UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Senin, 03 Mei 2021 12:15
Waspadai Hubungan Baik Pers dan Pemerintah

Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia Kalimantan Barat Yuniardi mengatakan, perkembangan teknologi yang kian pesat saat ini menjadi tantangan bagi jurnalis yang kemudian juga membuat tuntutan pekerjaan semakin besar. Namun ia menyayangkan dari aspek kesejahteraan jurnalis belum memadai.

“Semestinya harus menjadi perhatian bagi perusahaan media untuk menjamin kesejahteraan bagi pekerjanya,” tegas sosok yang karib disapa Uun itu.

Ia melanjutkan, pandemi Covid-19 yang masih melanda juga berdampak buruk pada jurnalis dengan status kontributor. Para jurnalis itu, menurut dia, mendapatkan upah yang rendah karena kebijakan perusahaan di masa pandemi Covid-19. Antara lain, dimisalkan dia, pengurangan jam tayang, porsi berita dikurangi, dan dibayar hanya perberita. Kondisi ini, diakui dia, dialami jurnalis-jurnalis televisi yang bertugas di daerah tapi berstatuskan kontributor.

“Sebelum pandemi kondisi jurnalis juga miris, ditambah pandemi kesejahteraan jurnalis juga semakin miris,” kata dia. “Dalam diskusi bersama Dewan Pers tentang Indeks Kemerdekaan Pers, juga kami sampaikan bahwa persoalaan kesejahteraan jurnalis harus diselesaikan,” tegasnya. (*)

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Senin, 31 Agustus 2015 00:39

Ini Penyebab Mantan Kadispenda Kalbar Tewas

<p>SAMBAS-RK. Kecelakaan maut di Jalan Raya Parit Baru, Desa Parit Baru, Kecamatan Salatiga, Sambas,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers