UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Rabu, 24 Februari 2021 12:35
Kontraktor, Pemilik Perusahaan sampai Pegawai Bank Masuk Penjara
DITAHAN: Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat menahan enam orang tersangka kasus tindak pidana korupsi pencairan kredit fiktif di Bengkayang dengan kerugian negara Rp 8,8 miliar. ARIEF NUGROHO/PONTIANAK POST

Sementara, terkait perkara tersebut, pihaknnya segera akan limpahkan ke pengadilan untuk proses lebih lanjut. Perkara dugaan tindak pidana pencairan kredit fiktif ini berawal dari 31 perusahaan terdiri dari 74 paket pekerjaan yang memperoleh Kredit Pengadaan Barang/Jasa (KPBJ) dari salah satu bank di Bengkayang, dengan jaminan atau agunan berupa Surat Perintah Kerja (SPK) yang ditandatangani oleh Herry Murdiyanto yang seolah-olah selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Lantas, apa saja peran masing-masing tersangka dalam kasus tersebut? Tersangka PP selaku pelaksana proyek bersama Herry Murdiyanto, mempersiapkan dokumen-dokumen kontrak, SPK dan mengurus permohonan kredit dengan jaminan SPK atas empat perusahaan, di antaranya CV. Batu Timah, CV. Bima Borneso Mandiri, CV. Dellis, CV. Pantura Kalbar yang tidak sesuai dengan fakta sebenarnya.

Demikian juga tersangka KN selaku Direktur CV. Dellis., JDP selaku Direktur CV. Bima Borneso Mandiri dan tersangka SK selaku Direktur CV. Batu Timah, masing masing menerima dana Kredit Pengadaan Barang/Jasa (KPBJ) sebesar Rp. 339.765.399, untuk masing-masing tiga paket pekerjaan.

Sedangkan tersangka DWK selaku Direktur CV. Pantura Kalbar menerima dana Kredit Pengadaan Barang/Jasa (KPBJ) sebesar Rp. 226.889.134,- untuk dua  paket pekerjaan.

Sementara untuk tersangka PP menerima seluruh dana kredit dari empat perusahaan penerima kredit tersebut dengan alasan melaksanakan proyek di lapangan total sebesar Rp. 1.245.995.899,

Namun pembayaran/pengembalian uang kredit tidak bisa dilaksanakan karena proyek tersebut (SPK dan DIPA) fiktif sehingga akibat perbuatan para tersangka tersebut ikut mengakibatkan kerugian keuangan Negara/ Daerah Bank tersebut sebesar Rp. 8.238.743.929,12.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Senin, 31 Agustus 2015 00:39

Ini Penyebab Mantan Kadispenda Kalbar Tewas

<p>SAMBAS-RK. Kecelakaan maut di Jalan Raya Parit Baru, Desa Parit Baru, Kecamatan Salatiga, Sambas,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers