UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Rabu, 13 Januari 2021 12:54
Simak Perjuangan Desa Ini Lepas dari Kasus Stunting

Kesadaran Menjaga Asupan Makanan dan Pola Hidup Sehat Menjadi Kunci

Sosialisasi tentang pentingnya menjaga asupan makanan dan kebersihan lingkungan di Bunut.

Waktu itu, beragam spekulasi pun muncul dikepala Syapril. Anggapan jarang konsumsi ikan bagi ibu hamil baru satu penyebab. Kemudian, muncul beberapa penyebab stunting yang menurut Syapril bisa terjadi di sini.

Pikir Syapril, sudah puluhan tahun dan turun temurun aktivitas pertambangan emas dilakukan warga setempat. Penambangan emas dilakukan masyarakat di tepian sungai daerah perhuluan. Sehingga air sungai hasil tambang turun ke hilir. Dimungkinkan saja kata dia aktivitas ini menyebabkan terjadinya pencemaran air sungai sehingga terkontaminasi merkuri dan mengenai habitat hidup ikan di sungai.

Jikapun habitat ikan kebal merkuri, tetapi tidak dengan masyarakatnya. Termasuk ibu hamil akan rentan terpapar merkuri apabila mengkonsumsi ikan dari sungai bermerkuri. Akan masalah ini, sebenarnya ia sudah mendorong agar Dinas Lingkungan Hidup Kapuas Hulu melakukan pengkajian ulang agar sumber air ini ditinjau kembali.

Upaya Pemda Kapuas Hulu dalam penertiban PETI rencana juga diberlakukan dengan menetapkan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR). Ia menyetujui usulan itu. Akan lebih baik jika keberadaan WPR berada minimal lima ratus meter dari sungai. Dengan begitu, dapat memperkecil terjadinya pencemaran air sungai akibat aktivitas tambang ini. “Sampai sekarang saya belum berani berikan rekomendasi usulan WTR. Tetapi jika WTR berada di wilayah lima ratus meter dari tepi sungai akan saya berikan,” ujarnya.

Penyebab stunting lainnya, kemungkinan dari MCK yang berada di tepian sungai. Keberadaan MCK tepi sungai jika dilihat hingga saat ini sudah jauh berkurang. “Sosialisasi MCK di tepian sungai kami lakukan terus. Masyarakat silahkan beraktivitas di lanting. Tetapi ketika ingin buang air besar harus naik ke rumah,” katanya.

Budaya buang air di sungai, memang masih menjadi PR nya. Karena MCK di sungai turut menyebabkan kasus stunting terjadi.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Minggu, 28 Februari 2021 10:45

Diduga Cabuli Muridnya, Polisi Bekuk Oknum Guru Honorer di Kayong Utara

Oknum guru honorer di Kayong Utara diduga mencabuli siswanya. Atas…

Minggu, 28 Februari 2021 10:42

Istimewa, Singkawang Masuk 10 Kota Toleransi se Indonesia

Kota Singkawang kembali masuk 10 (sepuluh) Kota Toleransi se Indonesia…

Minggu, 28 Februari 2021 10:40

Cegah Karhutla, Sekat Kanal di Lahan Gambut

 Pemerintah Desa Padu Banjar, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara…

Minggu, 28 Februari 2021 10:36

Bupati Minta Kades Data Warga Yang Bakar Lahan

Bupati Landak Karolin Margret Natasa meminta agar seluruh Kepala Desa…

Minggu, 28 Februari 2021 10:32

Tenggelamnya KMP Bili, 21 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

 Setelah sempat tertunda kedatangannya, tim dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi…

Minggu, 28 Februari 2021 10:28

Dampak Fery Penyeberangan KMP Bili Tenggelam, Harus Pindah Angkutan

 Tenggelamnya kapal fery penyeberangan KMP Bili, juga berdampak pada pelayanan…

Rabu, 24 Februari 2021 12:30

Ayu Tak Pulang-Pulang, Terakhir Mau Antar Baju

Ibu satu anak yang merupakan warga Dusun Sungai Ayak II,…

Minggu, 21 Februari 2021 13:51

Baru Dua Pekan, Sudah 10,9 Ha Lahan Terbakar di Ketapang

Sejumlah kebakaran lahan di Ketapang terpantau dalam beberapa hari terakhir.…

Minggu, 21 Februari 2021 13:49

Rugi Besar, Rumah Terbakar dan Satu Ton Padi Baru Dipanen Hangus

Sekitar satu ton padi hasil panen milik Ali Akbar (69),…

Minggu, 21 Februari 2021 13:46

Kapal Feri Terbalik, Lalu Tenggelam

Kapal Fery penyeberangan Perigi Piai, terbalik hingga akhirnya karam pada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers