UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Selasa, 29 Desember 2020 12:08
Mainan Bocah Ini Jadi Musuh Pemkot, Sudah Ribuan Dimusnahkan
HASIL RAZIA: Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memusnahkan layangan hasil razia Pol PP selama setahun. Istimewa

PONTIANAK-Ribuan layangan beserta alat penunjang permainan hasil razia Pol PP Kota Pontianak selama setahun dimusnahkan, di halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Senin (28/12). Pemusnahan layangan itu sebagai pijakan dalam menjalankan aturan Perda Ketertiban Umum, tentang larangan bermain layangan diwilayah perkotaan.

“Di Perda ketertiban umum, sudah jelas menyatakan permainan layangan tak diperbolehkan di Pontianak. Apalagi yang menggunakan kawat dan  gelasan. Kalau putus dapat membahayakan masyarakat. Bahkan sudah banyak korban dan ada yang sampai meninggal dunia,” ujar Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono usai melakukan pemusnahan layangan hasil razia Pol PP selama setahun, seperti dikutip dari pontianakpost.co.id.

Ia melanjutkan terdapat ribuan layangan beserta peralatan penunjang permainan hasil sitaan Pol PP selama razia layangan di seluruh wilayah Kota Pontianak. Kesemuanya itu akan dimusnahkan. Selain pemusnahan layangan, pihaknya juga memberlakukan sanksi bagi pelanggar. Yaitu pemain dan penjual layangan. Besarannya Rp 5 ratus ribu ke atas. Kenaikan penetapan sanksi bagi pelanggar pemain layangan  ini juga telah direvisi dalam Perda Ketertiban Umum. Dari hasil kajian dulu, denda di bawah Rp 5 ratus ribu dipandang tidak membuat pemain layangan jera.

Edi mengatakan, permainan layangan sangat berbahaya jika dimainkan di tengah perkotaan. Penggunaan gelasan dan kawat ketika layangan putus dapat menjuntai mengenai pengendara. Jika nasib apes, bisa saja mengenai kita sebagai pengendara. Selain itu, lanjut dia ketika kawatnya mengenai kabel PLN dapat menyebabkan korslet dan membuat padam. Akibatnya juga merugikan PLN. Untuk perbaikan biayanya juga mahal.

Anggota DPRD Kota Pontianak Anwar Ali minta di tahun depan razia layangan jangan sampai kendor. “Permainan layangan ini kambuhan. Ketika petugas Pol PP kendor, permainan ini kembali muncul. Utamanya di daerah pinggir kota, masih banyak ditemukan permainan layangan,” ungkap politisi Dempokrat.

Ia memahami tugas Pol PP dalam pengawasan penyakit masyarakat cukup banyak. Agar kinerjanya dapat maksimal, ia mendorong PLN sebagai mitra Pemkot Pontianak dapat ikut serta dalam tiap kegiatan yang dilakukan Pol PP. Menurutnya, dengan melakukan penertiban alangkah baiknya juga sekaligus sosialisasi pada masyarakat. Utamanya bahaya apa saja yang diakibatkan dari permainan layangan ini.

“Seperti listrik padam akibat kawat layangan menjuntai di kabel PLN. Karena itu, bukan sedikit biaya yang harus dikeluarkan untuk membenarkan ini. Berapa kerugian PLN akibat korlset kawat layangan? Masyarakat perlu tahu,” tegasnya. Menurut dia, pembentukan Satgas dalam penanganan layangan mesti dilakukan hingga tingkat RT/RW. Dengan RT sebagai kepanjangtanganan pengawasan permainan layangan di lingkungan  masing-masing, dirasa dia permainan layangan ke depan dapat ditekan, dan korban tidak lagi berjatuhan.(iza)

 

 

loading...

BACA JUGA

Senin, 23 Mei 2022 11:27

Lima Maling Motor yang Beraksi di Pontianak Utara Berhasil Ditangkap

 Lima pelaku kejahatan yang beraksi di wilayah Kecamatan Pontianak Utara…

Senin, 23 Mei 2022 11:26

Penularan PMK Meluas, Serang Empat Kecamatan di Pontianak

Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak terus…

Jumat, 20 Mei 2022 13:25

Kasus Korupsi Pajak Daerah, Jaksa Sita Tiga Bidang Tanah

Tim Penyidik pada Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Kalimantan…

Minggu, 15 Mei 2022 11:40

Mess PABSI Dikosongkan, Atlet dan Pelatih Pasrah, Terancam Dibajak Provinsi Lain

 Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji akhirnya angkat bicara terkait kisruh penertiban…

Minggu, 15 Mei 2022 11:11
Pencegatan Ketua Komisi V DPR RI

Katanya Tak Ada Setingan, Kader PDI Perjuangan Kalbar Tersinggung Cuitan Midji

Ketua PDI Perjuangan Kota Pontianak Satarudin menyatakan, kejadian pencegatan rombongan…

Sabtu, 07 Mei 2022 12:50

Penumpang Feri Naik Tajam, Bikin Macet Jembatan Kapuas I

Jumlah penumpang feri penyeberangan Bardanadi – Siantan mengalami lonjakan cukup…

Kamis, 05 Mei 2022 13:19

Volume Sampah di Pontianak Meningkat, DLH Kerahkan 750 Petugas Pembersih Sampah

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pontianak Saptiko mengatakan, sejak…

Kamis, 05 Mei 2022 13:03

Tradisi Meriam Karbit Harus Dikembangkan

Permainan meriam karbit harus dikembangkan sebagai salah satu destinasi paling…

Senin, 25 April 2022 14:42

Tak Ada Dukungan Dana, Permainan Meriam Karbit Kian Berkurang

Sejauh ini, kelompok meriam karbit di kota Pontianak masih menemukan…

Rabu, 20 April 2022 16:12

Dewan Protes Proyek Trotoar

Proyek prestisius penanganan trotoar Jalan Ahmad Yani Kota Pontianak dengan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers