UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Rabu, 07 Oktober 2020 11:00
Setelah Kesasar Masuk Pemukiman Warga, Jhon Kembali Masuk Hutan
TRANSLOKASI: Tim gabungan melepaskan orangutan liar yang diselamatkan dari kebun warga di Desa Tempurukan, Kecamatan Muara Pawan, Selasa (29/9). ISTIMEWA

SUNGAI AWAN – Tim gabungan kembali melakukan translokasi satu orangutan jantan dewasa dari kebun milik warga di Desa Tempurukan Kecamatan Muara Pawan pada Selasa (29/9). Orangutan jantan dewasa yang diberi nama Jhon ini dilaporkan sedang mencari makan di kebun milik warga. Diduga orangutan yang berasal dari Hutan Sentap Kancang yang berbatasan langsung dengan desa ini masuk ke kebun warga karena sebagian habitatnya sudah hancur akibat kebakaran 2019 silam.

Berdasarkan hasil verifikasi dan pemantauan udara, jarak antara kebun warga dengan blok Hutan Sentap Kancang lebih 4 kilometer. Ini artinya orangutan tidak bisa digiring kembali masuk ke dalam hutan karena jarak yang terlalu jauh. Menimbang kondisi ini dan mengingat potensi konflik manusia dengan orangutan yang mungkin dapat terjadi, tim IAR Indonesia dan BKSDA Kalbar memutuskan untuk mentranslokasi orangutan yang diperkirakan seberat 50 kilograma ini ke lokasi yang lebih baik.

Tim gabungan yang terdiri Wildlife Rescue Unit (WRU) Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat Seksi Konservasi Wilayah (SKW) I Ketapang dan IAR Indonesia memilih wilayah Sungai Benibis yang masih masuk ke dalam kawasan Hutan Sentap Kancang untuk menjadi rumah baru bagi Jhon. Selain karena masih dalam lanskap yang sama, wilayah yang berupa hutan rawa gambut ini cukup jauh dari perkebunan dan perkampungan warga sehingga potensi konflik dapat diminimalisir.

Hasil survei di hutan gambut ini juga menunjukan adanya jumlah yang jenis pakan yang cukup berlimpah bagi orangutan. Translokasi orangutan yang diperkirakan berusia sekitar 15-20 tahun ini berjalan lancar. Setelah melewati serangkaian pemeriksaan medis, dokter hewan IAR Indonesia yang memeriksa Jhon ini menyatakan orangutan ini dalam kondisi baik. Tidak ditemukan adanya kelainan atau bekas luka atau luka terbuka di badannya.

“Karena kondisi orangutan ini sehat dan tidak memerlukan perawatan lebih lanjut, maka kami langsung mentranslokasikan orangutan ini ke Hutan Sentap Kancang,” jelas Argitoe Ranting, Kepala Program IAR Indonesia.

Meskipun kegiatan ini sukses memindahkan orangutan ke hutan yang lebih baik untuk kehidupannya, tranlokasi semacam hanyalah solusi sementara. Translokasi ini tidak bisa mengurai akar permasalahan sebenarnya. Permasalahan sebenarnya terletak pada alih fungsi dan kerusakan hutan. Selama alih fungsi dan kerusakan hutan terus terjadi, konflik manusia-orangutan akan terus terjadi.

Ancaman terhadap kelangsungan hidup orangutan bertambah sejak kebakaran besar melanda sebagian besar wilayah di Ketapang. Hutan yang terbakar menyebabkan banyak orangutan kehilangan tempat tinggal dan dan sumber penghidupannya. Orangutan-orangutan ini pergi meninggalkan rumahnya yang terbakar dan masuk ke kebun warga untuk mencari makan, menyebabkan tingginya jumlah perjumpaan manusia dengan orangutan yang tidak jarang menimbulkan konflik yang dapat merugikan orangutan dan manusia itu sendiri.

Kepala BKSDA Kalimantan Barat, Sadtata Noor Adirahmanta, mengatakan masih seringnya terjadi konflik satwa liar dengan manusia perlu menjadi perhatian serius bagi kita. “Upaya konservasi akan semakin efektif dengan dukungan para pemangku kepentingan. Semua elemen baik dari pemerintah pusat, pemerintah daerah sampai ke masyarakat harus memiliki kepedulian yang sama serta terlibat dan menyadari peran masing-masing,” katanya.

Saat ini, diperkirakan terdapat 57.350 individu Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus) di habitat seluas 181.692 km2 (PHVA, 2016), mencakup wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Sarawak-Malaysia. Di Kalimantan Barat, diperkirakan terdapat sekitar 4.520 individu untuk sub jenis Pongo pygmaeus pygmaeus. Satwa Orangutan merupakan satwa dilindungi oleh Undang-undang berdasarkan Peraturan Menteri LHK Nomor 106 Tahun 2018. Berdasarkan IUCN, status konservasi Orangutan Kalimantan adalah Critically Endangered (CR).

“Konflik satwa liar dengan manusia membutuhkan penyelesaian secara komprehensif. Oleh karena itu, saya mengajak kepada seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama melindungi dan melestarikan spesies, khususnya Orangutan Kalimantan,” pungkasnya. (afi)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 16 Agustus 2022 11:35

Pemotor Tertabrak Saat Hindari Lubang, Korban Tewas ASN Pemkab Landak

Peristiwa kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor di…

Selasa, 16 Agustus 2022 11:33

Perlu Perhatian..!! Angka Stunting Sintang Tertinggi Kedua se-Kalbar

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) perwakilan Provinsi Kalimantan…

Selasa, 16 Agustus 2022 11:32

Pemotor Tewas Tabrak Truk Tangki

 Kecelakaan maut terjadi di KM 49,7 Jalan Raya Sungai Pinyuh…

Selasa, 16 Agustus 2022 11:29

Otak Pembunuhan Bendahara KONI KKU Ternyata Oknum TNI, Pelaku Dibayar Rp 2 Juta

 Pelaku pembunuhan mayat dalam karung, yang ditemukan di Kampung Arca,…

Rabu, 10 Agustus 2022 12:52

Masalah Keluarga, Ibu Rumah Tangga Akhiri Hidupnya

Seorang ibu rumah tangga, TS (40), ditemukan tewas gantung diri…

Rabu, 10 Agustus 2022 12:50

Di Ketapang, Polisi Amankan Ribuan Liter Solar Subsidi

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ketapang menangkap pelaku penimbun bahan…

Rabu, 10 Agustus 2022 12:50

Menkes : Sudah 50 Jutaan Warga yang Vaksin Booster

 Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Selasa (9/8) menyempatkan diri menyambagi…

Rabu, 10 Agustus 2022 12:46

Modal Rp20 Ribu, Pria 56 Tahun Cabuli Bocil 12 Tahun

PRIA MZ (56) harus berurusan dengan hukum. Pasalnya pria warga beralamat…

Senin, 08 Agustus 2022 09:44

BENCANA DI KALBAR..!! 2.984 Rumah Terendam, 13.335 Penduduk Terdampak

Banjir yang terjadi sejak Jumat (5/8) di lima kecamatan di…

Minggu, 07 Agustus 2022 11:23

Banjir Landa Lima Kecamatan di Kapuas Hulu, Jembatan Rusak, Anak Tenggelam

Banjir melanda lima kecamatan di Kabupaten Kapuas Hulu, Jumat (5/8). …

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers