hari ke-9 di RSUD Ade M. Djoen Sintang. “Pasien mengalami demam dan delirium. Delirium itu seperti kehilangan setengah kesadaran dan meracau,” ucapnya. Lebih lanjut Rosa menjelaskan bahwa pasien mengalami demam menggigil dan sesak nafas. Tanda vital serta keadaan umum juga diobservasi ketat oleh perawat yang bertugas. “Perawat sudah memberi laporan kepada dokter. Konsulen advis sudah diberikan. Namun pasien tetap gaduh gelisah dan dalam kondisi sesak melepas peralatan medis yang dipakai untuk perawatan,” ucap Rosa.

Kemudian pasien turun dari tempat tidur memaksa keluar. Perawat berusaha menenangkan dan mencegah supaya tidak keluar. “Tapi pasien menendang dan menerobos pintu kaca di depannya. Kaki kiri luka. Perawat berusaha membawa kembali pasien masuk ruangan perawatan dan dilakukan penanganan kembali,” katanya.

Ia menduga pasien mengalami stres akibat Covid-19. “Jangankan pasien. Orang yang mengetahui keluarganya kena covid saja bisa stres. Apalagi orang yang sedang dalam perawatan dengan infus dan oksigen melekat di tubuhnya,” jelas Rosa.

Terkait video beredar pasien hanya menggunakan celana dalam, Rosa mengatakan bahwa hal itu dilakukan di ruangan untuk mempermudah pemasangan alat-alat kesehatan penunjang perawatan pasien. “Kalau pakai baju atau apa, itukan menyulitkan. Tapi di dalam ruangan pasti dipasangi selimut,” ucapnya.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 31 Agustus 2015 00:39

Ini Penyebab Mantan Kadispenda Kalbar Tewas

<p>SAMBAS-RK. Kecelakaan maut di Jalan Raya Parit Baru, Desa Parit Baru, Kecamatan Salatiga, Sambas,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers