UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Rabu, 24 Februari 2021 12:38
Gundukan Pita Penggaduh Tinggi, Warga Ngomel, Gubernur Mengkritik, DPRD pun Protes
TINJAU : Kasatlantas Polresta Pontianak melakukan peninjauan langsung terkait optimalisasi fungsi pita penggaduh Kawasan Tertib Lalu lintas (KTL) yang berada di Jalan Ahmad Yani. MEIDY KHADAFI/PONTIANAK POST

PROKAL.CO,

 Pita penggaduh (rumble strip) di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di antara Kantor Kejaksaan Tinggi Kalbar dan Rumah Dinas Kapolda Kalbar mengundang keluhan, protes dan cemoohan warga.  Kegaduhan tercipta baik di dunia maya maupun dunia nyata.  Bahkan gubernur dan Komisi V DPR RI ikut memprotes.

Keberadaan pita penggaduh tersebut dinilai bukan memperlambat arus kendaraan melainkan justru membuat was-was pengendara. Pasalnya, gundukan pita penggaduh jalan itu cukup tinggi sehingga membahayakan pengguna jalan.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syarif Abdullah Alkadrie langsung merespon dengan memanggil Kepala Balai Jalan Nasional dari Kementerian PUPR, Senin(24/2). “Saya sudah rapat barusan dengan tim Balai Jalan Nasional (BJN) Kementerian PUPR untuk segera dilakukan perbaikan ulang sesuai standar warga Kalbar. Yang sekarang sudah dibangun, bukannya standar tetapi justru membuat masyarakat was-was apabila lewat jalur tersebut,” ucapnya dilansir pontianakpost.co.id.

Syarif justru menduga ketika pita penggaduh jalan dikerjakan seperti berbentuk gundukan tinggi, karena ada permintaan lain dengan tujuan keamanan dan memperlambat kendaraan. Namun justru kebalikannya. Dia pun meminta tim BJN memahami kondisi ini karena menyangkut jalan umum. Mestinya masyarakat dapat menikmati jalan yang mulus serta lalu lintas yang lancar dan tenang.

“Tidak boleh ada semacam proyek pita penggaduh jalan tetapi seperti gundukan saja. Banyak was-was yang lewat jalur tersebut,” kata dia. Dari hasil rapat tersebut, BJN menyatakan siap melakukan perbaikan atau penyesuaian. BJN akan mengikuti ukuran standar supaya tidak membuat gangguan bagi pemilik kendaraan roda dua dan empat.

“Artinya nanti harus tetap memperhatikan keselamatan pengemudi roda dua dan empat. Bahaya kalau mereka (pengendara) tidak terlalu mahir melewati semacam pita penggaduh jalan yang gundukannya tinggi. Itu justru dapat berakibat fatal menyebabkan terjadinya kecelakaan,” ungkap Ketua DPW Nasdem Kalbar ini.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Minggu, 06 September 2015 11:14

Pegawai Bank Kalbar Diduga Gelapkan Uang Nasabah Rp1,6 M

<p style="line-height: 1.38; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" dir="ltr"><span…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers