UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Minggu, 20 September 2020 11:28
TEGAS..!! Bawa Penumpang Positif Covid-19, Dua Maskapai Dilarang Terbang ke Kalbar 10 Hari
Menhub meninjau penerapan protokol kesehatan di bandara. (antara)

PROKAL.CO,

PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat kembali menunjukkan ketegasan dalam menanggulangi masalah penyebaran Covid-19. Dua maskapai penerbangan kembali dikenai sanksi larangan terbang ke Pontianak akibat mengangkut penumpang positif Covid-19. Keduanya yakni Sriwijaya dan Citilink dengan rute Jakarta-Pontianak.

Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson sebelumnya mengumumkan penambahan 21 kasus konfirmasi (positif) Covid-19 di provinsi ini, Sabtu (19/9). Dari jumlah tersebut ditemukan ada dua orang penumpang pesawat dari Jakarta yang positif Covid-19.

Keduanya menumpangi maskapai Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak dengan nomor penerbangan SJ182 pada 14 September 2020. Kedua penumpang yang positif ini teridentifikasi dari hasil tes usap (swab) secara acak oleh Dinkes Kalbar di terminal kedatangan Bandara Internasional Supadio, Kubu Raya.

"Satu orang warga Kota Pontianak, satu orang lagi beralamat di Jakarta (luar wilayah),” ungkapnya kepada awak media, Sabtu (19/9) sore.

Harisson menambahkan, penumpang yang beralamat di Jakarta ini memiliki keluarga di Kota Pontianak. Sebelum hasil tes usapnya keluar, yang bersangkutan sudah pulang kembali ke Jakarta pada 18 September 2020. “Terhadap keluarga yang dikunjungi ini, kami sudah lakukan tracing untuk penanganan selanjutnya. Begitu juga dengan penumpang yang memang beralamat di Pontianak,” jelasnya.

Untuk itu Pemprov Kalbar telah mengeluarkan surat nomor 553/427/Dishub yang mana melarang penerbangan Sriwijaya Air dengan rute Jakarta-Pontianak selama 10 hari mulai 21 September 2020. Harisson mengingatkan kepada maskapai penerbangan bahwa Dinkes Kalbar akan terus melaksanakan razia dan tes usap secara acak terhadap penumpang yang datang.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Rabu, 07 Oktober 2020 10:47

Satgas Pamtas TNI Amankan 5 Kg Sabu, Dua Kg Sempat Dibuang ke Semak-semak oleh Pelaku

SANGGAU – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) TNI dari Batalyon…

Senin, 05 Oktober 2020 13:37

Pak Noh Tikam Burhan karena Janji Proyek Tak Kunjung Terealisasi

PONTIANAK – Seorang pengendara motor matik dengan nomor polisi KB 4625…

Senin, 05 Oktober 2020 13:27

Gubernur Kalbar Yakin, Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III Positif

PONTIANAK- Meski pandemi Covid-19 masih terjadi dan berdampak pada pelambatan…

Senin, 05 Oktober 2020 13:24

10 Persen Pasien Covid-19 di Kalbar Merupakan Pejabat

PONTIANAK-Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji mengungkapkan, para pejabat di lingkungan…

Senin, 05 Oktober 2020 13:19

Syukurlah, Di Masa Pandemi, Harga TBS Cenderung Naik

PONTIANAK – Sektor perkebunan kelapa sawit kian menjadi andalan di tengah…

Kamis, 01 Oktober 2020 11:30

Polisi Geledah Kantor Bina Marga PU Kalbar, Ada Apa?

PONTIANAK – Kantor Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalimantan…

Rabu, 30 September 2020 14:24
Dikirim Via Jalur Tikus di Perbatasan

Penyelundupan 12 Kilogram Sabu Digagalkan

SANGGAU – Penyelundupan sabu-sabu melalui jalur perbatasan kembali terungkap. Tidak main-main,…

Rabu, 30 September 2020 14:22

Wakil Gubernur Kalbar Ria Norsan Umumkan Positif Covid-19

PONTIANAK- Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Ria Norsan mengumumkan dirinya…

Minggu, 27 September 2020 11:48

Dilanda Resesi Ekonomi, Apa yang Harus Dilakukan Kalbar...?

PONTIANAK – Pandemi Covid-19 telah membuat ekonomi dunia bergejolak. Hampir seluruh…

Sabtu, 26 September 2020 12:47

Bermasalah di Malaysia, Lagi-Lagi 240 WNI Dideportasi Lewat Entikong

ENTIKONG – Sedikitnya 240 Warga Negara Indonesia (WNI) yang bermasalah di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers