UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Selasa, 06 April 2021 11:52
Miliki Bukti Rekaman dan Surat Pengakuan Pelaku
Perawat Dilecehkan Atasan, Lapor Yayasan Malah Disanksi
ilustrasi jawapos.com

PROKAL.CO,

Seorang perawat di salah satu rumah sakit di Kota Pontianak menjadi korban pelecehan seksual. Pelaku adalah mantan kepala ruangan ICU Bedah berinisial NS. Korban mengalami tindakan pelecehan seksual sejak 2015 hingga 2021.

Korban akhirnya melaporkan kasus pelecehan itu kepada pihak yayasan, setelah mendapatkan bukti rekaman suara pelaku yang mengakui perbuatannya dan selembar surat pernyataan pengakuan dari pelaku.

Di dalam surat pernyataan yang dibuat dan ditandatangani pelaku pada 21 Januari 2021 itu, pelaku mengaku bahwa benar jika dirinya telah melakukan pelecehan seksual terhadap korban. Tindakan itu tidak pantas, telah merendahkan martabat korban sebagai seorang wanita, istri dan ibu. Bahwa atas perbuatan itu, pelaku memohon maaf kepada korban dan seluruh keluarga besarnya. Pelaku juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tidak pantas secara moral, hukum dan agama.

Korban melapor karena sudah tidak kuasa menahan tindakan pelecehan yang berulang kali dilakukan pelaku. Pengaduan itu diproses yayasan Dharma Insan. Oleh pihak yayasan, pelaku diberhentikan dari pekerjaannya. Namun miris, korban yang harusnya mendapatkan perlindungan, juga mendapatkan hukuman. Melalui surat keputusan yang dikeluarkan pada Februari 2021, korban disanksi dengan diturunkan pangkat dan golongannya satu tingkat.

Kuasa hukum korban, Ike Florensi Soraya mengatakan, kasus pelecehan seksual yang dialami kliennya terjadi sejak 2015 sampai dengan 2020. Bermula ketika korban mendapat tugas di ruang ICU. Pelaku adalah kepala ruangan ICU.

Ike menjelaskan, setelah sekian waktu bekerja di ruang ICU, korban dipanggil oleh pelaku masuk ke dalam ruangannya. Di sana, pelaku langsung menutup pintu dan menguncinya. “Korban ini berpikir kalau akan membicarakan pekerjaan. Tetapi ternyata pelaku menciumnya. Sempat ditolak namun pelaku melakukan pemaksaan,” kata Ike, Minggu (4/4).

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Sabtu, 10 April 2021 10:37

Pusat Rencanakan Investasi 150 Perusahaan Tiongkok di Kalbar, Ini Kata Gubernur

Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji belum mengetahui secara pasti rencana…

Kamis, 08 April 2021 10:19

HOROR..!! Leher Petugas Damkar Terkena Kabel Melintang

-Teddy (23), anggota Pemadam Kebakaran (damkar) Mitra Bhakti mengalami musibah…

Selasa, 06 April 2021 11:52
Miliki Bukti Rekaman dan Surat Pengakuan Pelaku

Perawat Dilecehkan Atasan, Lapor Yayasan Malah Disanksi

Seorang perawat di salah satu rumah sakit di Kota Pontianak…

Selasa, 06 April 2021 11:50

Kesal karena Nyaris Senggolan, Pria Ini Tembak Mobil Anggota DPRD Sintang

Lantaran kesal hampir tersenggol, SR (24) lantas berlaga seperti koboi…

Minggu, 04 April 2021 11:17

Perkara Satwa Dilindungi; Pelaku Divonis Dua Bulan 20 Hari

Majelis Hakim di Pengadilan Negeri (PN) Sanggau menjatuhkan vonis dua…

Minggu, 04 April 2021 11:15

Bank Pemerintah Dibobol Anak Magang Rp2,5 M, Ini Permintaan OJK Kalbar

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Barat mendorong perbankan untuk memperketat…

Minggu, 04 April 2021 11:11

Upaya Tingkatkan Produktivitas Padi Kalbar, Fokus Pakai Bibit Unggul

 Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kalimantan Barat siap mendukung…

Kamis, 01 April 2021 12:55

MIRIS..!! 18 Bocah Terlibat Prostitusi Online di Pontianak

Sejumlah anak dan tiga orang dewasa diamankan pihak kepolisian dari…

Rabu, 31 Maret 2021 12:54

Pak Cu Terancam Hukuman Mati, Istrinya Juga Terlibat

Seorang narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pontianak terancam…

Selasa, 30 Maret 2021 12:58

Gugatan Praperadilan Penjual Burung Ditolak

Pengadilan Negeri Pontianak menolak secara keseluruhan permohonan praperadilan yang diajukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers