UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Selasa, 30 Maret 2021 12:58
Gugatan Praperadilan Penjual Burung Ditolak
SIDANG PUTUSAN: Pengadilan Negeri Pontianak kembali menggelar sidang putusan praperadilan antara Jumardi, seorang warga penjual burung Bayan, melawan Kapolda Kalimantan Barat, Senin (29/3). Pada persidangan ini, majelis hakim menolak gugatan praperadilan. MEIDY KHADAFI/PONTIANAK POST

PROKAL.CO,

Pengadilan Negeri Pontianak menolak secara keseluruhan permohonan praperadilan yang diajukan Jumardi, tersangka kasus perdagangan satwa liar, burung Bayan (Betet ekor panjang) melawan Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat dalam sidang putusan yang digelar pada Senin (29/3) pagi.

Memori putusan sidang praperadilan dibacakan oleh hakim Denny Ichwan. Dalam memori putusan tersebut, hakim tunggal Denny Ichwan menyatakan bahwa  proses penangkapan, penahanan terhadap pemohon, dalam hal ini Jumardi sesuai dengan prosedur dan perundang-undangan yang berlaku.

Putusan tersebut mengacu pada beberapa pertimbangan, baik berdasarkan fakta dan bukti persidangan yang diajukan oleh pemohon dan termohon. Menanggapi putusan hakim praperadilan tersebut, penasehat hukum Jumardi, Andel mengatakan, pihaknya menghormati putusan hakim. "Kami menghormati putusan pengadilan. Karena itu sudah menjadi resiko yang harus ditaati,” kata Andel.

Kendati demikian, Andel mengaku akan melakukan pendampingan terhadap Jumardi dalam menghadapi perkara pokok yang saat ini masih dalam proses penyidikan. “Secara hati nurani, kami akan tetap membantu proses persidangan selanjutnya,” kata dia, “Terus terang, saya terpanggil.”  Andel berharap, kasus yang menimpa Jumardi tidak menimpa orang lain, terutama warga masyarakat di pedalaman.

Sementara itu diberitakan pontianakpost.co.id, Kabid Kum Polda Kalbar Kombes Pol Nurhadi Handayani mengatakan, pihaknya akan melanjutkan proses penyidikan terhadap Jumardi. Nurhadi mengatakan, putusan hakim berdasarkan fakta-fakta yang ada. Dikatakan Nurhadi, memang Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) tidak ada kewenangan dalam penangkapan dan penahanan, namun di UU tersebut pasal 39 ayat 1 berdasarkan KUHAP. 

Setiap proses penangkapan dan penahanan, tentunya mengajukan surat permohonan terlebih dahulu kepada Korwas PPNS atau penyidik Polri. Dijelaskan Nurhadi, dalam proses penangkapan terhadap Jumardi dilakukan oleh Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah Kalimantan, di mana saat itu sedang melaksanakan operasi pengawasan terhadap satwa liar dilindungi. Dalam operasi itu, pihak Polhut menemukan, maka, yang bersangkutan dilakukan penangkapan dan dibawa ke Polda.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Sabtu, 10 April 2021 10:37

Pusat Rencanakan Investasi 150 Perusahaan Tiongkok di Kalbar, Ini Kata Gubernur

Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji belum mengetahui secara pasti rencana…

Kamis, 08 April 2021 10:19

HOROR..!! Leher Petugas Damkar Terkena Kabel Melintang

-Teddy (23), anggota Pemadam Kebakaran (damkar) Mitra Bhakti mengalami musibah…

Selasa, 06 April 2021 11:52
Miliki Bukti Rekaman dan Surat Pengakuan Pelaku

Perawat Dilecehkan Atasan, Lapor Yayasan Malah Disanksi

Seorang perawat di salah satu rumah sakit di Kota Pontianak…

Selasa, 06 April 2021 11:50

Kesal karena Nyaris Senggolan, Pria Ini Tembak Mobil Anggota DPRD Sintang

Lantaran kesal hampir tersenggol, SR (24) lantas berlaga seperti koboi…

Minggu, 04 April 2021 11:17

Perkara Satwa Dilindungi; Pelaku Divonis Dua Bulan 20 Hari

Majelis Hakim di Pengadilan Negeri (PN) Sanggau menjatuhkan vonis dua…

Minggu, 04 April 2021 11:15

Bank Pemerintah Dibobol Anak Magang Rp2,5 M, Ini Permintaan OJK Kalbar

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Barat mendorong perbankan untuk memperketat…

Minggu, 04 April 2021 11:11

Upaya Tingkatkan Produktivitas Padi Kalbar, Fokus Pakai Bibit Unggul

 Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kalimantan Barat siap mendukung…

Kamis, 01 April 2021 12:55

MIRIS..!! 18 Bocah Terlibat Prostitusi Online di Pontianak

Sejumlah anak dan tiga orang dewasa diamankan pihak kepolisian dari…

Rabu, 31 Maret 2021 12:54

Pak Cu Terancam Hukuman Mati, Istrinya Juga Terlibat

Seorang narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pontianak terancam…

Selasa, 30 Maret 2021 12:58

Gugatan Praperadilan Penjual Burung Ditolak

Pengadilan Negeri Pontianak menolak secara keseluruhan permohonan praperadilan yang diajukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers